"Animo Tinggi Generasi Muda Sikka Daftar Polri, Tahap Verifikasi Jadi Fokus Utama"
Pelaksanaan pendaftaran dan verifikasi penerimaan anggota Polri T.A. 2026 di Polres Sikka menunjukkan antusiasme masyarakat yang tinggi dengan jumlah pendaftar mencapai 124 orang, didominasi jalur Bintara SPKT. Namun, jumlah peserta yang telah melakukan verifikasi masih rendah akibat kendala kelengkapan berkas dan pemahaman prosedur. Diperlukan peningkatan sosialisasi dan pendampingan agar proses seleksi berjalan optimal, transparan, dan menghasilkan calon anggota Polri yang berkualitas.
Tribratanewssikka.com - Maumere, 27 Maret 2026 — Antusiasme generasi muda Kabupaten Sikka untuk mengabdi sebagai anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia pada Tahun Anggaran 2026 menunjukkan tren yang menggembirakan.

Hal ini terlihat dari membludaknya jumlah pendaftar yang mencapai 124 orang dalam pelaksanaan pendaftaran dan verifikasi penerimaan terpadu anggota Polri yang digelar oleh Bagian SDM Polres Sikka selaku Panitia Bantuan Penerimaan (Pabanrim), Kamis (26/3/2026).

Sejak pagi hingga sore hari, aktivitas di lingkungan Polres Sikka tampak dipenuhi oleh para calon peserta yang datang untuk mengikuti tahapan awal seleksi. Semangat dan harapan besar terpancar dari wajah para pendaftar yang ingin mengabdikan diri kepada bangsa dan negara melalui institusi Polri.
Dominasi pendaftar terlihat jelas pada jalur Bintara SPKT yang mencatat angka tertinggi, yakni sebanyak 109 orang. Angka ini mencerminkan tingginya minat masyarakat terhadap formasi tersebut, sekaligus menunjukkan persepsi kuat bahwa jalur ini menjadi salah satu pintu utama untuk berkarier di kepolisian.
Selain itu, terdapat pula pendaftar dari jalur Taruna Akpol sebanyak 2 orang, Bintara Intelijen 5 orang, Tamtama Brimob 4 orang, serta beberapa formasi Bakomsus meskipun jumlahnya masih sangat terbatas. Sementara itu, sejumlah formasi lainnya bahkan belum diminati sama sekali, seperti Bakomsus Perikanan, Akuntansi, Gizi, Teknik Sipil, hingga Penyidik.
Namun di balik tingginya angka pendaftaran tersebut, terdapat catatan penting yang menjadi perhatian serius panitia. Dari total 124 pendaftar, baru 18 orang yang telah menyelesaikan tahapan verifikasi administrasi. Rendahnya angka verifikasi ini mengindikasikan masih adanya kendala di lapangan, terutama terkait kesiapan berkas dan pemahaman peserta terhadap mekanisme seleksi.
Sebagian peserta diketahui masih dalam proses melengkapi dokumen persyaratan, sementara lainnya belum sepenuhnya memahami jadwal serta prosedur verifikasi yang harus dilalui. Kondisi ini menjadi tantangan tersendiri bagi panitia dalam memastikan seluruh tahapan berjalan optimal sesuai prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis) yang diusung dalam penerimaan Polri.
Kabag SDM Polres Sikka AKP Susanto., S.E melalui jajaran panitia terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada para peserta. Pendampingan secara langsung dilakukan guna membantu peserta dalam memahami alur pendaftaran, sekaligus memastikan tidak ada kendala administratif yang menghambat proses seleksi.
Selain itu, langkah strategis berupa sosialisasi lanjutan juga akan terus digencarkan kepada masyarakat, terutama untuk meningkatkan minat pada formasi-formasi Bakomsus yang masih minim peminat.
Upaya ini diharapkan mampu membuka wawasan generasi muda bahwa peluang menjadi anggota Polri tidak hanya terbatas pada jalur umum, tetapi juga melalui bidang keahlian tertentu yang sangat dibutuhkan institusi.
Dengan semangat transparansi dan profesionalisme, Polres Sikka berkomitmen untuk mengawal seluruh proses penerimaan agar berjalan objektif, bersih, dan berkeadilan. Harapannya, dari proses ini akan lahir calon-calon anggota Polri yang tidak hanya memenuhi syarat administrasi, tetapi juga memiliki integritas, kompetensi, serta dedikasi tinggi dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
Di tengah tingginya animo masyarakat, keberhasilan proses verifikasi ke depan akan menjadi kunci dalam menentukan kualitas calon peserta yang akan melanjutkan ke tahapan seleksi berikutnya. Oleh karena itu, para pendaftar diimbau untuk segera melengkapi berkas serta aktif mengikuti setiap tahapan yang telah ditentukan.
Penerimaan Polri Tahun Anggaran 2026 di Kabupaten Sikka pun bukan sekadar proses seleksi, melainkan momentum penting dalam menjaring generasi terbaik daerah untuk mengabdi kepada bangsa—sebuah langkah awal menuju lahirnya insan Bhayangkara yang Presisi di masa depan. [Cm24]


