Panen Simbolis Padi di Magepanda, Wujud Sinergi Ketahanan Pangan di Kabupaten Sikka
Sikka – Upaya memperkuat ketahanan pangan terus dilakukan melalui kolaborasi lintas sektor. Salah satunya ditunjukkan dalam kegiatan panen simbolis padi yang berlangsung pada Sabtu (25/4/2026) pukul 08.00 Wita di Dusun Pemopombo, Desa Woda Mude, Kecamatan Magepanda, Kabupaten Sikka.
Kegiatan ini dilaksanakan di lahan milik Kelompok Tani Mapan Berdikari dan dihadiri oleh sejumlah pejabat, di antaranya Dandim 1603/Sikka, Danlanal Maumere, Kepala Bulog Sikka, perwakilan Kapolres Sikka yang diwakili Wakapolsek Alok IPDA Laurensius Laka, Kabid Pertanian, BPP Kecamatan Magepanda, Penjabat Kepala Desa Woda Mude, Bhabinkamtibmas, serta anggota kelompok tani.
Rangkaian kegiatan diawali dengan doa bersama, dilanjutkan dengan sambutan dari Dandim 1603/Sikka, Ketua Kelompok Tani Mapan Berdikari, serta perwakilan dari Dinas Pertanian Kabupaten Sikka. Dalam sambutannya, para pihak menekankan pentingnya sinergi antarinstansi dalam mendukung program ketahanan pangan di wilayah.
Panen simbolis ini merupakan bentuk kerja sama antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan kelompok tani dalam mendukung ketersediaan data serta penguatan sektor pertanian di Kecamatan Magepanda tahun 2026. Polsek Alok juga menyatakan kesiapan untuk terus berkolaborasi dengan Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) serta kelompok tani melalui peran aktif Bhabinkamtibmas dalam monitoring dan pendampingan di lapangan.
Adapun lahan yang dipanen merupakan sawah seluas 3 hektare dengan jenis padi Inpari 32 yang dikelola oleh 18 anggota Kelompok Tani Mapan Berdikari. Dari hasil panen tersebut, diperoleh produksi sekitar 7,4 ton padi.
Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 11.00 Wita ini berjalan dengan aman, tertib, dan lancar, serta diharapkan dapat menjadi motivasi bagi petani lain dalam meningkatkan produktivitas pertanian demi mendukung ketahanan pangan daerah.


