KRYD Polres Sikka Perketat Pengamanan Pasca Wisuda, Jalanan Maumere Steril dari Balap Liar
Polres Sikka menggelar KRYD Harkamtibmas pasca pesta wisuda di Kota Maumere guna mengantisipasi balap liar dan gangguan keamanan masyarakat. Dalam patroli hingga dini hari tersebut, petugas berhasil mengamankan 9 unit sepeda motor berknalpot brong tanpa kelengkapan surat serta menjaga situasi kamtibmas tetap aman, tertib, dan kondusif.
Tribratanewssikka.com - Maumere, 11 Mei 2026. Atmosfer pesta syukuran wisuda yang masih terasa di sejumlah sudut Kota Maumere tidak membuat jajaran Polres Sikka lengah.

Saat sebagian warga terlelap dalam dinginnya malam, aparat gabungan Polres Sikka justru bergerak menyisir titik-titik rawan demi memastikan euforia perayaan tidak berubah menjadi ancaman keamanan di jalan raya.

Sabtu malam, 09 Mei 2026, tepat pukul 23.00 Wita, Polres Sikka menggelar Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) dalam rangka Pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Harkamtibmas) pasca pesta wisuda sekaligus mengantisipasi aksi balap liar yang meresahkan masyarakat Kota Maumere.
Operasi yang berlangsung hingga Minggu dini hari, 10 Mei 2026 pukul 04.00 Wita itu menyasar sejumlah ruas jalan yang selama ini dikenal sebagai arena favorit balap liar, yakni Jalan El Tari, Jalan Litbang, dan Jalan Wairklau di wilayah Kelurahan Kota Uneng, Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka.
Kegiatan diawali dengan apel kesiapan yang dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres Sikka AKP I Wayan Oka Deswanta, S.E.,Dalam arahannya, seluruh personel diminta bertindak cepat, tegas, namun tetap humanis terhadap masyarakat, khususnya kelompok remaja yang kerap memanfaatkan momentum keramaian malam untuk melakukan aksi kebut-kebutan di jalan umum.
Patroli gabungan tersebut melibatkan sejumlah pejabat utama Polres Sikka, di antaranya Kasat Sabhara AKP I Nyoman Karwadi, S.H, Kasat Intelkam IPTU I Nyoman Suwawta, Kasat Narkoba IPTU Faisal S. Alang, S.H., M.H., KBO Sat Reskrim IPTU I Nyoman Ariasa, KBO Sat Intelkam IPDA Kurd Anyelus Say, S.H., KBO Sat Sabhara IPDA Paulus Wayan Keso, serta Wakapolsek Alok IPDA Laurensius Laka bersama personel gabungan lainnya.
Langkah preventif ini dilaksanakan berdasarkan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, serta Surat Perintah Kapolres Sikka Nomor: Sprin/278/V/PAM 3.3./2026 tanggal 08 Mei 2026.
Sasaran patroli tidak hanya berfokus pada para pelaku balap liar, namun juga kelompok remaja yang nongkrong hingga larut malam, kendaraan roda dua dengan modifikasi ekstrem seperti penggunaan knalpot brong, hingga para penonton yang kerap memicu terjadinya aksi balap liar di tengah jalan umum.
Hasilnya, aparat berhasil mengamankan 9 unit sepeda motor yang menggunakan knalpot brong dan tidak dilengkapi dokumen kendaraan. Motor-motor tersebut diduga kuat akan digunakan untuk aksi balap liar dan kebut-kebutan di sepanjang Jalan El Tari Maumere.
Suara bising knalpot yang selama ini memecah keheningan malam warga akhirnya terhenti setelah satu per satu kendaraan tersebut digelandang menuju Satlantas Polres Sikka untuk proses penindakan lebih lanjut.
Tidak hanya itu, patroli malam tersebut juga mengungkap adanya dugaan tindak pidana penganiayaan di wilayah Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Alok Timur, yang terjadi saat rangkaian syukuran wisuda berlangsung. Informasi tersebut langsung ditindaklanjuti dan dilaporkan ke SPKT Polres Sikka guna proses hukum lebih lanjut.
Kehadiran aparat kepolisian hingga dini hari menjadi sinyal tegas bahwa Polres Sikka tidak memberi ruang bagi segala bentuk gangguan kamtibmas, terlebih aksi balap liar yang tidak hanya mengancam keselamatan pelaku, tetapi juga membahayakan pengguna jalan lainnya.
Di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat pasca pesta wisuda, langkah cepat dan terukur aparat kepolisian berhasil menjaga situasi Kota Maumere tetap aman, tertib, dan kondusif.
Patroli KRYD yang berakhir pukul 04.00 Wita itu menjadi bukti nyata bahwa keamanan kota tidak dijaga dengan slogan semata, melainkan melalui kerja nyata aparat di lapangan ketika sebagian besar masyarakat masih tertidur lelap.[Cm24]


