Brimob Polda NTT Nyatakan Gelora Samador Steril, Ribuan Peserta Nusa Tenggara Youth Day III Siap Disambut Aman
Sterilisasi menyeluruh yang dilakukan Satbrimob Polda NTT di kawasan Gelora Samador Maumere memastikan lokasi pembukaan Nusa Tenggara Youth Day (NYD) III Regio Nusra 2026 dalam kondisi aman, steril, dan bebas dari potensi ancaman. Langkah preventif ini menjadi bukti kesiapsiagaan dan komitmen Polri dalam memberikan jaminan keamanan, sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung tertib, lancar, kondusif, serta memberikan rasa aman bagi seluruh peserta, panitia, dan masyarakat.
Maumere, 3 Juli 2026. Tribratanewssikka.com – Kesuksesan sebuah perhelatan akbar tidak hanya ditentukan oleh kemeriahan acara, tetapi juga oleh kesiapan pengamanan yang dilakukan jauh sebelum kegiatan dimulai.

Berangkat dari prinsip tersebut, personel Kompi 4 Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Nusa Tenggara Timur mengambil langkah preventif dengan melaksanakan deteksi dan sterilisasi secara menyeluruh di kawasan Gelora Samador Maumere, Kabupaten Sikka, Kamis (2/7/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam rangkaian Operasi Pengamanan Nusa Tenggara Youth Day (NYD) III Regio Nusra Tahun 2026, sebuah pertemuan iman kaum muda Katolik dari seluruh wilayah Nusa Tenggara yang dipusatkan di Kabupaten Sikka.
Ribuan peserta dari berbagai keuskupan dipastikan hadir mengikuti pembukaan hingga seluruh rangkaian kegiatan, sehingga aspek keamanan menjadi prioritas utama aparat kepolisian.
Sejak siang hari, Tim Sterilisasi Satbrimob Polda NTT yang dipimpin langsung oleh IPDA Ishak Huwa bergerak memasuki kawasan Gelora Samador dengan membawa perlengkapan khusus pendeteksi bahan peledak dan perangkat pendukung sterilisasi. Seluruh prosedur dilaksanakan secara profesional, sistematis, dan sesuai standar operasional yang berlaku.
Tidak ada satu pun sudut lokasi yang luput dari pemeriksaan. Tim melakukan penyisiran secara detail pada panggung utama yang akan menjadi pusat seluruh prosesi pembukaan, altar utama dan lokasi perayaan misa, ruang VIP dan VVIP, tribun penonton, lapangan utama yang akan dipadati ribuan peserta, posko panitia, ruang persiapan, instalasi sound system, jaringan kelistrikan, jalur keluar dan masuk peserta, area parkir kendaraan, jalur evakuasi darurat, hingga lingkungan di sekitar Gelora Samador.
Setiap pemeriksaan dilakukan dengan tingkat ketelitian tinggi. Personel memastikan tidak terdapat benda asing, bahan peledak, barang berbahaya, maupun potensi ancaman lain yang dapat mengganggu jalannya kegiatan. Langkah tersebut merupakan bentuk mitigasi risiko guna memberikan jaminan keamanan maksimal sebelum lokasi digunakan.
Sterilisasi kawasan bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan bagian dari strategi preventif Polri dalam mengantisipasi setiap kemungkinan gangguan keamanan. Dalam kegiatan berskala regional yang menghadirkan ribuan peserta, kewaspadaan menjadi kunci utama agar seluruh rangkaian acara dapat berlangsung tanpa hambatan.
Setelah melakukan pemeriksaan secara menyeluruh selama beberapa jam, Tim Sterilisasi memastikan seluruh kawasan Gelora Samador berada dalam kondisi aman. Tidak ditemukan bahan peledak, benda mencurigakan, maupun barang berbahaya lainnya.
Hasil tersebut menegaskan bahwa lokasi pembukaan Nusa Tenggara Youth Day III Regio Nusra Tahun 2026 telah memenuhi standar keamanan dan siap digunakan untuk seluruh rangkaian kegiatan.
