"Intensif Patroli di Pasar Habibola, Polsek Bola Polres Sikka Cegah Judi dan Gangguan Kamtibmas"
Patroli Cipta Kondisi yang dilaksanakan Polsek Bola di Pasar Habibola menjadi langkah preventif untuk menekan praktik perjudian, konsumsi miras dan potensi tindak kriminalitas di lingkungan pasar tradisional. Kehadiran aparat kepolisian berhasil menciptakan situasi pasar yang aman, tertib dan kondusif, sekaligus memperkuat rasa aman bagi para pedagang dan masyarakat.
Tribratanewssikka. Com - Maumere, 8 Mei 2026. Aktivitas Pasar Tradisional Habibola di Desa Waihawa, Kecamatan Doreng, Kabupaten Sikka, Kamis (07/05/2026), tampak berbeda dari biasanya.

Di tengah ramainya transaksi jual beli antara pedagang dan masyarakat yang memadati kompleks pasar mingguan tersebut, personel Polsek Bola – Polres Sikka turun langsung melakukan Patroli Cipta Kondisi guna memastikan situasi keamanan tetap terjaga dan terbebas dari praktik perjudian maupun gangguan kamtibmas lainnya.

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 09.30 Wita itu dipimpin langsung oleh Kapolsek Bola IPTU Wilhelmus Yohanes Besituba bersama sejumlah personel Polsek Bola.
Patroli dilakukan menyusul adanya informasi dari masyarakat terkait dugaan maraknya praktik perjudian sabung ayam, perjudian dadu hingga kebiasaan mengonsumsi minuman keras tradisional jenis moke di area Pasar Habibola yang dinilai berpotensi memicu keributan, penganiayaan hingga tindak pidana lainnya.
Dengan langkah tegas namun humanis, personel Polsek Bola menyisir seluruh area pasar, khususnya lapak penjualan ayam kampung yang diduga kerap dimanfaatkan oknum tertentu sebagai kedok untuk menjalankan praktik judi sabung ayam secara terselubung.
Kehadiran aparat berseragam di tengah keramaian pasar sontak menjadi perhatian masyarakat dan para pedagang.Patroli tidak hanya berfokus pada pengawasan, namun juga dilakukan melalui pendekatan dialogis kepada masyarakat.
Petugas memberikan himbauan kamtibmas secara langsung kepada para pedagang dan pengunjung agar bersama-sama menjaga keamanan lingkungan pasar serta tidak terlibat dalam aktivitas perjudian maupun konsumsi minuman keras yang dapat memicu tindak kriminalitas.
Kapolsek Bola IPTU Wilhelmus Yohanes Besituba menegaskan bahwa pasar tradisional merupakan pusat aktivitas masyarakat yang harus dijaga agar tetap aman, nyaman dan tertib.
Menurutnya, kehadiran Polri di tengah masyarakat bukan semata melakukan penindakan, tetapi juga membangun kesadaran hukum dan rasa tanggung jawab bersama dalam menjaga ketertiban umum.
“Pasar adalah ruang ekonomi masyarakat. Jangan sampai dicederai dengan praktik perjudian, mabuk-mabukan maupun tindakan melawan hukum lainnya yang dapat merugikan banyak orang,” tegasnya di sela kegiatan patroli.
Dalam patroli tersebut, petugas juga secara khusus memantau modus para pelaku perjudian yang berpura-pura melakukan transaksi jual beli ayam untuk mengelabui aparat keamanan.
Pengawasan dilakukan secara menyeluruh guna menutup ruang gerak oknum yang mencoba memanfaatkan keramaian pasar sebagai lokasi perjudian terselubung.
Selain itu, personel Polsek Bola mengingatkan para pedagang agar meningkatkan kewaspadaan terhadap barang dagangan dan uang hasil penjualan mereka. Keramaian pasar dinilai rawan dimanfaatkan pelaku kejahatan untuk melakukan aksi pencurian maupun tindak kriminal lainnya.
Tidak hanya itu, himbauan keras juga disampaikan kepada masyarakat agar tidak mengonsumsi minuman keras tradisional jenis moke di dalam area pasar.
Kebiasaan mabuk-mabukan dinilai menjadi salah satu pemicu utama terjadinya perselisihan, keributan hingga tindak penganiayaan yang dapat mengganggu stabilitas kamtibmas.
Kegiatan patroli tersebut turut melibatkan Kasium Polsek Bola AIPDA Ahasia Yoram Nau, Kanit Sabhara AIPDA Kristoforus Nong Sun, Kanit Reskrim AIPDA Franas J. Taneo, Kanit Provos AIPDA Marniks Afulit dan Kanit Intelkam BRIPKA Yohanes Heri Kriswanto.
Pasar Habibola sendiri diketahui merupakan pasar mingguan tradisional yang rutin berlangsung setiap hari Kamis dan menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat Kecamatan Doreng serta para pedagang dari luar daerah, termasuk pedagang asal Sabu.
Tingginya mobilitas masyarakat di lokasi tersebut membuat aparat kepolisian meningkatkan pengawasan guna mencegah munculnya potensi gangguan keamanan.
Meski patroli dilakukan secara intensif dan menyeluruh, selama kegiatan berlangsung petugas tidak menemukan adanya praktik perjudian sabung ayam maupun perjudian lainnya. Situasi pasar terpantau aman, tertib dan kondusif tanpa adanya kejadian menonjol.
Patroli Cipta Kondisi berakhir pada pukul 11.00 Wita dalam keadaan aman dan terkendali. Kehadiran aparat kepolisian di tengah aktivitas masyarakat pun mendapat respons positif dari para pedagang dan pengunjung pasar yang berharap kegiatan serupa terus dilakukan demi menciptakan lingkungan pasar yang bersih dari perjudian, miras dan tindak kriminalitas. [CM24]


