Jalur Maumere–Koting Sempat Terhambat, Respons Cepat Polsek Nelle Polres Sikka Kembalikan Kelancaran Lalu Lintas

Berkat respons cepat Polsek Nelle Polres Sikka Polda NTT melalui Bhabinkamtibmas bersama partisipasi aktif masyarakat, rumpun bambu tumbang akibat curah hujan tinggi yang sempat mengganggu arus lalu lintas di jalur Maumere–Koting berhasil ditangani dengan cepat. Dalam waktu singkat, ruas jalan kembali normal dan situasi terpantau aman serta kondusif, mencerminkan sinergi yang solid antara Polri dan masyarakat dalam menjaga keselamatan dan kelancaran aktivitas publik.

Jalur Maumere–Koting Sempat Terhambat, Respons Cepat Polsek Nelle Polres Sikka Kembalikan Kelancaran Lalu Lintas
Sigap Hadapi Dampak Cuaca Ekstrem, Polisi dan Warga Bersihkan Bambu Tumbang di Jalur Vital Maumere–Koting

Tribratanewssikka.com - Maumere, 21 Januari 2026 — Intensitas curah hujan yang tinggi kembali menimbulkan gangguan pada akses transportasi di Kabupaten Sikka. Kali ini, rumpun bambu tumbang akibat tanah labil dan terpaan hujan deras menghalangi jalan umum jurusan Maumere–Koting, tepatnya di RT 01 RW 01 Dusun Halat, perbatasan Desa Nelle Barat dan Desa Paubekor, Rabu pagi (21/1/2026).

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 08.30 WITA, saat aktivitas masyarakat mulai meningkat. Rumpun bambu yang merebah menutup sebagian badan jalan, menyebabkan arus lalu lintas sempat mengalami hambatan dan berpotensi menimbulkan kemacetan maupun risiko kecelakaan, terutama bagi pengendara roda dua.

 

Mendapatkan laporan dari warga, Kanit Intelkam Polsek Nelle dengan cepat meneruskan informasi tersebut kepada Kapolsek Nelle. Merespons situasi itu, Kapolsek Nelle segera memerintahkan Bhabinkamtibmas, Aipda Istanto Luther, untuk turun langsung ke lokasi guna melakukan penanganan awal.

 

Tanpa menunggu lama, Aipda Istanto Luther tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan langsung berkoordinasi dengan masyarakat setempat. Dengan semangat gotong royong, personel Polri bersama warga membersihkan batang-batang bambu yang melintang dan menghalangi ruas jalan, menggunakan peralatan seadanya namun penuh kesadaran akan pentingnya kelancaran akses publik.

 

Berkat kerja sama yang solid antara aparat kepolisian dan masyarakat, upaya pembersihan berlangsung cepat dan efektif. Dalam waktu kurang lebih 45 menit, seluruh batang bambu berhasil disingkirkan dari badan jalan. Sekitar pukul 09.15 WITA, arus lalu lintas jalur Maumere–Koting kembali normal dan lancar.

 

Tidak terdapat korban jiwa maupun kerugian materiil dalam kejadian tersebut. Situasi di lokasi pascakejadian terpantau aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran Polri di tengah masyarakat kembali menunjukkan peran aktif dalam memberikan rasa aman dan pelayanan cepat, khususnya dalam menghadapi dampak cuaca ekstrem.

 

Kapolsek Nelle melalui jajarannya juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bencana alam, seperti pohon tumbang dan tanah longsor, mengingat curah hujan yang masih cukup tinggi di wilayah Kabupaten Sikka. Warga diminta untuk segera melaporkan kepada aparat setempat apabila menemukan kondisi yang dapat membahayakan keselamatan umum.

 

Peristiwa ini menjadi cerminan nyata sinergi Polri dan masyarakat dalam menjaga keselamatan serta kelancaran aktivitas publik, sekaligus menegaskan komitmen kepolisian untuk selalu hadir dan responsif terhadap setiap permasalahan yang terjadi di tengah masyarakat. [Cm24]