Polres Sikka Turun ke Lahan, Pastikan Panen Raya Jagung Kuartal II Tahun 2026 Siap Digelar
Peninjauan lahan jagung oleh Polres Sikka di Waturia, Desa Kolisia, menjadi bukti nyata komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Melalui sinergi bersama kelompok tani dan Dinas Pertanian, persiapan Panen Raya Jagung Kuartal II Tahun 2026 diharapkan berjalan sukses sekaligus memperkuat produktivitas pertanian serta ketahanan ekonomi masyarakat di Kabupaten Sikka.
Tribratanewssikka.com - Maumere, 13 Mei 2026 – Komitmen Polres Sikka dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terus diperkuat melalui keterlibatan langsung di lapangan.

Pada Rabu (13/5/2026) siang, jajaran Polres Sikka melaksanakan peninjauan lahan jagung di wilayah Waturia, Desa Kolisia, Kecamatan Magepanda, Kabupaten Sikka, sebagai bagian dari persiapan Panen Raya Jagung Kuartal II Tahun 2026.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kabag SDM Polres Sikka, AKP Susanto, S.E., didampingi Bhabinkamtibmas Kelurahan Wolomarang AIPDA Hironimus Taji Werang bersama personel Bag SDM dan anggota Sat Binmas Polres Sikka.
Peninjauan dilakukan secara menyeluruh terhadap kondisi lahan dan pertumbuhan tanaman jagung milik Kelompok Tani Tati Nahing yang diproyeksikan menjadi lokasi pelaksanaan Panen Raya Jagung Kuartal II Tahun 2026 pada Sabtu, 16 Mei 2026 mendatang.
Langkah ini menjadi bagian penting dalam memastikan kesiapan sektor pertanian lokal sekaligus mendukung agenda strategis ketahanan pangan yang terus digelorakan pemerintah bersama institusi Polri.
Kehadiran aparat kepolisian di tengah aktivitas pertanian masyarakat juga menunjukkan bahwa penguatan ketahanan pangan bukan semata tanggung jawab petani, tetapi menjadi gerakan bersama lintas sektor.
Di tengah hamparan tanaman jagung yang mulai memasuki masa panen, rombongan melakukan pengecekan langsung terhadap perkembangan usia tanaman, kualitas pertumbuhan, hingga kesiapan teknis pelaksanaan panen raya.
Situasi tersebut sekaligus menjadi gambaran nyata sinergitas antara Polri, kelompok tani, dan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas pangan di wilayah Kabupaten Sikka.
AKP Susanto menegaskan bahwa kegiatan peninjauan ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bentuk keseriusan Polres Sikka dalam memastikan program ketahanan pangan berjalan efektif dan tepat sasaran. Menurutnya, keberhasilan sektor pertanian akan berdampak langsung terhadap ketahanan ekonomi masyarakat.
“Peninjauan ini penting untuk memastikan kesiapan lahan serta kondisi tanaman jagung sebelum pelaksanaan Panen Raya Kuartal II Tahun 2026. Polres Sikka mendukung penuh upaya penguatan ketahanan pangan melalui kolaborasi bersama kelompok tani dan Dinas Pertanian,” ujarnya di sela kegiatan.
Sementara itu, pihak Kelompok Tani Tati Nahing menyatakan kesiapan penuh untuk mendukung pelaksanaan panen raya bersama Polres Sikka dan Dinas Pertanian Kabupaten Sikka. Koordinasi antara petani dan aparat juga telah dilakukan guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan nantinya berjalan lancar dan maksimal.
Kegiatan peninjauan berlangsung dalam suasana aman, tertib dan penuh semangat kebersamaan. Kehadiran aparat kepolisian di lokasi mendapat respons positif dari masyarakat tani yang menilai dukungan tersebut menjadi motivasi tambahan bagi petani untuk terus meningkatkan produktivitas pertanian.
Program Panen Raya Jagung Kuartal II Tahun 2026 sendiri diharapkan tidak hanya menjadi simbol keberhasilan produksi pertanian masyarakat, tetapi juga menjadi bukti konkret bahwa kolaborasi antara Polri, pemerintah dan petani mampu memperkuat ketahanan pangan daerah di tengah berbagai tantangan ekonomi dan perubahan iklim yang terus berkembang.
Kegiatan peninjauan lahan jagung tersebut berakhir pada pukul 14.00 Wita dalam keadaan aman, lancar dan kondusif. [Cm24]


