Satu Tewas dalam Tabrakan Dua Motor di Lokaria, Sat Lantas Polres Sikka Dalami Penyebab Lewat Olah TKP
Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Trans Maumere–Larantuka, tepatnya di depan Kapela Santa Stella Maris Lokaria, Desa Habi, Kecamatan Kangae, Kabupaten Sikka, pada Jumat (5/6/2026) malam. Insiden diduga terjadi setelah pengendara sepeda motor Honda Supra X 125 kehilangan kendali dan masuk ke jalur berlawanan hingga bertabrakan dengan Honda Beat dari arah berlawanan. Akibat kejadian tersebut, satu orang meninggal dunia di tempat, satu orang mengalami luka ringan, dengan kerugian material diperkirakan mencapai Rp1 juta. Kasus saat ini masih dalam penanganan Satlantas Polres Sikka.
Tribratanewssikka.com - Maumere, 8 Juni 2026. Senja yang mulai tenggelam di jalur negara Trans Maumere–Larantuka berubah menjadi malam duka. Dentuman keras dari dua sepeda motor yang saling bertabrakan memecah suasana di depan Kapela Santa Stella Maris Lokaria, Jalan Nairoa, Desa Habi, Kecamatan Kangae, Kabupaten Sikka, Jumat (5/6/2026) sekitar pukul 18.30 WITA. Satu nyawa melayang dalam kecelakaan maut tersebut, sementara satu korban lainnya mengalami luka-luka.

Korban meninggal dunia diketahui bernama Frans Aryan Viamus (35), seorang sopir asal Magedoa, Desa Langir, Kecamatan Kangae, Kabupaten Sikka. Ia dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian setelah mengalami benturan keras dalam insiden lalu lintas yang melibatkan sepeda motor Honda Supra X 125 warna hitam nomor polisi EB 4379 MB yang dikendarainya.
Sementara pengendara lainnya, Yohanes Aster Wongga (34), seorang guru asal Wairhubing, Desa Watuliwung, Kecamatan Kangae, mengalami luka pada bagian tangan usai sepeda motor Honda Beat warna hitam nomor polisi EB 4161 BP yang dikendarainya terlibat tabrakan frontal. Korban luka segera dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari laporan kepolisian, peristiwa tragis itu bermula ketika Yohanes Aster Wongga melaju menggunakan sepeda motor Honda Beat dari arah Kota Maumere di sisi barat menuju wilayah Bolawolon di arah timur. Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan, Frans Aryan Viamus mengendarai Honda Supra X 125 dari arah Geliting menuju Kota Maumere.
Namun, sesaat tiba di lokasi kejadian, situasi mendadak berubah menjadi petaka. Pengendara Honda Supra X 125 diduga kehilangan kendali atas kendaraannya hingga melebar dan masuk ke jalur berlawanan. Dalam hitungan detik, tabrakan keras tak terhindarkan. Benturan antar kedua kendaraan terjadi dengan keras di badan jalan negara yang pada saat itu berada dalam kondisi gelap malam, meski arus lalu lintas masih terpantau ramai dan lancar.
Lokasi kecelakaan yang berada tepat di depan Kapela Santa Stella Maris Lokaria sontak dipadati warga sekitar yang berusaha memberikan pertolongan pertama. Namun nahas, luka berat yang dialami Frans Aryan Viamus membuat nyawanya tak tertolong. Ia dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian sebelum sempat mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Sedangkan Yohanes Aster Wongga yang mengalami luka-luka segera dilarikan ke Rumah Sakit TC Hillers Maumere untuk menjalani pemeriksaan dan perawatan medis.
Kepolisian dari Satuan Lalu Lintas Polres Sikka yang menerima informasi kejadian langsung bergerak cepat menuju lokasi guna melakukan penanganan awal. Aparat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan keterangan saksi, serta mengamankan kendaraan yang terlibat untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Seorang saksi mata, Weni Rabillis (44), warga Wairhabi, Desa Habi, disebut berada di sekitar lokasi saat insiden terjadi dan telah dimintai keterangan oleh petugas guna membantu proses penyelidikan.
Dari hasil pendataan sementara, kecelakaan tersebut mengakibatkan satu korban meninggal dunia (MD), satu korban luka ringan (LR), tanpa korban luka berat. Sementara kerugian material akibat benturan kedua kendaraan diperkirakan mencapai Rp1 juta.
Pihak kepolisian juga telah mengambil sejumlah langkah penanganan, mulai dari menerima laporan polisi, mendatangi lokasi kejadian, melakukan olah TKP, mengecek kondisi korban di Rumah Sakit TC Hillers Maumere, mengamankan barang bukti kendaraan di Satlantas Polres Sikka, hingga membuat laporan polisi dan pengajuan visum terhadap korban.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat keras tentang pentingnya kewaspadaan berkendara, terutama pada malam hari di ruas jalan nasional yang minim pencahayaan dan memiliki intensitas lalu lintas tinggi. Dugaan hilang kendali yang berujung pada pengambilan jalur lawan menjadi faktor yang kini didalami aparat kepolisian guna memastikan penyebab pasti kecelakaan maut tersebut. [Cm24]


