Ribuan Umat Ikuti Kirab Salib NYD, Polres Sikka Polda NTT Hadir Jaga Ketertiban dan Keselamatan

Kegiatan Kirab Salib Suci Nusra Youth Day (NYD) di wilayah Kabupaten Sikka berlangsung aman, tertib, dan kondusif berkat pengamanan dan pengawalan maksimal oleh Polres Sikka. Arus lalu lintas tetap lancar dan terkendali, rangkaian ibadat berjalan khidmat, serta tidak ditemukan gangguan kamtibmas maupun kecelakaan lalu lintas hingga kegiatan berakhir.

Ribuan Umat Ikuti Kirab Salib NYD, Polres Sikka Polda NTT Hadir Jaga Ketertiban dan Keselamatan
Ribuan Umat Ikuti Kirab Salib NYD, Polres Sikka Polda NTT Hadir Jaga Ketertiban dan Keselamatan

Tribratanewssikka.com – Maumere, 27 Januari 2026. Polres Sikka kembali menunjukkan komitmennya dalam menjamin keamanan dan ketertiban masyarakat melalui pengamanan dan pengawalan penuh pada kegiatan Kirab Salib Suci Nusra Youth Day (NYD) yang berlangsung pada Senin sore (26/1/2026) di wilayah Kabupaten Sikka.

Kegiatan religius yang sarat makna iman dan kebersamaan tersebut berlangsung dengan aman, tertib, dan khidmat, berkat sinergi pengamanan yang terencana antara personel Polres Sikka dan unsur pengamanan swakarsa di lapangan.

 

Kirab Salib Suci NYD dimulai sekitar pukul 17.00 WITA dari Gereja Paroki St. Maria Magdalena Nangahure, Jalan Trans Maumere–Magepanda, Kelurahan Hewuli, Kecamatan Alok Barat. Ribuan umat dan Orang Muda Katolik (OMK) tampak mengikuti prosesi perarakan dengan penuh antusias dan devosi, menyusuri jalur utama menuju Gereja Paroki Kristus Raja Wolonmaget, Kelurahan Wolomarang.

 

Sejak awal kegiatan, Satuan Lalu Lintas Polres Sikka telah bersiaga melakukan pengawalan dan pengaturan arus lalu lintas guna memastikan mobilitas masyarakat tetap lancar tanpa mengganggu jalannya perarakan. Pengamanan dipimpin langsung oleh KBO Satlantas Polres Sikka IPTU Emanuel Efraim, dengan dukungan personel Satlantas serta kendaraan dinas Regident.

 

Sekitar pukul 17.50 WITA, Salib Suci NYD tiba di Gapura Penerimaan Lapangan Wolomarang. Suasana khidmat terasa saat prosesi penyerahan Salib Suci dilakukan oleh OMK Paroki St. Maria Magdalena Nangahure kepada OMK Paroki Kristus Raja Wolonmaget. 

 

Prosesi adat dan rohani mewarnai penyambutan tersebut, mulai dari doa bersama, nyanyian pujian, sapaan penerimaan, pengalungan selendang, hingga tarian tradisional sebagai simbol sukacita dan persaudaraan iman.

 

Selanjutnya, pada pukul 18.20 WITA, Salib Suci NYD secara resmi diterima dan kembali diarak menuju Gereja Stasi St. Paulus Wolomarang. Iring-iringan perarakan berlangsung tertib dengan urutan yang rapi, diawali kendaraan sound system, pembawa spanduk dan lilin, pengusung Salib Suci, hingga barisan umat, OMK lintas paroki, serta biarawan dan biarawati.

 

Puncak kegiatan berlangsung pada pukul 19.00 WITA, saat Salib Suci NYD tiba di Gereja Stasi St. Paulus Wolomarang dan dilanjutkan dengan Perayaan Ekaristi yang dipimpin oleh Fr. Pedro Lazar. Misa berlangsung penuh kekhusyukan, menegaskan semangat iman dan kebersamaan dalam tema kegiatan, “Berjalan Bersama Membangun Bangsa dan Gereja; Jangan Katakan Aku Masih Muda.”

 

Di sisi pengamanan, kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan Surat Perintah Kapolres Sikka Nomor: Sprin/25/I/PAM/3.3/2026. Selain pengawalan Satlantas, pengamanan terbuka juga dibantu oleh Pam Swakarsa THS/THM sebanyak lima orang yang ditempatkan di sepanjang jalur perarakan. Monitoring kegiatan turut dilakukan oleh Sat Intelkam Polres Sikka, dipimpin Kanit III AIPDA Ida Bagus Gede Juliana bersama dua anggota.

 

Hingga berakhirnya kegiatan sekitar pukul 19.30 WITA, situasi kamtibmas dan kamseltibcarlantas terpantau aman dan kondusif. Tidak ditemukan gangguan keamanan maupun kecelakaan lalu lintas selama rangkaian kegiatan berlangsung. Arus lalu lintas di jalur Maumere–Magepanda tetap terkendali, sementara umat dapat mengikuti perarakan dengan rasa aman dan nyaman.

 

Diketahui, pada malam tersebut Salib Suci NYD bermalam di Gereja Stasi St. Paulus Wolomarang dan akan melanjutkan rangkaian kirab sesuai jadwal yang telah ditetapkan hingga awal Februari 2026.

 

Keberhasilan pengamanan ini menjadi wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai mitra dalam mendukung kegiatan keagamaan dan sosial demi terciptanya kehidupan masyarakat yang damai, harmonis, dan penuh toleransi. [Cm24]