Gerak Cepat Sat Lantas Polres Sikka, Edukasi Kamseltibcarlantas Menyasar Pelajar Maumere
Kegiatan sosialisasi Kamseltibcarlantas oleh Sat Lantas Polres Sikka di SMAN 2 Maumere berjalan aman dan lancar, serta mendapat respons positif dari siswa dan guru. Edukasi ini efektif menumbuhkan kesadaran tertib berlalu lintas sejak dini, sekaligus mendorong peran pelajar dan tenaga pendidik sebagai pelopor keselamatan di jalan raya.
Tribratanewssikka.com - Maumere, 5 Mei 2026 – Upaya membangun kesadaran berlalu lintas yang aman dan berbudaya terus digencarkan oleh jajaran Satuan Lalu Lintas Polres Sikka.

Melalui Unit Kamsel, edukasi tentang Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas) kembali disasar ke kalangan pelajar sebagai generasi penerus yang memiliki peran penting dalam menciptakan budaya tertib di jalan raya.
Kegiatan sosialisasi tersebut dilaksanakan pada Senin (4/5/2026) pagi, bertempat di SMAN 2 Maumere, dengan melibatkan personel Unit Kamsel Sat Lantas Polres Sikka, yakni Aipda Aris Marsudi dan Bripka Sendi.
Kegiatan ini menyasar para siswa-siswi serta dewan guru sebagai bagian dari pendekatan edukatif yang berkelanjutan. Dalam penyampaiannya, petugas menekankan bahwa tertib berlalu lintas bukan sekadar kewajiban hukum, melainkan bentuk tanggung jawab moral setiap individu dalam menjaga keselamatan diri sendiri maupun orang lain.
Kesadaran ini dinilai penting untuk ditanamkan sejak usia dini, terutama kepada pelajar yang kerap menjadi pengguna jalan, baik sebagai pengendara maupun penumpang.
Materi sosialisasi disampaikan secara komunikatif dan interaktif, mencakup pentingnya mematuhi rambu-rambu lalu lintas, penggunaan helm sebagai perlindungan utama saat berkendara atau dibonceng, hingga peran keluarga dalam membangun disiplin berlalu lintas.
Para siswa juga diimbau agar menjadi agen perubahan dengan menyampaikan pesan-pesan keselamatan kepada orang tua di rumah. Tak hanya itu, perhatian khusus juga diberikan terhadap penggunaan sepeda listrik yang belakangan semakin marak di kalangan masyarakat.
Petugas menegaskan bahwa sepeda listrik tidak diperuntukkan digunakan di jalan raya umum, mengingat potensi risiko yang dapat membahayakan keselamatan pengguna maupun pengguna jalan lainnya.
Di hadapan para tenaga pendidik, Unit Kamsel turut mengajak para guru untuk menjadi teladan dalam tertib berlalu lintas. Peran guru dinilai strategis dalam membentuk karakter disiplin siswa, termasuk dalam hal kepatuhan terhadap aturan di jalan raya.
Respons positif pun ditunjukkan oleh pihak sekolah. Para guru dan siswa-siswi menyambut baik kegiatan tersebut dan mengapresiasi langkah Sat Lantas Polres Sikka dalam memberikan edukasi yang dinilai sangat bermanfaat dan relevan dengan kondisi saat ini.
Bahkan, para siswa menyatakan komitmennya untuk menyampaikan pesan keselamatan kepada orang tua, khususnya terkait pentingnya penggunaan helm.
Pihak sekolah juga menyatakan kesiapan untuk mendukung upaya kepolisian dengan menjadi contoh nyata dalam penerapan tertib berlalu lintas di lingkungan pendidikan. Sinergi ini diharapkan mampu menciptakan efek berantai dalam membangun budaya disiplin yang lebih luas di masyarakat.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan Polres Sikka dalam menekan angka pelanggaran serta kecelakaan lalu lintas melalui pendekatan preventif dan edukatif.
Dengan menyasar generasi muda, diharapkan kesadaran berlalu lintas tidak hanya menjadi pengetahuan, tetapi juga menjelma sebagai budaya yang tertanam kuat dalam kehidupan sehari-hari. Sebab, keselamatan di jalan raya bukan hanya tanggung jawab aparat, melainkan tanggung jawab bersama. [Cm24]


