"Pelabuhan Maumere Padat Aktivitas, Aparat Gabungan Pastikan Situasi Tetap Kondusif"
Kedatangan KM. Dharma Rucitra VIII di Pelabuhan Laurens Say Maumere berlangsung aman dan tertib di bawah pengamanan aparat gabungan. Sebanyak 311 penumpang dan puluhan kendaraan berhasil dibongkar tanpa hambatan hingga kegiatan selesai dini hari.
Tribratanewssikka.com - Maumere, 7 Mei 2026— Aktivitas Pelabuhan Laurens Say Maumere kembali bergerak dinamis pada Rabu malam, 06 Mei 2026. Di tengah arus transportasi laut yang terus meningkat, aparat gabungan melaksanakan pengamanan ketat terhadap kedatangan KM. Dharma Rucitra VIII yang melayani rute Surabaya – Labuan Bajo – Maumere.

Kapal penumpang besar dengan Voyage S18 tersebut sandar sekitar pukul 23.00 WITA dan langsung mendapat pengawasan intensif dari personel Pos Pengamanan KP3 Laut Polres Sikka bersama unsur TNI AL, KSOP, KKP Maumere, serta Karantina Hewan dan Tumbuhan.
Kehadiran aparat gabungan menjadi langkah strategis untuk memastikan seluruh rangkaian aktivitas pelabuhan berjalan aman, tertib, dan bebas dari gangguan kamtibmas.
Di bawah sorotan lampu dermaga dan hiruk pikuk aktivitas bongkar muat, ratusan penumpang tampak turun secara bergelombang dari kapal menuju area terminal pelabuhan. Berdasarkan data manifes, KM. Dharma Rucitra VIII membawa total 311 penumpang dari berbagai kelas pelayanan, mulai dari V. Suites, Suite Cabin, Deluxe Cabin, Executive Seat hingga kelas ekonomi tidur dan ekonomi duduk. Selain itu, kapal juga mengangkut 73 awak kendaraan yang turut mendukung distribusi logistik dan mobilitas antarpulau.
Tidak hanya dipadati penumpang, kapal tersebut juga membawa berbagai jenis kendaraan dengan jumlah yang cukup signifikan. Tercatat kendaraan Golongan IIA sebanyak 16 unit, Golongan IIB dua unit, Golongan IIIA enam unit ditambah tiga unit tambahan, Golongan IIIB satu unit, Golongan IVB enam unit, hingga Golongan VB sebanyak 34 unit.
Padatnya arus kendaraan membuat aparat pengamanan meningkatkan pengawasan di titik bongkar muat guna mengantisipasi kemacetan, kecelakaan kerja, maupun potensi gangguan keamanan lainnya.
Pengamanan dipimpin langsung oleh Ka Pos Pam KP3 Laut, AIPTU P.N.B. Harving bersama personel pengamanan yakni AIPDA Ida Bagus Gede Juliana, BRIPKA Hasani H. Husen, BRIPKA Arnold B. Ludassos, S.H., BRIGPOL M. Idrus, serta BRIGPOL Ronaldo L.N. Rodriguez. Kegiatan juga diperkuat oleh dua personel Lanal Maumere, empat personel KSOP, dua personel KKP Maumere, dan tiga personel Karantina Hewan dan Tumbuhan.
Sinergitas lintas instansi terlihat nyata selama proses pengamanan berlangsung. Petugas tidak hanya melakukan pengawasan terhadap arus keluar masuk penumpang dan kendaraan, tetapi juga memastikan seluruh prosedur operasional pelabuhan berjalan sesuai standar keselamatan dan keamanan.
Sementara itu, operasional kapal ditangani oleh petugas kapal yakni Iwan Prasetyo, S.T. selaku D1, Vandi dan Rendo sebagai P1, Antok dan Busli sebagai P2, serta Adit selaku LJS. Koordinasi antara petugas kapal dan aparat pengamanan berlangsung lancar sehingga proses bongkar muat dapat dilakukan secara cepat dan tertib.
Meski aktivitas pelabuhan berlangsung cukup padat hingga dini hari, situasi tetap terkendali. Aparat pengamanan terus melakukan patroli dan pemantauan di area dermaga guna memastikan tidak terjadi gangguan yang dapat menghambat aktivitas masyarakat maupun distribusi barang.
Kegiatan bongkar muat akhirnya selesai pada Kamis, 07 Mei 2026 sekitar pukul 01.00 WITA. Secara keseluruhan, kedatangan KM. Dharma Rucitra VIII berlangsung aman, lancar, dan kondusif.
Pengamanan ini menjadi gambaran nyata kesiapsiagaan aparat Polres Sikka bersama stakeholder maritim dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah pelabuhan sebagai salah satu jalur vital transportasi dan distribusi logistik di Kabupaten Sikka. [Cm24]


