Dari Hotel Capa hingga Wegok, Polsek Kewapante Polres Sikka Kawal Perjalanan Vikjen RD. Herman Yoseph Babey
Pengamanan penjemputan Vikjen Keuskupan Denpasar RD. Herman Yoseph Babey bersama rombongan oleh Polsek Kewapante berlangsung aman, tertib, dan lancar. Seluruh rangkaian penyambutan adat dari Hotel Capa hingga Dusun Wegok berjalan kondusif, sekaligus menjadi momentum kebersamaan umat dan masyarakat menjelang perayaan 30 Tahun Imamat RD. Herman Yoseph Babey.
Maumere, 10 Agustus 2026. Tribratanewssikka.com — Suasana penuh kehangatan, kekeluargaan, dan nuansa adat mewarnai kedatangan Vikjen Keuskupan Denpasar, RD. Herman Yoseph Babey, bersama rombongan dan keluarga di Kabupaten Sikka. Kedatangan Yubilaris tersebut mendapat pengamanan dari jajaran Polsek Kewapante untuk memastikan seluruh rangkaian perjalanan hingga tiba di kediaman keluarga di Dusun Wegok, Desa Kajowair, Kecamatan Hewokloang, berlangsung aman, tertib, dan lancar.

Pengamanan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Kewapante Iptu Chairil Syafar bersama sejumlah personel. Pengamanan dimulai pada Minggu, 9 April 2026 pukul 15.00 Wita, bertempat di Hotel Capa, Desa Watumilok, Kecamatan Kangae, Kabupaten Sikka, yang menjadi titik awal penjemputan Vikjen Keuskupan Denpasar bersama rombongan.
Kehadiran aparat kepolisian tidak hanya menjadi bagian dari pengamanan perjalanan, tetapi juga memastikan seluruh prosesi penyambutan adat dan mobilitas rombongan dapat berlangsung tanpa gangguan. Dari titik keberangkatan hingga menuju Dusun Wegok, personel Polsek Kewapante melakukan pengawalan secara berkesinambungan.
Setibanya di Hotel Capa, rombongan disambut melalui prosesi adat yang kental dengan nuansa penghormatan dan kekeluargaan. Prosesi diawali dengan sapaan adat, dilanjutkan dengan pengalungan selendang, serta tarian penjemputan oleh Sanggar Wini Liin Hewokloang.
Usai prosesi penyambutan, rombongan Yubilaris kemudian melanjutkan perjalanan menuju Dusun Wegok, Desa Kajowair, Kecamatan Hewokloang. Perjalanan tersebut mendapat pengawalan personel Polsek Kewapante guna memastikan rombongan dapat bergerak dengan aman dan tertib.
Perjalanan rombongan tidak langsung berakhir di Wegok. Pada sekitar pukul 15.35 Wita, rombongan Yubilaris tiba di Dusun Botang, Desa Munerana, Kecamatan Hewokloang.
Di tempat tersebut, kedatangan RD. Herman Yoseph Babey bersama rombongan disambut hangat oleh umat Stasi Botang. Nuansa adat kembali menjadi bagian penting dalam penyambutan. Prosesi diawali dengan sapaan adat, dilanjutkan pengalungan selendang serta tarian penjemputan yang dipersembahkan oleh Sanggar Sato Sina Botang.
Rombongan kemudian beristirahat sejenak di Dusun Botang. Dalam kesempatan tersebut, Yubilaris menyempatkan diri menyapa umat Stasi Botang. Momen tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban, sekaligus menjadi bagian dari rangkaian penghormatan masyarakat dan umat terhadap perjalanan 30 tahun imamat RD. Herman Yoseph Babey.
Setelah beristirahat sejenak, rombongan kembali melanjutkan perjalanan. Pada pukul 15.48 Wita, rombongan bergerak menuju Watublapi. Watublapi Kembali Bergemuruh dengan Sapaan Adat dan Tarian Penjemputan
Sekitar pukul 15.55 Wita, rombongan tiba di pertigaan Watublapi. Kehadiran Yubilaris kembali disambut umat dengan rangkaian prosesi adat yang sarat makna. Sapaan adat kembali menjadi pembuka, disusul pengalungan selendang dan tarian penjemputan dari Sanggar Bliran Sina Watublapi. Setelah prosesi tersebut, RD. Herman Yoseph Babey juga menyempatkan diri menyapa umat yang telah menantikan kedatangannya di Watublapi.
