Kapolres Sikka Ingatkan Personel: Di Balik Kesuksesanmu Ada Doa Istri dan Anak, Jangan Nodai Kehormatan Keluarga demi Nafsu Sesaat
Kapolres Sikka AKBP Bambang Supeno, S.I.K.,menegaskan bahwa keberhasilan seorang anggota Polri tidak pernah lepas dari doa, pengorbanan, dan dukungan keluarga. Karena itu, setiap personel diingatkan untuk senantiasa menjaga moral, mengendalikan diri, setia kepada pasangan, serta memelihara keharmonisan rumah tangga. Integritas seorang Bhayangkara tidak hanya tercermin dalam pelaksanaan tugas, tetapi juga dalam kemampuannya menjaga kehormatan keluarga dan nama baik institusi Polri.
Maumere, 6 Juli 2026. Tribratanewssikka.com – Apel pagi yang dirangkaikan dengan Jam Pimpinan di lingkungan Polres Sikka pada Senin 6 Juli 2026 menjadi momentum penting bagi Kapolres Sikka AKBP Bambang Supeno, S.I.K., untuk menanamkan kembali nilai-nilai integritas, moralitas, dan tanggung jawab kepada seluruh personel Polres Sikka maupun Polsek jajaran.

Di hadapan seluruh peserta apel, Kapolres Sikka menyampaikan pesan yang tegas, menyentuh hati, sekaligus menjadi peringatan keras bagi setiap anggota, khususnya personel Polki, agar tidak melupakan keluarga yang selama ini menjadi sumber kekuatan dalam perjalanan pengabdian sebagai anggota Polri.

Kapolres menegaskan bahwa setiap keberhasilan yang diraih seorang Bhayangkara, baik berupa kenaikan pangkat, jabatan, prestasi maupun kepercayaan yang diberikan institusi, tidak pernah lahir semata-mata karena kemampuan pribadi.
Di balik semua pencapaian itu, ada doa yang tak pernah putus dari seorang istri, ada kasih sayang anak-anak yang menanti kepulangan ayahnya, serta ada pengorbanan keluarga yang sering kali luput dari perhatian.
"Di balik kesuksesanmu ada doa istri dan anak-anakmu. Mereka adalah orang-orang yang dengan tulus mendukung setiap langkah pengabdianmu. Jangan pernah mengkhianati pengorbanan itu dengan perilaku yang tidak bermoral," tegas Kapolres.
Kapolres mengingatkan bahwa godaan dalam kehidupan akan selalu ada. Namun, seorang anggota Polri dituntut memiliki benteng moral yang kuat, mampu mengendalikan diri, serta tidak terjebak dalam hubungan atau perilaku yang dapat merusak kehormatan keluarga maupun mencoreng nama baik institusi.
"Jangan jadikan dirimu sebagai pribadi yang kehilangan moral. Jangan biarkan hawa nafsu menguasai akal sehatmu hingga melakukan perbuatan yang menghancurkan harmonisasi keluargamu sendiri. Sekali kepercayaan istri dan anak-anak hancur, tidak ada pangkat, jabatan, maupun penghargaan yang mampu menggantikannya," ujarnya.
Lebih jauh, Kapolres menekankan bahwa pelanggaran moral bukan hanya persoalan pribadi. Dampaknya dapat menghancurkan kepercayaan keluarga, merusak masa depan anak-anak, menurunkan wibawa seorang anggota Polri, bahkan mencederai kehormatan institusi yang selama ini dibangun melalui kerja keras dan pengabdian seluruh personel.
Karena itu, Kapolres mengajak seluruh personel untuk senantiasa mawas diri, menjaga sikap, tutur kata, dan pergaulan, baik saat berdinas maupun di tengah kehidupan bermasyarakat. Menurutnya, disiplin tidak hanya tercermin dalam pelaksanaan tugas, tetapi juga dalam kemampuan menjaga kesetiaan kepada pasangan, mengendalikan diri dari perilaku menyimpang, serta mempertahankan keutuhan rumah tangga.
"Keluarga adalah benteng pertama kehidupan seorang Bhayangkara. Jika benteng itu runtuh karena ulah kita sendiri, maka sesungguhnya kita telah gagal menjaga amanah yang paling berharga. Jadilah suami yang setia, ayah yang bertanggung jawab, dan anggota Polri yang bermartabat. Hormati keluargamu sebagaimana engkau menjaga kehormatan seragam yang engkau kenakan," pesan Kapolres.
Arahan tersebut disambut dengan penuh perhatian oleh seluruh personel dan menjadi pengingat bahwa profesionalisme seorang anggota Polri tidak hanya diukur dari keberhasilan menjalankan tugas kepolisian, tetapi juga dari kemampuannya menjaga integritas, akhlak, dan keharmonisan keluarga. Sebab, keluarga yang utuh akan melahirkan Bhayangkara yang kuat, sementara moral yang runtuh akan menjadi awal kehancuran diri, keluarga, dan kehormatan institusi.
Apel pagi dan Jam Pimpinan kali ini tidak sekadar menjadi forum penyampaian arahan kedinasan, tetapi juga menjadi momentum refleksi bagi seluruh personel Polres Sikka dan Polsek jajaran untuk memperkuat integritas, menjaga moralitas, serta meneguhkan komitmen sebagai Bhayangkara yang profesional, humanis, dan berakhlak.
Melalui pesan-pesan tersebut, Kapolres Sikka AKBP Bambang Supeno, S.I.K.,berharap setiap personel mampu menjaga kehormatan diri, mengutamakan keutuhan keluarga sebagai fondasi pengabdian, serta menjadikan disiplin, kesetiaan, dan tanggung jawab sebagai nilai utama dalam menjalankan tugas melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat.[Cm24


