KM Dharma Rucitra VII Sandar di Maumere, Polres Sikka Polda NTT Pastikan Pelabuhan Tetap Kondusif

Pengamanan kedatangan KM Dharma Rucitra VII di Pelabuhan L. Say Maumere pada Jumat, 30 Januari 2026, berjalan aman, tertib, dan lancar. Seluruh proses sandar, bongkar muat penumpang serta kendaraan dari rute Surabaya–Labuan Bajo–Maumere terlaksana tanpa gangguan, dengan dukungan pengamanan terpadu dari Polres Sikka dan instansi terkait. Situasi kamtibmas selama kegiatan terpantau kondusif hingga kegiatan berakhir pada pukul 09.00 WITA.

KM Dharma Rucitra VII Sandar di Maumere, Polres Sikka Polda NTT Pastikan Pelabuhan Tetap Kondusif
Pengamanan Kedatangan KM Dharma Rucitra VII di Pelabuhan L. Say Maumere Berjalan Aman dan Terkendali

Tribratanewssikka.com - Maumere — Jajaran Polres Sikka melalui Pos Pengamanan KP3 Laut melaksanakan pengamanan secara intensif terhadap kedatangan kapal penumpang KM Dharma Rucitra VII di Pelabuhan L. Say Maumere, Jumat (30/1/2026) pagi. Kegiatan pengamanan tersebut dilakukan guna menjamin kelancaran proses sandar, bongkar muat, serta keamanan penumpang dan kendaraan yang diangkut kapal dengan rute Surabaya – Labuan Bajo – Maumere.

Kapal KM Dharma Rucitra VII tiba di Pelabuhan L. Say Maumere sekitar pukul 05.30 WITA dan langsung menjalani rangkaian kegiatan bongkar muat penumpang serta kendaraan. Sejak awal kedatangan, personel pengamanan telah disiagakan di titik-titik strategis pelabuhan untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas sekaligus memastikan seluruh aktivitas berjalan tertib dan sesuai prosedur.

 

Berdasarkan data manifes, pada rute Surabaya – Labuan Bajo, KM Dharma Rucitra VII mengangkut 103 orang, yang terdiri dari 77 penumpang kelas ekonomi tidur dan 26 awak kendaraan. Selain itu, kapal juga membawa puluhan kendaraan berbagai golongan, mulai dari kendaraan Golongan IIA hingga Golongan VIC, yang ditempatkan pada deck bawah dan deck utama kapal.

 

Sementara itu, saat tiba di Pelabuhan L. Say Maumere, jumlah penumpang yang diturunkan tercatat sebanyak 209 orang, terdiri dari penumpang ekonomi tidur dewasa, anak-anak, bayi, serta awak kendaraan. Selain penumpang, kapal juga menurunkan puluhan unit kendaraan, dengan dominasi kendaraan Golongan VB, baik yang ditempatkan di deck bawah maupun deck utama.

 

Dari sisi teknis operasional, kapal tercatat membawa perbekalan berupa HSD sebanyak 30 KL dan air tawar 71 ton, dengan draft depan, tengah, dan belakang masing-masing berada di kisaran 6,8 meter. Proses pemuatan kendaraan sebelumnya dimulai pada pukul 21.00 WIB dan selesai pada pukul 00.45 WIB, dengan sedikit keterlambatan yang disebabkan oleh upaya maksimalisasi muatan kapal. Tidak terdapat tiket penumpang yang dibatalkan selama pelayaran.

 

Selain rute Surabaya–Maumere, KM Dharma Rucitra VII juga melayani rute Labuan Bajo – Maumere pada 29 Januari 2026. Pada rute ini, kapal mengangkut 63 penumpang kelas ekonomi tidur serta 6 unit kendaraan Golongan IIA. Kapal berangkat dari Labuan Bajo pukul 13.28 WITA dan tiba di Maumere pada pukul 17.38 WITA, dengan kondisi pelayaran berjalan lancar tanpa kendala berarti.

 

Pengamanan kegiatan kedatangan kapal ini dipimpin langsung oleh Ka Pos Pam KP3 Laut AIPTU P.N.B. Harving, bersama lima personel Polri, yakni BRIPKA Hasani H. Husein, BRIPKA Arnold B. Ludassos, S.H. (yang saat ini tengah mengikuti seleksi SIP), BRIGPOL M. Idrus, BRIGPOL Ronaldo L.N. Rodriguez, dan BRIGPOL Agustinus Briyanto Nurak.

 

Pengamanan juga melibatkan unsur lintas instansi, antara lain Lanal Maumere, KSOP, KKP Maumere, serta petugas Karantina Hewan dan Tumbuhan, sehingga pengawasan terhadap aktivitas pelabuhan dapat dilakukan secara terpadu.

 

Seluruh rangkaian kegiatan bongkar muat penumpang dan kendaraan berakhir pada pukul 09.00 WITA. Selama kegiatan berlangsung, situasi di kawasan Pelabuhan L. Say Maumere terpantau aman, tertib, dan kondusif, tanpa adanya gangguan keamanan maupun insiden yang menonjol.

 

Polres Sikka menegaskan bahwa pengamanan di kawasan pelabuhan merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, khususnya dalam mendukung kelancaran transportasi laut yang menjadi salah satu urat nadi mobilitas orang dan barang di wilayah Kabupaten Sikka.

 

Dengan berakhirnya kegiatan ini, Polres Sikka memastikan bahwa seluruh proses pengamanan telah dilaksanakan sesuai dengan prosedur, serta akan terus meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan personel demi menjaga stabilitas keamanan di wilayah pelabuhan dan sekitarnya. [Cm24]