Tokoh Agama dan Masyarakat Sikka Dukung Keputusan Komisi III DPR RI: Polri Tetap di Bawah Presiden

Kegiatan silaturahmi Polres Sikka Polda NTT dengan tokoh masyarakat dan tokoh agama berjalan aman dan lancar, serta menghasilkan pernyataan dukungan penuh terhadap keputusan Komisi III DPR RI yang menegaskan posisi Polri tetap berada langsung di bawah Presiden RI sebagai upaya menjaga independensi, kewenangan, dan efektivitas Polri dalam melayani, melindungi, dan mengayomi masyarakat.

Tokoh Agama dan Masyarakat Sikka Dukung Keputusan Komisi III DPR RI: Polri Tetap di Bawah Presiden
Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat Sikka Tegaskan Dukungan Polri Tetap di Bawah Presiden RI

Tribratanewssikka.com - Maumere, 28 Januari 2026 — Kepolisian Resor (Polres) Sikka terus memperkuat komunikasi dan sinergi dengan tokoh agama serta tokoh masyarakat di wilayah hukumnya. 

Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan silaturahmi yang dilaksanakan pada Rabu (28/1/2026) pagi, sebagai bentuk pendekatan dialogis sekaligus penguatan dukungan terhadap institusi Polri dalam menjalankan tugas-tugasnya di tengah masyarakat.

 

Kegiatan silaturahmi yang dimulai sekitar pukul 10.10 Wita ini berlangsung di dua lokasi berbeda, yakni Gedung Aula Keuskupan Maumere di Jalan Soekarno-Hatta, Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Alok Timur, serta rumah kediaman Ketua PHDI Kabupaten Sikka di Jalan Brai, Kelurahan Wairotang, Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka.

 

Dalam kegiatan tersebut, jajaran Polres Sikka bersilaturahmi langsung dengan dua tokoh berpengaruh di Kabupaten Sikka, yaitu Bapak Ansar Rera selaku Tokoh Masyarakat Kabupaten Sikka, serta Bapak Ida Bagus Wiriyawan selaku Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Sikka sekaligus Tokoh Agama.

 

Turut hadir mendampingi dalam kegiatan tersebut, Kasi Humas Polres Sikka IPDA Leonardus Tunga, S.M, KBO Sat Intelkam Polres Sikka IPDA Kurd Anyelus Zay, Kanit III Sat Intelkam Polres Sikka AIPDA Ida Bagus Gede Juliana, serta sejumlah anggota Unit III Sat Intelkam Polres Sikka.

 

Rangkaian kegiatan silaturahmi diawali pada pukul 10.25 Wita dengan kunjungan dan dialog bersama Bapak Ansar Rera selaku tokoh masyarakat. Dalam pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh keakraban tersebut, Bapak Ansar Rera secara tegas menyampaikan dukungan penuh terhadap keputusan Komisi III DPR RI yang menegaskan bahwa institusi Polri tetap berada langsung di bawah pimpinan Presiden Republik Indonesia.

 

Menurutnya, posisi Polri yang berada langsung di bawah Presiden merupakan bentuk ideal dalam menjaga independensi dan kewibawaan institusi Polri. Ia menilai, apabila Polri ditempatkan di bawah salah satu kementerian, hal tersebut berpotensi melemahkan fungsi, peran, serta kewenangan Polri dalam menjalankan tugas pokoknya, khususnya dalam melayani, melindungi, dan mengayomi masyarakat.

 

“Saya mendukung penuh Polri tetap berada langsung di bawah Presiden RI. Polri memiliki peran strategis dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Jangan sampai kewenangan tersebut menjadi lemah karena struktur kelembagaan yang tidak tepat,” tegasnya, seraya menyampaikan harapan agar Polri terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dan bangsa.

 

Selanjutnya, pada pukul 11.00 Wita, kegiatan silaturahmi dilanjutkan dengan kunjungan ke rumah kediaman Bapak Ida Bagus Wiriyawan, Ketua PHDI Kabupaten Sikka. 

 

Dalam kesempatan tersebut, Bapak Ida Bagus Wiriyawan juga secara terbuka menyatakan kesepakatan dan dukungan penuh terhadap keputusan Komisi III DPR RI yang menempatkan institusi Polri tetap berada di bawah naungan langsung Presiden RI.

 

Ia menilai keputusan tersebut merupakan cerminan bahwa Polri adalah institusi negara yang layak berdiri mandiri, profesional, dan bertanggung jawab langsung kepada Presiden sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan. 

 

Menurutnya, posisi tersebut justru akan memperkuat aksesibilitas dan efektivitas Polri dalam menjalankan tanggung jawabnya sebagai pelindung, pengayom, dan penjaga keamanan serta ketertiban masyarakat (harkamtibmas) di seluruh wilayah Indonesia.

 

“Polri sudah tepat berada langsung di bawah Presiden. Dengan posisi tersebut, Polri akan semakin kuat, profesional, dan maksimal dalam menjaga stabilitas keamanan. Kami sebagai tokoh agama tentu mendukung Polri yang presisi dan dekat dengan masyarakat,” ungkapnya.

 

Sebagai bentuk nyata dukungan, pernyataan dari tokoh masyarakat dan tokoh agama Kabupaten Sikka tersebut juga dituangkan dalam rekaman video, yang berisi pesan dukungan terhadap keputusan Komisi III DPR RI serta apresiasi terhadap peran dan eksistensi institusi Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

 

Seluruh rangkaian kegiatan silaturahmi berlangsung dalam suasana aman, tertib, dan kondusif, serta berakhir pada pukul 11.30 Wita. Kegiatan ini menjadi salah satu langkah strategis Polres Sikka dalam mempererat hubungan kemitraan dengan tokoh masyarakat dan tokoh agama, sekaligus memperkuat dukungan publik terhadap institusi Polri sebagai garda terdepan dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Sikka.[Cm24]