Di Balik Sukacita Wisuda 357 Mahasiswa IFTK Ledalero, Polres Sikka dan Polsek Nita Waspadai Potensi Gangguan Kamtibmas

Kegiatan Wisuda 357 mahasiswa/i IFTK Ledalero di Kabupaten Sikka berlangsung aman, tertib, lancar, dan kondusif. Namun, potensi perayaan syukuran pada malam hari perlu diantisipasi melalui patroli dan monitoring oleh Polres Sikka serta Polsek jajaran guna mencegah gangguan kamtibmas dan menjaga stabilitas keamanan wilayah.

Di Balik Sukacita Wisuda 357 Mahasiswa IFTK Ledalero, Polres Sikka dan Polsek Nita Waspadai Potensi Gangguan Kamtibmas
Sukacita Wisuda IFTK Ledalero, Polres Sikka Siapkan Langkah Antisipasi Gangguan Keamanan

Maumere, 27 Oktober 2026. Tribratanewssikka.com – Sebanyak 357 mahasiswa Institut Filsafat dan Teknologi Kreatif (IFTK) Ledalero mengikuti Rapat Senat Terbuka Luar Biasa dengan agenda wisuda Tahun Akademik 2025/2026, Sabtu (24/10/2026). 

Momentum akademik yang berlangsung di Auditorium St. Thomas Aquinas Ledalero, Dusun Poma, Desa Takaplager, Kecamatan Nita, Kabupaten Sikka, tersebut menjadi penanda keberhasilan para mahasiswa dalam menuntaskan perjalanan akademiknya sekaligus memasuki babak baru pengabdian kepada masyarakat.

 

Di balik suasana khidmat dan sukacita wisuda, aspek keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap menjadi perhatian. Polres Sikka melalui jajaran terkait melakukan monitoring terhadap jalannya kegiatan, sekaligus mengantisipasi potensi gangguan keamanan yang dapat muncul seiring rangkaian perayaan kelulusan.

 

Rapat senat dipimpin langsung oleh Rektor IFTK Ledalero, Prof. Dr. Otto Gusti N. Madung, dan diikuti para wisudawan dari empat program studi strata satu (S1), yakni Ilmu Filsafat, Pendidikan Keagamaan Katolik, Desain Komunikasi Visual, dan Kewirausahaan, serta program magister (S2) Ilmu Agama/Teologi Katolik.

 

Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat dan tokoh penting, di antaranya Bupati Sikka Juventus Yoris Prima Kago, S.H.; Asisten III Provinsi Nusa Tenggara Timur Ir. Yohanes Oktavianus yang mewakili Gubernur NTT; Kepala LLDIKTI Wilayah XV NTT Prof. Dr. Adrianus Amheka, S.T., M.Eng.; Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sikka Herlindis Donata da Rato; serta Wakapolres Sikka Kompol Jerry Bernado Manafe yang hadir mewakili Kapolres Sikka.

 

Hadir pula perwakilan TNI AL, unsur yayasan pendidikan, pimpinan perguruan tinggi, jajaran pimpinan IFTK Ledalero, dosen, tenaga kependidikan, keluarga wisudawan, dan tamu undangan lainnya.

 

Rangkaian kegiatan diawali dengan registrasi wisudawan dan wisudawati, dilanjutkan parade, seremoni pembukaan, penayangan video, prosesi masuk Rektor dan Senat, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, mengheningkan cipta, serta menyanyikan Himne IFTK Ledalero.

 

Agenda kemudian berlanjut pada pembukaan resmi rapat senat, penyampaian laporan hasil ujian akhir, dan prosesi wisuda masing-masing program studi. Acara juga diisi dengan persembahan lagu, orasi ilmiah oleh perwakilan wisudawan, serta sambutan dari Rektor IFTK Ledalero, perwakilan Yayasan Pendidikan St. Paulus Ende, Kepala LLDIKTI Wilayah XV NTT, dan perwakilan Gubernur NTT.

 

Seluruh rangkaian ditutup dengan persembahan medley lagu Nusantara oleh IFTK Voice, prosesi keluarnya Rektor dan Senat, serta foto bersama. Kegiatan berakhir pada pukul 12.40 WITA dalam keadaan aman, lancar, tertib, dan kondusif.

 

Di tengah keberhasilan penyelenggaraan wisuda, potensi aktivitas perayaan pada malam hari menjadi perhatian tersendiri. Banyaknya mahasiswa yang diwisuda membuka kemungkinan berlangsungnya acara syukuran oleh para lulusan bersama keluarga maupun rekan-rekan mereka.

 

Kondisi tersebut menjadi dasar perlunya langkah antisipatif melalui patroli dan monitoring oleh piket SPKT Polres Sikka serta personel Polsek jajaran. Langkah ini diarahkan untuk mencegah potensi gangguan kamtibmas, menjaga ketertiban lingkungan, serta memastikan aktivitas masyarakat tetap berjalan aman dan terkendali.

 

Penyelenggaraan wisuda bukan sekadar seremoni akademik, melainkan juga momentum yang menuntut tanggung jawab bersama. Di satu sisi, para lulusan merayakan capaian pendidikan; di sisi lain, seluruh pihak diharapkan tetap menjaga ketertiban agar kebahagiaan tersebut tidak berkembang menjadi persoalan keamanan.

 

Polres Sikka menempatkan upaya pencegahan sebagai langkah penting untuk memastikan kegiatan masyarakat berlangsung tertib, aman, dan kondusif. Dengan demikian, keberhasilan sebuah perayaan tidak hanya diukur dari kemeriahan acaranya, tetapi juga dari kemampuan seluruh pihak menjaga keamanan hingga seluruh rangkaian kegiatan benar-benar berakhir. [Cm24]

"POLISI BERSAMA MASYARAKAT"