“KRYD Harkamtibmas Digelar Serentak, Polres Sikka Pastikan Perayaan Komuni Suci Pertama Aman”

Pelaksanaan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) Harkamtibmas dalam rangka pengamanan Komuni Suci Pertama/Sambut Baru Tahun 2026 oleh jajaran Polres Sikka dan Polsek jajaran berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Melalui patroli preventif, dialogis, dan humanis, personel berhasil mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas seperti pemalakan, perkelahian, konsumsi miras berlebihan, kebisingan musik, hingga gangguan ketertiban di lokasi pesta. Meski sempat terjadi keributan kecil situasi dapat segera dikendalikan secara persuasif oleh aparat. Secara umum, kehadiran polisi di tengah masyarakat efektif menjaga stabilitas keamanan sehingga rangkaian syukuran Komuni Suci Pertama di Kabupaten Sikka berlangsung aman dan lancar.

“KRYD Harkamtibmas Digelar Serentak, Polres Sikka Pastikan Perayaan Komuni Suci Pertama Aman”
“Polres Sikka Intensifkan KRYD, Pengamanan Komuni Suci Pertama Berlangsung Hingga Dini Hari”

Tribratanewssikka.com - Maumere, 8 Juni 2026 – Suasana sukacita perayaan Komuni Suci Pertama atau Sambut Baru Tahun 2026 di berbagai wilayah Kabupaten Sikka mendapat pengawalan ketat aparat kepolisian. 

Sejak Minggu malam, 7 Juni 2026, hingga Senin dini hari, 8 Juni 2026, jajaran Polres Sikka menggelar Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) Harkamtibmas secara serentak di sejumlah wilayah hukum Polsek guna memastikan rangkaian pesta syukuran umat berlangsung aman, tertib, dan bebas dari gangguan keamanan.

Langkah pengamanan itu bukan sekadar patroli biasa. Di tengah tingginya mobilitas masyarakat yang menghadiri pesta sambut baru, aparat diterjunkan untuk mengantisipasi berbagai potensi kerawanan mulai dari konsumsi minuman keras berlebihan, aksi pemalakan, penghadangan kendaraan, perkelahian antarwarga, hingga kebisingan musik yang kerap memicu gesekan sosial di tengah masyarakat.

Berdasarkan Surat Perintah Kapolres Sikka Nomor: Sprin/359/VI/PAM.3.3/2026 tanggal 06 Juni 2026, personel kepolisian bergerak secara terukur melalui pola pengamanan preventif dan preemtif dengan mengedepankan pendekatan humanis, namun tetap tegas terhadap setiap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Sejumlah wilayah hukum Polsek seperti Lela, Nita, Bola, Kewapante, Nelle, Paga, Waigete, hingga kawasan Kota Maumere di bawah Polsek Alok, melaksanakan apel kesiapan sebelum personel diterjunkan ke lapangan.

Di wilayah Polsek Lela, apel persiapan dipimpin langsung Kapolsek Lela, AKP I Nyoman Simeon, di Mako Polsek Lela. Dalam arahannya kepada personel, Kapolsek menegaskan pentingnya pelaksanaan tugas secara bertanggung jawab, mengedepankan sikap humanis dan menghindari tindakan berlebihan yang dapat menimbulkan resistensi masyarakat.

Selepas apel, personel bergerak menyisir wilayah Kecamatan Lela dan sekitarnya, melakukan patroli dialogis di lokasi pesta sambut baru. Polisi secara persuasif memberikan imbauan kepada para pemuda dan masyarakat agar tidak melakukan pemalakan, penghadangan maupun perkelahian, terutama dalam kondisi terpengaruh alkohol. Hasil patroli menunjukkan situasi wilayah tetap aman tanpa ditemukan aktivitas kriminalitas maupun tindakan mengganggu masyarakat.

Nada serupa juga terdengar di wilayah Polsek Nita, di mana Wakapolsek Nita AIPTU Robertus A. Djatalsa memimpin apel kesiapan sekaligus patroli pengamanan menuju titik-titik pesta sambut baru di jalur strategis Trans Maumere–Ende, mulai dari wilayah Nita hingga Tilang.

Wilayah tersebut mendapat perhatian khusus mengingat tingginya arus mobilitas masyarakat dan posisi jalan raya yang rentan terhadap potensi kecelakaan maupun gangguan ketertiban. 

 

Personel aktif memberikan imbauan kepada penyelenggara pesta agar mematuhi izin keramaian yang telah diterbitkan kepolisian, termasuk pembatasan waktu kegiatan hingga pukul 00.00 WITA serta pengaturan volume musik agar tidak mengganggu lingkungan sekitar.

 

Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk mengendalikan konsumsi minuman keras yang kerap menjadi pemicu konflik sosial di tengah pesta keluarga. Kehadiran aparat di tengah masyarakat menjadi bagian dari upaya deteksi dini guna memastikan momentum religius umat Katolik berlangsung tanpa gangguan.

