Sikka Dalam Kendali, Operasi Ketupat Turangga Jamin Keamanan Jelang Idul Fitri Pelabuhan, Bandara hingga Jalan Raya Dijaga Ketat.
Pelaksanaan pengamanan Operasi Ketupat Turangga 2026 di wilayah Kabupaten Sikka pada 20 Maret 2026 berjalan aman, tertib, dan terkendali. Seluruh pos pengamanan dan pelayanan di Pelabuhan L. Say, Bandara Frans Seda, dan Gelora Samador berfungsi optimal dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.
Tribratanewssikka.com - Maumere, 20 Maret 2026 — Pelaksanaan Operasi Ketupat Turangga 2026 dalam rangka pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah di wilayah hukum Polres Sikka terus berjalan optimal. Hingga Jumat pagi, 20 Maret 2026, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di sejumlah titik strategis terpantau aman dan terkendali.

Sejak pukul 08.00 WITA, personel gabungan yang tergabung dalam pos pengamanan (Pospam) dan pos pelayanan (Posyan) telah aktif melaksanakan berbagai kegiatan pengamanan, mulai dari penjagaan, patroli, hingga pelayanan langsung kepada masyarakat di lokasi-lokasi vital seperti Pelabuhan Laut L. Say Maumere, Bandara Frans Seda, dan kawasan Gelora Samador.

Di Pos Pengamanan Terpadu Pelabuhan L. Say Maumere, kegiatan pengamanan dipimpin langsung oleh IPTU Maoritsius Herson Liman. Bersama sembilan personel yang bertugas, pengawasan dilakukan secara intensif di area pelabuhan yang menjadi salah satu pintu masuk utama masyarakat menjelang arus mudik.
Tidak hanya berjaga di pos, personel juga melaksanakan patroli di sekitar kawasan pelabuhan guna memastikan aktivitas masyarakat berjalan lancar dan aman. Kehadiran aparat kepolisian di lokasi ini memberikan rasa tenang bagi masyarakat yang beraktivitas, terutama pengguna jasa transportasi laut.
Sementara itu, di Pos Pelayanan Bandara Frans Seda Maumere, pengamanan dipimpin oleh IPDA Marhasyim. Fokus pengamanan di bandara tidak hanya pada pengawasan penumpang, tetapi juga pemeriksaan barang bawaan baik di area keberangkatan maupun kedatangan.
Petugas secara aktif melakukan patroli bersama pihak keamanan bandara di area terminal dan parkiran, memastikan seluruh aktivitas berjalan tertib. Pada pagi hari tersebut, tercatat satu penerbangan Wings Air tujuan Kupang dengan jumlah penumpang sebanyak 34 orang berangkat dengan aman dan lancar.
Sinergitas antarinstansi juga tampak kuat di bandara, dengan keterlibatan personel Polri, Tim SAR, serta petugas Avsec dalam menjaga keamanan dan kenyamanan para pengguna jasa penerbangan.
Di titik lainnya, Pos Pengamanan Gelora Samador yang dipimpin IPDA Paulus Wayan Keso turut menunjukkan kesiapsiagaan tinggi. Sebanyak sepuluh personel diterjunkan untuk melakukan pengawasan di area gerbang utama, patroli di kawasan sekitar, serta pengaturan arus lalu lintas di pertigaan Gelora Samador yang dikenal cukup padat.
Langkah-langkah preventif ini menjadi bagian penting dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan maupun kemacetan, khususnya di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang hari raya.
Secara keseluruhan, pelaksanaan pengamanan di tiga titik strategis tersebut menunjukkan hasil yang positif. Tidak ditemukan adanya gangguan menonjol, dan seluruh rangkaian kegiatan masyarakat berjalan dengan tertib dan lancar.
Operasi Ketupat Turangga 2026 sendiri merupakan agenda rutin kepolisian yang bertujuan memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan kepada masyarakat dalam merayakan Idul Fitri, khususnya dalam menghadapi arus mudik dan balik.
Dengan kesiapan personel di lapangan serta dukungan lintas sektor, diharapkan situasi kondusif ini dapat terus terjaga hingga berakhirnya operasi pada 25 Maret 2026.
Kepolisian pun menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, memastikan setiap aktivitas berjalan aman, serta memberikan pelayanan terbaik demi terciptanya suasana Idul Fitri yang damai dan penuh khidmat. [Cm24]


