Disiplin Diperketat, Propam Bergerak Saat Apel Fungsi Polres Sikka: Tak Ada Ruang bagi Personel Lalai
Kegiatan Apel Fungsi Rutin dan Operasi Gaktibplin di Polres Sikka menjadi bentuk nyata komitmen pimpinan dalam memperkuat disiplin, tanggung jawab, serta profesionalisme personel. Melalui arahan dari masing-masing kepala fungsi dan pengawasan langsung dari Sipropam Polres Sikka, seluruh anggota diingatkan untuk tetap menjaga integritas, kepatuhan terhadap aturan kedinasan, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat demi menjaga marwah institusi Polri.
Tribratanewssikka.com - Maumere, 12 Mei 2026. Suasana Lapangan Apel Markas Komando Polres Sikka, Rabu pagi, 13 Mei 2026, tampak berbeda dari biasanya. Di balik rutinitas apel fungsi yang digelar setiap pekan, terselip pesan kuat tentang disiplin, tanggung jawab, dan keseriusan institusi kepolisian dalam membangun profesionalisme personel hingga ke lini paling bawah.

Sejak pagi hari, seluruh personel dari masing-masing satuan fungsi telah berdiri rapi di barisan sesuai fungsi dan tugasnya masing-masing. Tidak sekadar menjadi agenda formal, apel fungsi rutin tersebut berubah menjadi ruang evaluasi internal yang penuh penekanan moral dan kedinasan.

Setiap kepala satuan fungsi turun langsung memberikan arahan kepada anggotanya, menegaskan kembali pentingnya integritas, loyalitas, serta tanggung jawab dalam pelaksanaan tugas kepolisian.
Di tengah dinamika tantangan tugas Polri yang semakin kompleks, pimpinan fungsi di Polres Sikka menekankan bahwa disiplin bukan hanya sekadar kewajiban administratif, melainkan fondasi utama dalam menjaga marwah institusi dan kepercayaan masyarakat terhadap Polri.
Pantauan di lapangan menunjukkan, pada jajaran fungsi SDM Polres Sikka, Kabag SDM Polres Sikka AKP Susanto, S.E., memberikan penekanan serius kepada seluruh personel terkait pentingnya kedisiplinan dalam pelayanan maupun administrasi. Dalam arahannya, personel diminta tetap menjaga etika, tanggung jawab, serta kesiapan dalam menjalankan tugas-tugas kepolisian sehari-hari.
Penegasan tersebut menjadi cerminan bahwa pelayanan publik yang maksimal tidak akan pernah lahir dari personel yang bekerja tanpa disiplin dan tanggung jawab. Karena itu, seluruh anggota diingatkan agar tidak menganggap remeh aturan kedinasan sekecil apa pun.
Tidak hanya di fungsi SDM, arahan serupa juga terdengar dari kepala satuan fungsi lainnya. Masing-masing pimpinan mengingatkan anggotanya untuk menjaga soliditas internal, meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, serta menghindari segala bentuk pelanggaran yang dapat mencoreng nama baik institusi Polri.
Namun suasana apel pagi itu semakin menarik perhatian ketika Unit Propam Polres Sikka bergerak aktif di tengah barisan personel. Dipimpin langsung oleh Kasi Propam Polres Sikka, AKP Fransiskus Somba Say, personel Propam berjalan menyusuri setiap barisan fungsi melakukan pengecekan kehadiran anggota secara menyeluruh.
Tidak hanya memeriksa absensi, Sipropam Polres Sikka juga melaksanakan Operasi Penegakan Ketertiban dan Disiplin (Gaktibplin) terhadap seluruh personel yang mengikuti apel. Pemeriksaan dilakukan secara detail, mulai dari sikap tampang, kerapian penggunaan seragam, kelengkapan administrasi pribadi, hingga kepatuhan anggota terhadap aturan kedinasan Polri.
Langkah tersebut menjadi bagian dari pengawasan internal yang terus diperkuat Polres Sikka guna memastikan tidak ada personel yang mengabaikan disiplin maupun aturan organisasi. Operasi Gaktibplin juga menjadi peringatan tegas bahwa setiap anggota Polri wajib menjaga profesionalisme, baik saat menjalankan tugas di lapangan maupun dalam kehidupan kedinasan sehari-hari.
Kehadiran Propam di tengah apel fungsi bukan sekadar simbol pengawasan, melainkan bentuk nyata komitmen institusi dalam membangun budaya kerja yang bersih, tertib, dan bertanggung jawab. Dalam tubuh Polri, disiplin dipandang sebagai harga mati yang tidak bisa ditawar, terlebih di tengah tuntutan masyarakat terhadap pelayanan kepolisian yang semakin profesional dan humanis.
Apel fungsi rutin yang dirangkaikan dengan Operasi Gaktibplin tersebut sekaligus menjadi momentum konsolidasi internal Polres Sikka untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia kepolisian.
Melalui pengawasan yang ketat dan pembinaan yang terus dilakukan, diharapkan seluruh personel mampu menjaga kehormatan institusi, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta hadir sebagai aparat penegak hukum yang profesional, humanis, dan dipercaya masyarakat.
Di balik barisan yang tegak dan pemeriksaan yang berlangsung ketat pagi itu, tersimpan pesan kuat bahwa Polres Sikka tidak ingin memberi ruang bagi personel yang lalai terhadap disiplin. Sebab bagi institusi kepolisian, ketegasan terhadap diri sendiri adalah langkah awal untuk mampu memberikan ketertiban kepada masyarakat. [Cm24]


