“Kokohkan Akses Warga, Brimob Polda NTT Perbaiki Jembatan Penghubung Desa”

Kegiatan perbaikan jembatan oleh personel Kompi 1 Yon B Pelopor Brimob Polda NTT berjalan lancar dan efektif berkat kerja sama dengan warga setempat. Jembatan yang rusak telah diperbaiki, akses masyarakat kembali normal, dan keberadaan Brimob terbukti memberikan manfaat nyata bagi keselamatan dan kesejahteraan masyarakat.

“Kokohkan Akses Warga, Brimob Polda NTT Perbaiki Jembatan Penghubung Desa”
“Brimob Polda NTT dan Warga Bersatu, Jembatan Vital Kembali Normal”

Tribratanewssikka.com - Maumere, 6 Februari 2026 — Kepedulian Polri terhadap keselamatan dan kelancaran aktivitas masyarakat kembali diwujudkan oleh Satuan Brimob Polda Nusa Tenggara Timur. 

Melalui Kompi 1 Batalyon B Pelopor, Brimob Polda NTT melaksanakan kegiatan perbaikan jembatan penghubung antar kecamatan yang rusak akibat tertimpa pohon tumbang, bertempat di Desa Dobo, Kecamatan Mego, Kabupaten Sikka, Kamis (5/2/2026).

Kegiatan kemanusiaan tersebut dipimpin langsung oleh Komandan Kompi 1 Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda NTT, IPTU I Wayan Sukadana, didampingi P.S. Danton 3 AIPTU Jamludin Wuse, bersama 16 personel Kompi 1 Yon B Pelopor. 

Kehadiran personel Brimob di lokasi disambut baik oleh masyarakat yang selama ini sangat bergantung pada jembatan tersebut sebagai akses utama penghubung wilayah.

Jembatan yang diperbaiki merupakan jalur vital yang menghubungkan Kampung Ledagoba, Desa Dobo, Kecamatan Mego dengan Kampung Ritagete, Desa Nangablo, Kecamatan Nita. Kerusakan jembatan akibat pohon tumbang dan putusnya besi sling sebelumnya sempat menghambat mobilitas warga serta berpotensi menimbulkan risiko keselamatan bagi masyarakat yang melintas.

 

Sebelum pelaksanaan kegiatan, seluruh personel melaksanakan apel persiapan pada pukul 10.00 WITA sebagai bentuk pengecekan kesiapan personel dan peralatan. Selanjutnya, pada pukul 11.20 WITA, personel Brimob bersama warga setempat langsung melakukan kerja bakti perbaikan jembatan dengan penuh semangat dan kebersamaan.

 

Adapun rangkaian pekerjaan yang dilakukan meliputi pemindahan pohon tumbang yang menimpa badan jembatan, penyambungan kembali besi sling jembatan yang putus, serta pengencangan sling guna memastikan konstruksi jembatan kembali kokoh dan aman digunakan. 

 

Dalam proses tersebut, salah satu personel Brimob, Bharaka Berto Nong Wodon, menunjukkan dedikasi dan keberanian dengan memanjat pohon tumbang untuk mempercepat proses pembersihan, sebagaimana terekam dalam dokumentasi kegiatan.

 

Untuk mendukung kelancaran pekerjaan, personel menggunakan sejumlah peralatan antara lain genset, mesin las, gurinda, chainsaw, serta kunci-kunci pembuka baut. Selain itu, satu unit truk Kompi 1 turut dikerahkan sebagai kendaraan pendukung pengangkutan peralatan dan logistik ke lokasi kegiatan.

 

Meski kegiatan berjalan dengan lancar, terdapat beberapa kendala di lapangan, khususnya keterbatasan bahan berupa papan dan kayu balok yang masih terus dikumpulkan untuk digunakan sebagai bantalan tambahan jembatan. Namun demikian, hal tersebut tidak mengurangi semangat personel Brimob dan masyarakat untuk menyelesaikan perbaikan secara maksimal.

 

Berkat kerja sama yang solid antara personel Brimob Polda NTT dan warga setempat, kegiatan perbaikan jembatan dapat berjalan dengan aman dan tertib. Hingga laporan ini disusun, posisi jembatan telah kembali normal, besi sling yang semula putus telah tersambung dengan baik, dan akses masyarakat kembali terbuka. 

 

Personel Brimob masih berada di lokasi untuk melanjutkan proses penyempurnaan pekerjaan demi memastikan keamanan jembatan secara menyeluruh.

 

Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa kehadiran Brimob tidak hanya berfokus pada tugas pengamanan, tetapi juga hadir sebagai bagian dari solusi atas permasalahan sosial di tengah masyarakat. 

 

Melalui aksi nyata seperti ini, Brimob Polda NTT terus menegaskan komitmennya untuk selalu hadir, membantu, dan melayani masyarakat, khususnya di wilayah yang membutuhkan perhatian lebih. [CM24]