Gerak Cepat Gugus Ketahanan Pangan, Polres Sikka Polda Ntt Pastikan 101,375 Hektare Jagung Tervalidasi
Kegiatan pengecekan dan penginputan lahan jagung oleh Gugus Tugas Ketahanan Pangan Polres Sikka menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung program ketahanan pangan tahun 2026. Dengan tambahan 24,5 hektare, total luas lahan yang telah terinput kini mencapai 101,375 hektare, mencerminkan kerja terukur, transparan, dan akuntabel sebagai wujud implementasi prinsip Presisi Polri di bidang pemberdayaan masyarakat dan penguatan sektor pertanian.
Tribratanewssikka.com - Maumere, 4 Maret 226 – Komitmen mendukung program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan oleh Polres Sikka melalui langkah konkret di lapangan.
Pada Selasa (03/03/2026), Gugus Tugas Ketahanan Pangan Polres Sikka melaksanakan kegiatan pengecekan langsung lokasi lahan jagung yang ditanam pada Januari 2026, sekaligus melakukan penginputan data terbaru ke dalam sistem pelaporan Ketahanan Pangan Jagung Polda NTT Tahun 2026.
Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WITA tersebut dilaksanakan di lokasi lahan tanam jagung serta di Ruang Gugus Ketahanan Pangan Polres Sikka. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kabag SDM Polres Sikka, Operator Gugus Ketahanan Pangan, serta para Bhabinkamtibmas yang menjadi ujung tombak pengawasan di wilayah binaan masing-masing.
Dalam pelaksanaannya, para Bhabinkamtibmas turun langsung ke lapangan guna memastikan kondisi riil lahan jagung yang telah ditanam pada Januari 2026. Pengecekan ini tidak sekadar formalitas administratif, melainkan bagian dari upaya memastikan akurasi, validitas, dan transparansi data yang dilaporkan.
Setiap hasil pengecekan didokumentasikan dan dilaporkan secara sistematis kepada Gugus Tugas Ketahanan Pangan. Data tersebut kemudian diverifikasi sebelum diinput ke dalam link resmi pengisian data Ketahanan Pangan Jagung Polda NTT Tahun 2026.
Langkah ini menjadi wujud implementasi prinsip Presisi—Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan—yang terus dipegang teguh oleh jajaran Polres Sikka. Setelah laporan lapangan diterima, operator Gugus Ketahanan Pangan Polres Sikka melakukan penginputan ulang dan pembaruan data sesuai hasil pengecekan.
Adapun rincian luas lahan jagung yang telah terinput adalah sebagai berikut: Luas lahan terinput sebelumnya: 76,875 Hektare, Luas lahan yang diinput pada kegiatan ini: 24,5 Hektare. Dengan demikian, total luas lahan jagung yang telah terinput dalam sistem Ketahanan Pangan Jagung Polda NTT Tahun 2026 mencapai 101,375 Hektare.
Capaian ini menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pendataan lahan produktif di wilayah hukum Polres Sikka, sekaligus menegaskan keseriusan institusi dalam mendukung program pemerintah di sektor pertanian.
Keterlibatan aktif Bhabinkamtibmas dalam proses pengecekan lahan menjadi bukti bahwa peran kepolisian tidak hanya terbatas pada aspek keamanan dan ketertiban, tetapi juga hadir dalam mendukung pembangunan ekonomi masyarakat.
Melalui pendekatan humanis dan kemitraan dengan para petani, Polres Sikka berupaya memastikan bahwa setiap jengkal lahan produktif benar-benar terdata dan berkontribusi pada penguatan ketahanan pangan daerah.
Program ini juga diharapkan mampu mendorong optimalisasi pemanfaatan lahan, meningkatkan produktivitas jagung, serta memperkuat kemandirian pangan di Kabupaten Sikka.
Dengan semangat kebersamaan dan kerja nyata di lapangan, Polres Sikka terus menunjukkan bahwa tugas kepolisian adalah pengabdian menyeluruh—menjaga keamanan sekaligus menjadi bagian dari solusi dalam memperkuat ketahanan pangan bangsa. [CM24]


