Peletakan Batu Pertama Gedung SPKT Polres Sikka, Tonggak Baru Penguatan Pelayanan Polri Presisi

Peletakan batu pertama pembangunan Gedung SPKT Polres Sikka Type 500 m² menandai dimulainya pembangunan fasilitas pelayanan kepolisian yang didanai melalui SBSN senilai Rp3,68 miliar. Pembangunan ini menjadi langkah strategis Polres Sikka dalam memperkuat implementasi Polri Presisi melalui penyediaan sarana pelayanan publik yang lebih modern, representatif, profesional, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan serta kepercayaan masyarakat.

Peletakan Batu Pertama Gedung SPKT Polres Sikka, Tonggak Baru Penguatan Pelayanan Polri Presisi
Tonggak Baru Pelayanan Polri Presisi, Pembangunan Gedung SPKT Polres Sikka Resmi Dimulai Lewat Prosesi Peletakan Batu Pertama

Maumere, 3 Agustus 2026. Tribratanewssikka.com – Komitmen Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam menghadirkan pelayanan publik yang semakin modern, cepat, transparan, dan humanis kembali diwujudkan di Kabupaten Sikka. 

Senin, 3 Agustus 2026, menjadi momentum penting bagi Polres Sikka dengan dimulainya pembangunan Gedung Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Type 500 meter persegi yang ditandai melalui prosesi peletakan batu pertama di kompleks Markas Polres Sikka, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Alok.

Prosesi yang berlangsung mulai pukul 10.00 Wita tersebut bukan sekadar seremoni pembangunan fisik sebuah gedung. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi simbol transformasi pelayanan Polri menuju institusi yang semakin profesional, modern, adaptif, dan berorientasi penuh kepada kepentingan masyarakat. 

 

Gedung SPKT merupakan wajah terdepan institusi kepolisian dalam memberikan pelayanan kepada warga, sehingga keberadaannya memiliki makna strategis dalam membangun kepercayaan publik terhadap Polri.

 

Kegiatan peletakan batu pertama dibuka oleh Wakapolres Sikka, Kompol Marselus Yugo Amboro, S.I.K., yang mewakili Kapolres Sikka. Dalam prosesi tersebut, beliau didampingi Tokoh Adat Gabriel Manek Pedo serta perwakilan pelaksana proyek dari CV. Central Pratama, Winanto. Kehadiran tokoh adat dalam seremoni ini menjadi simbol penghormatan terhadap nilai-nilai budaya lokal yang senantiasa dijunjung tinggi dalam setiap pembangunan di Kabupaten Sikka.

 

Turut menghadiri kegiatan tersebut para Pejabat Utama Polres Sikka beserta tim Konsultan Pengawas dari CV. Delta Consult yang akan memastikan pelaksanaan pembangunan berjalan sesuai spesifikasi teknis, standar mutu, dan ketentuan yang telah ditetapkan.

 

Acara diawali dengan doa bersama sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa sekaligus harapan agar seluruh proses pembangunan berlangsung aman, lancar, tepat waktu, dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat.

 

Dalam sambutan Kapolres Sikka yang dibacakan oleh Wakapolres Sikka Kompol Mareselus Yugo Amboro., S.I.K., ditegaskan bahwa pembangunan Gedung SPKT merupakan wujud nyata komitmen Polri dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. SPKT merupakan unit pelayanan pertama yang menjadi pintu masuk masyarakat ketika membutuhkan bantuan kepolisian, mulai dari pelaporan tindak pidana, penyampaian pengaduan, permintaan bantuan kepolisian, hingga pelayanan administrasi lainnya.

 

Karena itu, pembangunan gedung yang lebih representatif dinilai sangat penting untuk menjawab tuntutan masyarakat terhadap pelayanan yang cepat, mudah, nyaman, transparan, profesional, serta memberikan rasa aman bagi setiap warga yang datang mencari perlindungan hukum.

 

Dalam sambutan tersebut juga disampaikan apresiasi kepada Pemerintah Republik Indonesia yang telah memberikan dukungan pembiayaan melalui skema Surat Berharga Syariah Negara (SBSN). Dukungan anggaran tersebut menjadi bukti nyata perhatian pemerintah dalam meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pelayanan kepolisian hingga ke daerah.

 

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Sikka, Forkopimda, seluruh pemangku kepentingan, penyedia jasa konstruksi, konsultan pengawas, serta masyarakat Kabupaten Sikka yang selama ini terus memberikan dukungan kepada Polres Sikka dalam menjalankan tugas menjaga keamanan, ketertiban masyarakat, penegakan hukum, serta memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.

 

Kapolres Sikka melalui sambutannya juga memberikan penekanan kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan agar mengedepankan profesionalisme, kualitas pekerjaan, keselamatan kerja, integritas, dan akuntabilitas. Setiap tahapan pembangunan harus dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis serta mampu menghasilkan bangunan yang kokoh, fungsional, dan memiliki nilai manfaat jangka panjang bagi institusi maupun masyarakat.

 

"Semoga pembangunan ini berjalan tanpa hambatan, selesai sesuai jadwal, serta menjadi bagian dari upaya mewujudkan pelayanan Polri yang semakin Presisi, profesional, modern, transparan, dan terpercaya," demikian pesan yang disampaikan dalam sambutan tersebut.

 

Usai penyampaian sambutan, prosesi dilanjutkan dengan peletakan batu pertama yang diawali oleh Tokoh Adat Gabriel Manek Pedo sebagai simbol restu adat terhadap pembangunan yang akan dilaksanakan. Selanjutnya, Wakapolres Sikka secara resmi melakukan peletakan batu pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan Gedung SPKT Polres Sikka Type 500 meter persegi.

 

Pembangunan gedung tersebut didanai melalui anggaran SBSN dengan nilai kontrak sebesar Rp3.680.325.000 (tiga miliar enam ratus delapan puluh juta tiga ratus dua puluh lima ribu rupiah). Pelaksanaan pekerjaan dipercayakan kepada CV. Central Pratama dengan masa pelaksanaan selama 155 hari kalender, sementara pengawasan teknis dilakukan oleh CV. Delta Consult guna memastikan seluruh pekerjaan memenuhi standar kualitas yang telah ditentukan.

 

Keberadaan gedung baru SPKT nantinya diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pelayanan kepolisian, mempercepat proses penerimaan laporan masyarakat, memberikan ruang pelayanan yang lebih nyaman, meningkatkan aksesibilitas bagi masyarakat, serta memperkuat citra Polri sebagai institusi yang semakin terbuka, responsif, dan berorientasi pada pelayanan publik.

 

Pembangunan ini sekaligus menjadi investasi jangka panjang bagi peningkatan kualitas pelayanan hukum di Kabupaten Sikka. Dengan fasilitas yang lebih modern dan representatif, Polres Sikka diharapkan mampu memberikan pelayanan prima kepada masyarakat sesuai semangat transformasi menuju Polri Presisi.

 

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, penuh khidmat, dan lancar. Prosesi peletakan batu pertama berakhir pada pukul 10.45 Wita dalam situasi yang aman, tertib, dan kondusif, menandai dimulainya sebuah pembangunan yang diharapkan menjadi tonggak baru dalam meningkatkan mutu pelayanan kepolisian kepada masyarakat Kabupaten Sikka. [Cm24]