Disiplin Piket Diuji, 15 Tahanan Dipastikan Aman: Apel Serah Terima SPKT Polres Sikka Berjalan Tertib

Pelaksanaan apel serah terima piket jaga SPKT Regu III Polres Sikka berjalan tertib dan lancar, dengan situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif. Meskipun terdapat kekurangan personel di beberapa fungsi, pelayanan dan pengawasan—termasuk terhadap tahanan—tetap berjalan optimal, aman, dan terkendali.

Disiplin Piket Diuji, 15 Tahanan Dipastikan Aman: Apel Serah Terima SPKT Polres Sikka Berjalan Tertib
Apel SPKT Polres Sikka Berjalan Tertib, Pengawasan Tahanan Tetap Ketat

Tribratanewssikka.com - Maumere, 30 April 2026 – Denyut kedisiplinan dan kesiapsiagaan aparat kembali diuji dalam pelaksanaan apel serah terima tugas jaga Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Regu III Polres Sikka, Kamis pagi (30/4/2026). 

Bertempat di halaman depan SPKT Polres Sikka, kegiatan yang dimulai tepat pukul 08.00 WITA itu berlangsung tertib, namun tidak luput dari catatan penting terkait kekurangan personel di sejumlah fungsi.

 

Apel serah terima ini bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan menjadi barometer kesiapan pelayanan kepolisian selama 24 jam ke depan. Regu III yang bertugas untuk periode Kamis hingga Jumat (30 April – 1 Mei 2026) tercatat memiliki kekuatan 21 personel, namun hanya 17 anggota yang hadir. 

 

Empat personel lainnya tidak dapat mengikuti kegiatan dengan berbagai alasan, mulai dari sakit, pendidikan pengembangan (Dikbang), hingga pelaksanaan tugas lain.

 

Pada fungsi Reserse Kriminal (Reskrim) yang hanya diisi satu personel dari total tiga yang seharusnya bertugas. Dua anggota lainnya tengah mengikuti kegiatan Dikbang. 

 

Sementara itu, pada unit pelayanan masyarakat (Yanmas), satu personel dilaporkan sakit. Fungsi lalu lintas juga mengalami kekurangan satu personel karena sedang melaksanakan tugas di lapangan.

 

Di tengah keterbatasan tersebut, sejumlah fungsi tetap menunjukkan kesiapan optimal. Unit Intelkam, Propam, Sat Tahti, Narkoba, hingga Call Center 110 tercatat hadir lengkap dan siap menjalankan tugas. Kondisi ini menjadi penopang penting dalam menjaga stabilitas pelayanan dan keamanan di lingkungan Polres Sikka.

 

Selain pengecekan personel, apel juga diikuti dengan pemeriksaan menyeluruh terhadap barang inventaris SPKT. Hasilnya, sebagian besar fasilitas dalam kondisi baik dan siap pakai, mulai dari perangkat komputer, radio komunikasi, hingga kendaraan patroli. 

 

Namun, terdapat catatan kecil yang tidak luput dari perhatian, yakni kondisi jam dinding yang rusak serta berkurangnya jumlah kursi plastik yang tersisa hanya tiga unit dalam kondisi layak.

 

Sorotan utama dalam kegiatan ini tertuju pada pengecekan ruang tahanan. Sebanyak 15 orang tahanan yang terdiri dari 13 laki-laki dan 2 perempuan dipastikan berada dalam kondisi lengkap, sehat, dan aman. Rinciannya, 11 tahanan laki-laki berasal dari kasus Reskrim, dua lainnya merupakan tahanan Polairud, serta dua tahanan perempuan dari kasus Reskrim.

 

Kondisi ruang tahanan yang tetap kondusif menjadi indikator penting bahwa pengawasan berjalan maksimal, meskipun di tengah keterbatasan jumlah personel. Hal ini sekaligus menegaskan komitmen jajaran Polres Sikka dalam menjaga keamanan internal, khususnya terhadap para tahanan yang berada dalam pengawasan negara.

 

Apel serah terima ini berada di bawah pengawasan perwira pengawas (Pawas), IPTU Luthfi Satria Nugraha, S.Tr.K yang menjabat sebagai Kasat Lantas Polres Sikka, bersama IPDA Nur Akis Lewa selaku Kasubbag Watpers Bag SDM. Sementara itu, pelaksanaan teknis lapangan dipimpin oleh IPDA Johanis B. Dahoklory sebagai Pamapta III.

 

Secara umum, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Polres Sikka dilaporkan dalam keadaan aman dan terkendali. Tidak terdapat gangguan menonjol hingga pelaksanaan apel berakhir. 

 

Di balik rutinitas apel yang tampak sederhana, tersimpan pesan kuat tentang pentingnya konsistensi, kesiapan, dan disiplin dalam tubuh Polri. Sebab, dari sinilah pelayanan kepada masyarakat bermula—dari barisan yang rapi, laporan yang akurat, hingga pengawasan yang tak boleh lengah sedikit pun.[Cm24]