 

Sementara itu di wilayah Polsek Bola, apel KRYD dipimpin Kanit Binmas AIPTU Yohanes Rani. Personel diarahkan untuk fokus pada kegiatan patroli dan pemberian himbauan kamtibmas di lokasi-lokasi pesta syukuran komuni suci pertama, dengan menekankan pendekatan preventif guna meminimalisir peluang terjadinya gangguan keamanan.

 

Keseriusan pengamanan juga terlihat di wilayah Polsek Kewapante, di mana Kapolsek IPTU Cairil Syafar memimpin langsung patroli menyusuri sejumlah titik pesta di wilayah Desa Waiara, Desa Rubit hingga Desa Watumilok. Patroli berlangsung hingga dini hari dengan sasaran utama pencegahan kriminalitas dan keributan yang kerap muncul akibat konsumsi alkohol di tengah keramaian.

 

Dalam pelaksanaannya, personel aktif menyambangi rumah-rumah warga yang menggelar pesta sambut baru sembari menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada penyelenggara dan tamu undangan. Kepolisian mengingatkan masyarakat untuk menjaga suasana tetap kondusif, membatasi konsumsi miras, serta bersama-sama menjaga ketertiban lingkungan.

 

Di wilayah Polsek Nelle, pola pengamanan dilakukan melalui patroli cipta kondisi dengan sasaran penyakit masyarakat seperti mabuk-mabukan, pemalakan, hingga musik pesta yang berlangsung melebihi batas waktu izin. Dipimpin langsung Kapolsek Nelle IPTU Sang Nyoman Parwata, personel menyisir wilayah Kecamatan Nelle dan Koting menggunakan kendaraan patroli roda dua.

 

Selain melakukan pemantauan, polisi juga menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar membatasi penggunaan musik sesuai izin kepolisian, menghindari konsumsi alkohol secara berlebihan, dan meningkatkan pengawasan keluarga terhadap jalannya pesta demi menghindari konflik sosial.

 

Namun dinamika paling menonjol terjadi di wilayah Polsek Paga. Saat patroli berlangsung, personel menerima informasi adanya keributan di Maulo'o, Desa Mbengu, Kecamatan Paga. Kapolsek Paga IPDA Hasan Sabon bersama personel bergerak cepat menuju lokasi kejadian.

 

Pendekatan humanis kembali menjadi pilihan utama. Polisi tidak menempuh tindakan represif, melainkan memberikan imbauan langsung kepada pihak-pihak yang terlibat agar membubarkan diri dan kembali ke rumah masing-masing demi mencegah eskalasi konflik. Langkah cepat aparat terbukti efektif, situasi berhasil dikendalikan tanpa berkembang menjadi gangguan keamanan yang lebih besar.

 

Sebelumnya, personel Polsek Paga juga aktif mendatangi sejumlah lokasi pesta sambut baru di Desa Paga, Desa Mbengu, hingga Desa Renggarasi, Kecamatan Tanawawo, untuk memberikan pesan-pesan kamtibmas kepada tuan rumah dan masyarakat yang hadir.

 

Sementara itu, di wilayah Polsek Waigete, apel persiapan pengamanan dipimpin langsung Kapolsek IPTU Muhammadong dengan penekanan serupa: personel wajib menjalankan tugas secara profesional, humanis, serta memprioritaskan edukasi keamanan kepada masyarakat di lokasi pesta.

 

Tak hanya di wilayah kecamatan, pengamanan intensif juga berlangsung di pusat kota. Personel gabungan Polres Sikka dan Polsek Alok diterjunkan menyisir kawasan Kota Maumere melalui patroli dialogis pada titik-titik keramaian dan lokasi yang dianggap rawan gangguan kamtibmas.

 

Dipimpin Wakapolsek Alok IPDA Laurensius Laka, patroli difokuskan pada upaya pencegahan potensi perkelahian, konsumsi minuman keras, serta risiko kecelakaan lalu lintas di sekitar lokasi pesta maupun ruas jalan yang dilalui masyarakat menuju tempat acara.

 

Hingga patroli berakhir pada Senin dini hari, secara umum situasi keamanan di Kabupaten Sikka dilaporkan aman, tertib, dan kondusif. Tidak ditemukan kejadian kriminalitas menonjol, aksi pemalakan, penghadangan kendaraan, maupun gangguan serius yang dapat mengganggu jalannya pesta Sambut Baru Tahun 2026.

 

Kehadiran aparat kepolisian di tengah masyarakat pada momentum keagamaan ini tidak hanya menjadi simbol pengamanan, tetapi juga wujud nyata pendekatan preventif yang menempatkan dialog, edukasi, dan kemitraan dengan warga sebagai garda terdepan menjaga stabilitas keamanan daerah.

 

Di tengah gegap gempita pesta sambut baru yang berlangsung hingga larut malam, satu pesan tampak ditegaskan aparat: sukacita perayaan akan jauh lebih bermakna ketika dirayakan dalam suasana aman, tertib, dan penuh tanggung jawab bersama. [Cm24]