Sebagai bentuk pertanggungjawaban administrasi sekaligus prosedur pengamanan, pada pukul 15.50 Wita Ketua Tim Sterilisasi, IPDA Ishak Huwa, menyerahkan Berita Acara Hasil Deteksi dan Sterilisasi kepada Perwira Pengamanan Gelora Samador, AKP Sumadi, S.H. Penyerahan dokumen tersebut menandai bahwa seluruh proses pemeriksaan telah selesai dilaksanakan dan kawasan resmi dinyatakan steril.
Berita acara tersebut menjadi dasar bahwa lokasi telah melalui proses pemeriksaan sesuai standar operasional pengamanan Polri dan dapat digunakan sebagai tempat berlangsungnya pembukaan NYD III Regio Nusra 2026.
Kapolres Sikka AKBP Bambang Supeno, S.I.K.,melalui Kasi Humas Polres Sikka IPDA Leonardus Tunga, S.M.,menjelaskan bahwa kegiatan deteksi dan sterilisasi merupakan tahapan yang tidak dapat dipisahkan dari sistem pengamanan sebuah kegiatan besar. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh area bebas dari berbagai potensi ancaman sehingga masyarakat dapat mengikuti kegiatan dengan aman dan nyaman.
Menurutnya, pengamanan bukan hanya dilakukan ketika kegiatan berlangsung, tetapi telah dimulai sejak tahap persiapan melalui berbagai langkah preventif, termasuk sterilisasi lokasi, pemetaan titik rawan, pengamanan jalur kedatangan peserta, hingga koordinasi lintas fungsi dan lintas instansi.
"Kegiatan deteksi dan sterilisasi merupakan bagian penting dari rangkaian pengamanan untuk memastikan seluruh area kegiatan bebas dari ancaman maupun benda berbahaya, sehingga pelaksanaan Pembukaan Nusa Tenggara Youth Day III Regio Nusra Tahun 2026 dapat berlangsung dengan aman, tertib, lancar, dan kondusif," jelas Kasi Humas.
Ia menambahkan, keberhasilan sterilisasi merupakan bukti kesiapsiagaan Polri dalam mengawal setiap agenda masyarakat, khususnya kegiatan yang melibatkan peserta dalam jumlah besar. Pendekatan preventif menjadi prioritas agar setiap potensi gangguan dapat diantisipasi sejak dini sebelum berkembang menjadi ancaman nyata.
Keberadaan personel Brimob di lapangan juga mencerminkan kesiapan Polri dalam menghadapi berbagai kemungkinan situasi. Dengan kemampuan dan keahlian yang dimiliki, Satbrimob menjadi unsur penting dalam sistem pengamanan terpadu yang diterapkan selama pelaksanaan Nusa Tenggara Youth Day III Regio Nusra 2026.
Seluruh rangkaian deteksi dan sterilisasi berlangsung aman, tertib, dan tanpa kendala. Profesionalisme personel Satbrimob Polda NTT mendapat apresiasi karena berhasil memastikan seluruh kawasan Gelora Samador berada dalam kondisi steril sebelum digunakan.
Melalui langkah preventif tersebut, Polri kembali menegaskan komitmennya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Pengamanan tidak hanya berorientasi pada penindakan ketika terjadi gangguan, tetapi lebih mengedepankan upaya pencegahan melalui deteksi dini, kesiapsiagaan personel, serta koordinasi yang solid dengan seluruh unsur pengamanan.
Dengan dinyatakannya Gelora Samador aman dan steril, masyarakat, peserta, panitia, tokoh agama, maupun tamu undangan kini dapat mengikuti pembukaan Nusa Tenggara Youth Day III Regio Nusra Tahun 2026 dengan rasa tenang. Harapannya, seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung sukses, penuh sukacita, mempererat persaudaraan kaum muda Katolik se-Regional Nusa Tenggara, sekaligus menjadi momentum yang memperlihatkan bahwa Kabupaten Sikka mampu menjadi tuan rumah yang aman, tertib, dan kondusif berkat sinergi seluruh elemen, khususnya jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia. [Kd29]


