Malam Gelap, Misi Tak Terhenti: Dua Korban Gempa Palue Dievakuasi Darurat ke Maumere

Evakuasi dua korban luka berat pascagempa bumi dari Kecamatan Palue menuju Maumere berhasil dilaksanakan dengan cepat dan aman oleh personel gabungan Satpolairud Polres Sikka dan Ditpolairud Polda NTT. Kedua korban selanjutnya dirujuk ke RSUD TC. Hillers Maumere untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, lancar, dan kondusif.

Malam Gelap, Misi Tak Terhenti: Dua Korban Gempa Palue Dievakuasi Darurat ke Maumere
Menembus Kegelapan Malam, Tim Gabungan Evakuasi Dua Korban Tertimpa Reruntuhan dari Palue ke Maumere

Maumere, 17 Agustus 2026— Di tengah suasana malam yang masih diselimuti kepanikan pascagempa bumi yang mengguncang wilayah Kecamatan Palue, Kabupaten Sikka, upaya penyelamatan terhadap warga terdampak terus dilakukan. Dua warga yang mengalami luka berat akhirnya berhasil dievakuasi dari wilayah Palue menuju Maumere untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

 

Proses evakuasi berlangsung pada Senin, 17 Agustus 2026, dan tiba di Pelabuhan Wuring, Kabupaten Sikka, sekitar pukul 00.30 WITA. Operasi kemanusiaan tersebut melibatkan personel Satpolairud Polres Sikka bersama Ditpolairud Polda NTT, dengan menggunakan Speed Boat Ditpolairud Polda NTT.

 

Dua korban yang menjadi prioritas evakuasi masing-masing Jermison Karmelius Ngaji dan Pignateli Meti. Keduanya mengalami kondisi yang membutuhkan penanganan medis segera setelah menjadi korban reruntuhan bangunan akibat gempa bumi.

Jermison Karmelius Ngaji mengalami luka terbuka pada punggung kaki kiri. Cedera tersebut dialaminya setelah tertimpa reruntuhan bangunan di rumah tetangganya yang berada di wilayah Nitung Lea.

 

Sementara itu, kondisi Pignateli Meti juga memerlukan perhatian serius. Korban mengalami pembesaran pada bagian perut serta muntah atau mengeluarkan darah setelah tertimpa reruntuhan bangunan di rumahnya yang berlokasi di Dusun Nara, Desa Tuanggeo, Kecamatan Palue.

 

Situasi geografis Palue yang berada di wilayah kepulauan membuat proses evakuasi korban tidak dapat dilakukan dengan cara biasa. Jalur laut menjadi salah satu pilihan penting untuk mempercepat proses pemindahan korban dari wilayah terdampak menuju pusat pelayanan kesehatan di Maumere.

 

Dengan menggunakan Speed Boat Ditpolairud Polda NTT, kedua korban kemudian dibawa menuju Pelabuhan Wuring. Perjalanan tersebut menjadi bagian penting dari rangkaian operasi kemanusiaan untuk memastikan korban yang mengalami luka berat dapat segera memperoleh pertolongan medis.

 

Setibanya di Pelabuhan Wuring, proses evakuasi tidak berhenti. Kedua korban langsung dipindahkan dan dibawa menggunakan mobil ambulans menuju Rumah Sakit TC. Hillers Maumere untuk menjalani pemeriksaan serta mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

 

Gerak cepat personel gabungan tersebut menunjukkan bahwa dalam situasi bencana, keselamatan warga menjadi prioritas utama. Evakuasi melalui jalur laut hingga proses rujukan ke rumah sakit dilakukan secara berkesinambungan, sehingga korban tidak dibiarkan terlalu lama berada jauh dari fasilitas kesehatan.

 

Seluruh rangkaian evakuasi dan rujukan korban tersebut selesai sekitar pukul 00.55 WITA. Selama kegiatan berlangsung, situasi dilaporkan aman dan kondusif.

 

Di tengah kondisi pascagempa yang masih membutuhkan kewaspadaan tinggi, evakuasi dua korban luka berat dari Palue menuju Maumere menjadi gambaran nyata pentingnya kecepatan respons, koordinasi lintas satuan, serta kesiapsiagaan aparat dalam menghadapi situasi darurat.

 

Operasi tersebut bukan sekadar perpindahan korban dari satu tempat ke tempat lain. Di balik perjalanan malam menggunakan kapal cepat dan ambulans, terdapat upaya berpacu dengan waktu untuk memastikan warga yang terluka mendapatkan kesempatan memperoleh pertolongan medis yang lebih memadai.

 

Dua korban kini telah dirujuk ke Rumah Sakit TC. Hillers Maumere. Sementara itu, personel gabungan tetap bergerak dalam semangat kemanusiaan, memastikan setiap warga terdampak bencana mendapat perhatian dan pertolongan sesuai kebutuhan. [Cm24]