Pakaian Ditemukan di Gudang Sekolah, Polsek Lela Polres Sikka Intensifkan Penelusuran Remaja 16 Tahun yang Hilang

Seorang remaja perempuan berusia 16 tahun, Maria Anselmia Dua Ujan alias Nia, dilaporkan belum kembali ke rumah setelah berpamitan untuk mengambil rapor di sekolah. Pakaian yang diduga dikenakannya ditemukan di sebuah gudang TK sekitar 1 kilometer dari rumah. Polisi telah melakukan penelusuran, mengumpulkan keterangan dan bukti, serta mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait keberadaan Maria agar segera melapor ke kantor polisi terdekat atau Call Center 110 Polres Sikka.

Pakaian Ditemukan di Gudang Sekolah, Polsek Lela Polres Sikka Intensifkan Penelusuran Remaja 16 Tahun yang Hilang
Remaja 16 Tahun Belum Ditemukan, Polsek Lela Polres Sikka Bergerak Telusuri Setiap Petunjuk

Maumere, 16 July 2026. Tribratanewssikka.com — Misteri hilangnya seorang remaja perempuan berusia 16 tahun di wilayah Kecamatan Lela, Kabupaten Sikka, mulai memasuki tahap penelusuran serius setelah pakaian yang diduga dikenakannya saat meninggalkan rumah ditemukan di sebuah gudang sekolah Taman Kanak-Kanak (TK), Rabu (15/7/2026).

Remaja tersebut diketahui bernama Maria Anselmia Dua Ujan alias Nia, seorang pelajar yang berdomisili di Dusun Rohot, RT/RW 014/005, Desa Hepang, Kecamatan Lela, Kabupaten Sikka.

 

Informasi mengenai hilangnya Maria disampaikan kepada pihak Kepolisian melalui Pos Pelayanan Polsek Lela pada Rabu sore sekitar pukul 16.00 WITA. Laporan tersebut disampaikan oleh dua warga, yakni Yuliana Itu (60) dan Fransiskus Yolianus Aldit (16), yang sama-sama berdomisili di Dusun Rohot, Desa Hepang.

 

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, Maria diketahui meninggalkan rumah pada Selasa (14/7/2026) sekitar pukul 12.00 WITA. Saat itu, Maria berpamitan kepada mama angkatnya, Magdalena Edis (53), untuk pergi ke sekolah.

 

Kepergian tersebut disebut berkaitan dengan rencana mengambil rapor di SMAN Nita, setelah Maria mendapat telepon dari seorang temannya. Saat meninggalkan rumah, Maria disebut mengenakan baju kaus warna hitam dan celana training olahraga SMAN Nita. Namun, hingga sore hari, Maria tidak kunjung kembali ke rumah.

 

Sekitar pukul 17.00 WITA, Magdalena Edis mulai berusaha menghubungi anak tersebut melalui telepon seluler. Upaya komunikasi itu tidak membuahkan hasil. Nomor telepon Maria diketahui sudah tidak aktif dan hingga kini belum dapat dihubungi.

 

Kekhawatiran keluarga semakin meningkat setelah pada Rabu sekitar pukul 12.00 WITA, seorang warga bernama Emanuel Soares Dasilva datang ke rumah Magdalena Edis dengan membawa sejumlah pakaian yang ditemukan di dalam gudang sekolah TK Tolo Rajo II.

 

Pakaian yang ditemukan berupa satu lembar baju kaus warna hitam dan celana training SMAN Nita. Pakaian tersebut diduga kuat merupakan pakaian yang dikenakan Maria saat meninggalkan rumah.

 

Lokasi ditemukannya pakaian itu berada di Dusun Napung Liti, Desa Hepang, Kecamatan Lela. Jarak sekolah tersebut diperkirakan sekitar satu kilometer dari rumah tempat Maria tinggal.

 

Temuan pakaian tersebut menjadi salah satu petunjuk penting dalam penelusuran keberadaan remaja tersebut. Namun, hingga laporan situasi dibuat, keberadaan Maria belum diketahui dan yang bersangkutan belum kembali ke rumah.

 

Menyikapi laporan tersebut, Kanit SPKT bersama anggota jaga langsung mendatangi lokasi ditemukannya pakaian untuk melakukan penelusuran awal. Polisi juga mengumpulkan keterangan dari sejumlah pihak serta menggali informasi dan bukti lain yang berpotensi mengarah pada keberadaan Maria.

 

Selain itu, koordinasi dilakukan dengan pihak-pihak terkait guna memperluas pencarian dan memperoleh informasi yang dapat membantu mengungkap keberadaan remaja tersebut.

 

Pihak Kepolisian mengimbau seluruh masyarakat yang mengetahui, menemukan, atau memperoleh informasi sekecil apa pun mengenai keberadaan Maria Anselmia Dua Ujan alias Nia agar segera menyampaikannya kepada kantor Kepolisian terdekat.

 

Masyarakat juga dapat menghubungi Call Center 110 Polres Sikka untuk menyampaikan informasi yang berkaitan dengan keberadaan remaja tersebut. Setiap informasi, sekecil apa pun, diharapkan dapat menjadi petunjuk penting dalam upaya menemukan Maria dan memastikan keselamatannya.

 

Hingga saat ini, proses penelusuran dan pencarian masih terus dilakukan. Pihak Kepolisian mengharapkan dukungan seluruh masyarakat untuk bersama-sama memberikan informasi yang benar dan membantu mempercepat upaya menemukan Maria Anselmia Dua Ujan alias Nia. [Cm24]