Cuaca Ekstrem Landa Alok Barat, Kapolsek Alok Turun Langsung Tinjau Lokasi Bencana

Hujan dengan intensitas tinggi dan berlangsung lama di wilayah Kecamatan Alok Barat menyebabkan pohon tumbang yang menimpa rumah warga di Kelurahan Wolomarang serta banjir yang merendam permukiman di Kelurahan Wailiti. Tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian tersebut. Polsek Alok Polres Sikka Polda NTT bersama unsur terkait telah melakukan peninjauan langsung ke lokasi terdampak, sementara upaya pembersihan dan pemantauan terus dilakukan.

Cuaca Ekstrem Landa Alok Barat, Kapolsek Alok Turun Langsung Tinjau Lokasi Bencana
Kapolsek Alok Tinjau Langsung Lokasi Terdampak Hujan Lebat, Pohon Tumbang dan Banjir Rendam Permukiman Warga

Tribratanewssikka.com - Maumere 4 Februari 2026 – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Alok Barat, Kabupaten Sikka, sejak Selasa (3/2/2026) menyebabkan sejumlah kejadian yang berdampak langsung pada keselamatan dan aktivitas warga. Menyikapi kondisi tersebut, jajaran Polsek Alok bergerak cepat melakukan peninjauan langsung ke lokasi terdampak pada Rabu (4/2/2026) pagi.

Peninjauan dipimpin langsung oleh Kapolsek Alok IPTU Maria Lusia Lero, S.H., didampingi Wakapolsek Alok IPDA Laurensius Laka, bersama sejumlah personel Polsek Alok. 

Kehadiran pimpinan Polsek di lapangan merupakan bentuk respons cepat Polri dalam memastikan situasi kamtibmas tetap kondusif serta memberikan rasa aman kepada masyarakat pascakejadian bencana hidrometeorologi.

Adapun anggota Polsek Alok yang turut mendampingi dalam kegiatan tersebut antara lain Bhabinkamtibmas Kelurahan Wolomarang AIPDA Hironimus Taji Werang, Kanit Provost AIPDA Fransiskus Panggung, Kanit Intelkam AIPDA Eduardus D. Rera, serta Kasium Polsek Alok BRIPKA Hamirudin.

 

Salah satu lokasi yang ditinjau berada di Bebeng, RT 030/RW 006, Kelurahan Wolomarang, Kecamatan Alok Barat. Di lokasi ini, sebuah pohon kapuk berukuran besar tumbang dan menimpa rumah warga akibat derasnya hujan yang disertai angin kencang.

 

Rumah yang terdampak diketahui milik Ibu Rosmawati (53), seorang ibu rumah tangga. Meski kejadian tersebut sempat menimbulkan kepanikan, namun seluruh penghuni rumah yang berjumlah delapan orang dilaporkan dalam kondisi sehat dan selamat, tanpa adanya korban jiwa.

 

Saat peninjauan berlangsung, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sikka telah melakukan upaya pembersihan material pohon tumbang menggunakan peralatan senso dan parang, dengan dibantu oleh warga setempat. 

 

Proses pembersihan tersebut turut dipantau langsung oleh Camat Alok Barat Marselinus Mau, S.STP, dan Lurah Wolomarang Lusia Maurice, S.E., sebagai bentuk sinergi lintas sektor dalam penanganan bencana.

 

Selain pohon tumbang, dampak hujan lebat juga mengakibatkan banjir di RT 004/RW 008, Kelurahan Wailiti, Kecamatan Alok Barat. Air hujan yang tidak tertampung menyebabkan genangan meluas hingga masuk ke dalam rumah warga, mengganggu aktivitas dan kenyamanan masyarakat.

 

Dalam peninjauan tersebut, Kapolsek Alok bersama rombongan juga menyambangi salah satu rumah warga terdampak, yakni rumah AIPDA Sofian Rachman, anggota Polsek Alok yang berdomisili di wilayah tersebut. Dari hasil pengecekan, masih ditemukan genangan air di sekitar halaman rumah, meskipun air secara perlahan mulai surut.

 

Pantauan di lapangan menunjukkan, sebagian warga telah melakukan pembersihan lumpur dan tanah yang terbawa banjir ke dalam rumah. Namun demikian, genangan air masih terlihat di jalan rabat serta halaman rumah warga, dan hingga saat ini belum dilakukan penyedotan air di lokasi terdampak.

 

Berdasarkan hasil pemantauan dan koordinasi di lapangan, genangan air yang terjadi di wilayah Wailiti disebabkan oleh kondisi kontur pemukiman yang lebih rendah dibandingkan saluran drainase di sepanjang jalur Trans Maumere–Magepanda. Akibatnya, air tidak dapat mengalir secara maksimal menuju saluran pembuangan, sehingga menggenangi permukiman warga.

 

Pihak kepolisian bersama pemerintah setempat mencatat bahwa potensi banjir dan genangan ulang masih terbuka, terutama apabila terjadi hujan susulan dengan intensitas tinggi. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk tetap waspada serta segera melaporkan apabila terjadi kondisi darurat.

 

Kehadiran Polsek Alok di tengah masyarakat terdampak menjadi bukti nyata komitmen Polri dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman, khususnya dalam situasi bencana alam. 

 

Polsek Alok Polres Sikka Polda NTT memastikan akan terus memantau perkembangan situasi dan melakukan koordinasi dengan instansi terkait guna meminimalisir dampak lanjutan yang dapat membahayakan warga. [Cm24]