Dari Dapur Gizi ke Ruang Kelas: Makan Bergizi Gratis Menopang Masa Depan Anak Sikka

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Sikka berjalan aman, lancar, dan tepat sasaran, dengan total 38.967 porsi tersalurkan kepada peserta didik, ibu hamil, ibu menyusui, balita, dan tenaga pendidik melalui 14 SPPG di delapan kecamatan, tanpa kendala berarti serta dalam pengawasan aparat kepolisian.

Dari Dapur Gizi ke Ruang Kelas: Makan Bergizi Gratis Menopang Masa Depan Anak Sikka
Puluhan Ribu Warga Sikka Terima Makan Bergizi Gratis, Program Unggulan Presiden Berjalan Lancar dan Terpantau Aman

Tribratanewssikka.com - Maumere, 30 Januari 2026 – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu program unggulan Presiden Republik Indonesia dan Wakil Presiden RI terus menunjukkan implementasi nyata di daerah. 

Di wilayah Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, pendistribusian MBG kembali dilaksanakan secara serentak pada Kamis (29/1/2026) dan menyasar puluhan ribu penerima manfaat dari berbagai kelompok prioritas.

 

Sejak pukul 08.30 WITA, aktivitas pendistribusian makanan bergizi telah berlangsung di seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang beroperasi di Kabupaten Sikka. Program ini menyasar peserta didik dari tingkat pendidikan dasar hingga menengah, ibu hamil, ibu menyusui, bayi dan balita di Posyandu, serta tenaga pendidik, sebagai bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat sekaligus mendukung pembangunan sumber daya manusia yang unggul.

 

Berdasarkan data di lapangan, sebanyak 14 SPPG di Kabupaten Sikka telah memperoleh rekomendasi resmi dari Badan Gizi Nasional (BGN) dan aktif menyalurkan Makan Bergizi Gratis kepada masyarakat. Total keseluruhan penerima manfaat pada hari tersebut mencapai 38.967 porsi, angka yang mencerminkan jangkauan program yang semakin luas dan merata.

 

Pendistribusian MBG tersebar di delapan kecamatan, yakni Alok, Alok Timur, Alok Barat, Kangae, Kewapante, Nita, Koting, dan Lela. Kecamatan Alok menjadi wilayah dengan jumlah SPPG terbanyak, di mana lima dapur pelayanan gizi menyalurkan lebih dari 12 ribu porsi makanan bergizi kepada penerima manfaat.

 

Sementara itu, dapur-dapur SPPG di Kecamatan Alok Timur, Alok Barat, Kangae, hingga wilayah pinggiran seperti Koting dan Lela juga berperan aktif memastikan masyarakat, khususnya kelompok rentan, mendapatkan asupan gizi yang layak dan seimbang.

 

Menu yang disajikan dalam program MBG disesuaikan dengan petunjuk teknis dari pusat, menggunakan kombinasi makanan basah dan kering yang terdiri dari nasi, lauk-pauk berprotein, sayur-sayuran, serta buah-buahan. Penyajian ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan gizi harian penerima manfaat, terutama anak-anak usia sekolah dan ibu hamil.

 

Hasil monitoring di lapangan menunjukkan bahwa seluruh rangkaian kegiatan pendistribusian MBG di Kabupaten Sikka berjalan aman, tertib, dan lancar, tanpa ditemukannya kendala berarti baik dari sisi distribusi, kualitas makanan, maupun penerimaan oleh masyarakat.

 

Untuk memastikan kelancaran dan keamanan kegiatan, proses pendistribusian turut dimonitoring secara langsung oleh Personel Unit II Ekonomi Sat Intelkam Polres Sikka. Kehadiran aparat kepolisian ini menjadi bagian dari upaya pengawasan agar program strategis nasional tersebut dapat terlaksana sesuai dengan tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan.

 

Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya menjadi intervensi pemenuhan gizi semata, tetapi juga merupakan wujud nyata kehadiran negara di tengah masyarakat, khususnya dalam menjawab persoalan gizi, kesehatan ibu dan anak, serta kualitas pendidikan.

 

Dengan pelaksanaan yang konsisten dan terpantau baik seperti yang berlangsung di Kabupaten Sikka, program MBG diharapkan mampu memberikan dampak jangka panjang, mulai dari menurunnya angka stunting, meningkatnya konsentrasi dan prestasi belajar peserta didik, hingga terciptanya generasi muda yang sehat dan produktif.

 

Ke depan, sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, pengelola SPPG, serta aparat keamanan akan terus diperkuat guna memastikan Program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan berkelanjutan, tepat sasaran, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat. [Cm24]