Propam Polres Sikka Turun ke Jalan, Perangi Calo Rekrutmen Polri 2026 Lewat QR Pengaduan
Kegiatan sosialisasi dan pemasangan QR Yanduan oleh Propam Polres Sikka merupakan langkah nyata dalam memastikan rekrutmen Polri Tahun 2026 berjalan transparan, bersih, dan bebas dari praktik kecurangan, sekaligus mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam melakukan pengawasan melalui kanal pengaduan resmi.
Tribratanewssikka.com - Maumere, 1 April 2026 – Komitmen menjaga integritas dan transparansi dalam proses rekrutmen anggota Polri kembali ditegaskan oleh jajaran Propam Polres Sikka. Rabu (1/4/2026), Unit Propam turun langsung ke pusat keramaian masyarakat untuk menggelar sosialisasi sekaligus pemasangan banner dan spanduk QR Yanduan Propam Polri sebagai sarana pengaduan publik.

Kegiatan yang berlangsung di kawasan pertokoan Jalan Jenderal Ahmad Yani, Maumere, pada pukul 10.35 Wita tersebut dipimpin langsung oleh Kasi Propam Polres Sikka, AKP Fransiskus Somba Sai, didampingi Kanit Paminal Aiptu Dwi Risdianto, bersama personel Propam lainnya.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya konkret dalam mengawal pelaksanaan Rekrutmen Terpadu Polri Tahun Anggaran 2026 agar berlangsung bersih, transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik percaloan maupun kecurangan.
Di tengah aktivitas masyarakat yang cukup ramai, petugas Propam tidak hanya memasang banner dan spanduk, tetapi juga aktif memberikan edukasi langsung kepada warga. Sosialisasi dilakukan secara humanis dengan pendekatan persuasif, memastikan pesan yang disampaikan benar-benar dipahami masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Kasi Propam menegaskan bahwa seluruh proses penerimaan anggota Polri dilaksanakan secara gratis dan tanpa pungutan biaya. Ia juga mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah percaya terhadap oknum yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu.
“Apabila menemukan adanya oknum yang menjanjikan kelulusan dengan meminta uang atau menawarkan bantuan tidak resmi, segera laporkan melalui QR Yanduan Propam Polri yang telah kami sediakan,” tegasnya di hadapan warga.
Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk berani melaporkan segala bentuk kejanggalan dalam proses rekrutmen. Kehadiran QR Yanduan Propam Polri di ruang publik diharapkan menjadi akses cepat, mudah, dan aman bagi masyarakat dalam menyampaikan pengaduan.
Kegiatan ini turut melibatkan sejumlah personel, di antaranya Kanit Provost serta anggota Propam Polres Sikka, yang bersama-sama memastikan jalannya kegiatan berlangsung tertib dan efektif.
Dalam waktu singkat, yakni sekitar 10 menit, kegiatan berhasil dilaksanakan dengan lancar tanpa kendala berarti. Situasi di lokasi tetap aman dan kondusif hingga kegiatan berakhir pada pukul 10.45 Wita.
Upaya jemput bola yang dilakukan Propam Polres Sikka ini menjadi sinyal kuat bahwa institusi Polri terus berbenah dan membuka ruang partisipasi publik dalam mengawasi setiap tahapan rekrutmen. Transparansi tidak lagi sekadar slogan, tetapi diwujudkan melalui langkah nyata yang menyentuh langsung masyarakat.
Dengan hadirnya sarana pengaduan berbasis QR di ruang publik, diharapkan kepercayaan masyarakat terhadap proses seleksi anggota Polri semakin meningkat, sekaligus menutup celah bagi praktik-praktik tidak terpuji yang dapat mencederai nama baik institusi.[Cm24]


