Kapolres Sikka Hadiri Peresmian Jembatan Perintis Garuda Wairkeang, Perkuat Konektivitas dan Akses Masyarakat

Peresmian Jembatan Perintis Garuda Wairkeang di Desa Riit, Kecamatan Nita, Kabupaten Sikka, berlangsung aman dan kondusif. Kehadiran jembatan ini diharapkan dapat memperkuat konektivitas antarwilayah, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendukung peningkatan kesejahteraan warga. Sinergi TNI-Polri dan pemerintah menjadi faktor penting dalam mendukung pembangunan yang berdampak nyata bagi masyarakat.

Kapolres Sikka Hadiri Peresmian Jembatan Perintis Garuda Wairkeang, Perkuat Konektivitas dan Akses Masyarakat
Kapolres Sikka Hadiri Peresmian Jembatan Wairkeang, Infrastruktur Strategis untuk Kemajuan Desa

Maumere, 27 Oktober 2026. Tribratanewssikka.com– Komitmen memperkuat konektivitas antarwilayah dan membuka akses masyarakat melalui pembangunan infrastruktur kembali diwujudkan dengan diresmikannya Jembatan Perintis Garuda Sungai Wairkeang yang berlokasi di Monegajut, Dusun Belat, Desa Riit, Kecamatan Nita, Kabupaten Sikka, Senin (26/10/2026).

Peresmian yang berlangsung sejak pukul 09.20 WITA tersebut menjadi momentum penting bagi masyarakat setempat. Kehadiran jembatan ini diharapkan dapat mendukung mobilitas warga, memperlancar akses antarkawasan, serta menunjang aktivitas sosial dan perekonomian masyarakat.

 

Kegiatan peresmian dipimpin oleh Ketua DPRD Kabupaten Sikka, Stefanus Sumandi, S.Fil., didampingi Dandim 1603 Sikka Letkol Arm. Denny Riesta Permana, S.Sos., M.Han., serta Kapolres Sikka AKBP Bambang Supeno, S.I.K. Turut hadir unsur TNI-Polri, perwakilan instansi penegak hukum, pemerintah kecamatan, tenaga kesehatan, pemerintah desa, serta Bhabinkamtibmas Desa Riit.

 

Rangkaian kegiatan diawali dengan sapaan adat dan pengalungan selendang sebagai bentuk penghormatan kepada para tamu undangan. Acara kemudian dilanjutkan dengan pembukaan, doa, menyanyikan lagu Indonesia Raya, serta pemberkatan jembatan oleh Pastor Paroki Bloro, RD. Silvester Pyer Oba, Pr.

 

Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Wairkeang merupakan bagian dari upaya memperkuat konektivitas antarwilayah, sebagaimana mengacu pada Surat Edaran Kasad Nomor SE/10/IV/2026 tanggal 17 April 2026 tentang Petunjuk Pertanggungjawaban Dana Bantuan Kemasyarakatan untuk Penanganan Bencana Alam dan Penguatan Konektivitas Antarwilayah.

 

Dalam rangkaian peresmian, Ketua DPRD Kabupaten Sikka dan Dandim 1603 Sikka menyampaikan sambutan. Kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti sebagai penanda peresmian, serta penandatanganan berita acara serah terima Jembatan Wairkeang dari Dandim 1603 Sikka kepada Kepala Desa Riit dengan Nomor BAST/02/X/2026.

 

Serah terima tersebut menandai tahapan penting dalam pengelolaan jembatan. Ke depan, pemanfaatan dan pemeliharaan infrastruktur ini diharapkan dapat berjalan secara berkelanjutan agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat.

 

Kegiatan ini juga memperlihatkan keterlibatan lintas sektor dalam mendukung pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat. Kehadiran Kapolres Sikka bersama unsur TNI, pemerintah daerah, dan perangkat desa mencerminkan koordinasi antarlembaga dalam mendukung kegiatan pembangunan di wilayah Kabupaten Sikka.

 

Sebelum peresmian berlangsung, tepatnya pukul 08.45 WITA, Dandim 1603 Sikka turut memberikan bantuan berupa buku dan makanan ringan kepada murid SDI Monegajut. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian kunjungan yang menyentuh langsung lingkungan pendidikan dan masyarakat setempat.

 

Setelah penandatanganan prasasti dan berita acara serah terima, acara dilanjutkan dengan foto bersama serta sesi tanya jawab antara masyarakat dan Ketua DPRD Kabupaten Sikka. Sesi tersebut menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan pertanyaan secara langsung kepada unsur pimpinan legislatif daerah.

 

Untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, pemantauan dilakukan oleh Kanit Intelkam Polsek Nita, Aiptu Abdul Rais. Kegiatan berakhir pada pukul 11.45 WITA dalam keadaan aman dan kondusif.

 

Peresmian Jembatan Perintis Garuda Wairkeang bukan sekadar seremoni penandatanganan prasasti. Lebih dari itu, keberadaan infrastruktur ini diharapkan menjadi penghubung yang memperlancar aktivitas masyarakat, memperkuat akses antarwilayah, dan mendukung pertumbuhan kehidupan sosial ekonomi warga Desa Riit dan sekitarnya.

 

Jembatan telah diresmikan, tanggung jawab berikutnya adalah memastikan manfaatnya terus terjaga dan benar-benar dirasakan masyarakat. [Cm24]

"POLISI BERSAMA MASYARAKAT"