Rangkaian penyambutan tersebut menunjukkan kuatnya ikatan kebersamaan antara Yubilaris, keluarga, umat, serta masyarakat yang berada di sepanjang jalur perjalanan. Setiap titik persinggahan menjadi ruang perjumpaan yang memperlihatkan suasana kekeluargaan sekaligus penghormatan terhadap perjalanan panjang imamat yang telah dijalani.
Dari Watublapi, pada pukul 16.12 Wita, rombongan kemudian diarak menuju tujuan akhir di Dusun Wegok, Desa Kajowair, Kecamatan Hewokloang. Sekitar pukul 16.22 Wita, rombongan Yubilaris akhirnya tiba di Dusun Wegok. Kedatangan tersebut kembali disambut secara meriah oleh masyarakat dan umat setempat.
Tarian penyambutan dari Sanggar Doka Tawa Tanah menjadi bagian dari prosesi kedatangan rombongan. Dari gapura penerimaan, rombongan Yubilaris kemudian dijemput oleh umat Dusun Wegok.
Prosesi adat kembali digelar. Sapaan adat menjadi pembuka, kemudian dilanjutkan dengan pengalungan selendang dan sarung, serta tarian penjemputan dari Sanggar Sato Sina. Setelah seluruh prosesi penyambutan di gapura selesai, rombongan kemudian diarak menuju rumah Yubilaris.
Perjalanan panjang tersebut akhirnya mencapai titik akhir pada pukul 17.15 Wita, ketika RD. Herman Yoseph Babey bersama rombongan tiba di rumah kediamannya di Dusun Wegok. Setibanya di rumah, prosesi penyambutan kembali dilakukan melalui sapaan adat dan pengalungan selendang. Setelah itu, Yubilaris bersama rombongan memasuki kediaman keluarga.
Suasana kemudian berubah menjadi lebih akrab dan kekeluargaan. Bersama keluarga, rombongan melaksanakan kegiatan hiburan berupa tari-tarian yang diiringi musik tradisional Gong Waning. Alunan musik tradisional tersebut menambah kekhidmatan sekaligus kemeriahan suasana setelah seluruh rangkaian perjalanan dan penyambutan selesai dilaksanakan.
Di balik kemeriahan prosesi adat dan kehangatan penyambutan, jajaran Polsek Kewapante terus menjalankan tugas pengamanan dan pengawalan sepanjang rangkaian kegiatan.
Kapolsek Kewapante Iptu Chairil Syafar memimpin langsung pengamanan bersama personel, antara lain Kasium Polsek Kewapante Aipda Samad, Kanit Reskrim Aiptu Safrudin Soi, S.H., Kanit Intelkam Aipda Yoseph Puri Koles, Ka SPKT 1 Aiptu Emanuel Sorolaka, Aipda Yoseph Talu Goran, serta Bripka Arsyad.
Selain jajaran kepolisian, kegiatan tersebut turut dihadiri Vikjen Keuskupan Denpasar RD. Herman Yoseph Babey bersama rombongan dan keluarga, serta umat Paroki MBC Watublapi. Rombongan Yubilaris menggunakan empat unit kendaraan dalam perjalanan menuju Dusun Wegok.
Pengamanan dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian perjalanan, mulai dari titik penjemputan di Hotel Capa, persinggahan di Dusun Botang, penyambutan di Watublapi hingga kedatangan di Dusun Wegok, dapat berjalan aman, tertib dan kondusif. Seluruh rangkaian pengamanan berakhir sekitar pukul 17.20 Wita. Tidak terdapat gangguan yang menonjol selama pelaksanaan kegiatan.
Kehadiran personel Polsek Kewapante dalam rangkaian tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga kelancaran mobilitas rombongan di tengah padatnya agenda penyambutan masyarakat dan umat. Pengamanan tidak mengambil ruang dari kemeriahan prosesi adat, namun hadir untuk memastikan setiap tahapan kegiatan berjalan sesuai harapan.
Rangkaian kedatangan RD. Herman Yoseph Babey ini sekaligus menjadi momentum penting menjelang Misa Syukur 30 Tahun Imamat yang dijadwalkan berlangsung pada 10 Agustus 2026 pukul 16.00 Wita di Dusun Wegok, Desa Kajowair, Kecamatan Hewokloang, Kabupaten Sikka.
Dengan demikian, pengamanan yang dilakukan jajaran Polsek Kewapante bukan sekadar mengawal perjalanan seorang tokoh gerejawi, tetapi juga memastikan sebuah rangkaian perjumpaan umat, keluarga, budaya, dan kehidupan sosial masyarakat dapat berlangsung dalam suasana aman, tertib, dan penuh penghormatan. [Cm24]


