Pengikraran Kaul Kekal dan Yubileum SSpS Berlangsung Khidmat, Polres Sikka Pastikan Perayaan Aman dan Kondusif
Perayaan Pengikraran Kaul Kekal dan Yubileum Suster SSpS di Kewapante berlangsung khidmat, aman, dan penuh sukacita berkat pengamanan Polres Sikka. Momentum tersebut tidak hanya menjadi ungkapan syukur atas kesetiaan hidup membiara para suster, tetapi juga menandai pengutusan tiga suster untuk mengemban misi pelayanan di Afrika, Amerika, dan Indonesia sebagai wujud semangat pengabdian tanpa batas bagi Gereja dan kemanusiaan.
Tribratanewssikka.com – Maumere. 3 Juli 2026. Pengabdian seumur hidup kepada Tuhan berpadu dengan semangat misioner yang melintasi batas negara mewarnai Perayaan Misa Pengikraran Kaul Kekal, Pesta Intan, Pesta Pancawindu, dan Pesta Perak Kongregasi Misi Abdi Roh Kudus (SSpS) Provinsi Flores Bagian Timur di Gereja Reinha Rosario Kewapante, Desa Namangkewa, Kecamatan Kewapante, Kabupaten Sikka, Kamis (2/7/2026).

Perayaan iman yang berlangsung dalam suasana khidmat, haru, dan penuh sukacita tersebut dihadiri sekitar 700 umat, keluarga para suster, para imam, biarawan-biarawati, frater, serta tamu undangan dari berbagai wilayah di Flores. Demi menjamin keamanan dan kelancaran seluruh rangkaian kegiatan, personel Polsek Kewapante, Polres Sikka, melaksanakan pengamanan secara menyeluruh di area gereja hingga lokasi kegiatan.
Misa dipimpin oleh Uskup Keuskupan Maumere, Mgr. Yohanes Hans Monteiro, Pr., bersama para imam konselebran. Sejak perarakan memasuki gereja hingga berakhirnya seluruh rangkaian liturgi, suasana berlangsung penuh kekhusyukan, menggambarkan makna mendalam dari panggilan hidup membiara yang didedikasikan sepenuhnya bagi pelayanan kepada Tuhan dan sesama.
Puncak perayaan ditandai dengan Pengikraran Kaul Kekal oleh tiga suster muda, yakni Suster Maria Herlina Rina, SSpS, Suster Carmelita Riayanti Sareng, SSpS, dan Suster Maria Flaviana Srinatalia, SSpS. Melalui pengikraran tersebut, ketiganya secara resmi menyerahkan seluruh hidup dalam ikatan kaul kemurnian, kemiskinan, dan ketaatan sebagai komitmen abadi untuk mengabdikan diri dalam karya misi Kongregasi Misi Abdi Roh Kudus.
Tidak hanya menjadi momentum bagi para suster yang mengikrarkan kaul kekal, perayaan ini juga menjadi ungkapan syukur atas perjalanan panjang panggilan hidup membiara. Tiga orang suster merayakan Pesta Intan sebagai tanda enam puluh tahun hidup religius, empat orang suster memperingati Pesta Pancawindu atau empat puluh tahun pengabdian, sementara empat suster lainnya merayakan Pesta Perak sebagai ungkapan syukur atas dua puluh lima tahun kesetiaan dalam pelayanan.
Prosesi liturgi berlangsung secara khidmat melalui rangkaian perarakan menuju Gereja Reinha Rosario, ritus pembuka, liturgi sabda, upacara pengikraran kaul kekal, liturgi ekaristi, hingga ritus penutup yang diisi dengan doa, sambutan, dan pemberkatan oleh Uskup.
Suasana semakin mengharukan ketika ketiga suster yang baru mengikrarkan Kaul Kekal menerima perutusan misioner. Atas nama Pemimpin Tertinggi Kongregasi SSpS, Pemimpin Provinsi SSpS Flores Bagian Timur, Suster Thomasin Tere Beding, menyerahkan surat perutusan sebagai simbol kesiapan mereka untuk melayani Gereja universal di berbagai belahan dunia.
Suster Maria Herlina Rina, SSpS menerima perutusan untuk berkarya di Provinsi Angola, Benua Afrika. Sementara itu, Suster Carmelita Riayanti Sareng, SSpS diutus ke Cuba di Benua Amerika untuk melaksanakan karya pelayanan dan pewartaan Injil. Adapun Suster Maria Flaviana Srinatalia, SSpS menerima tugas pelayanan di Provinsi Flores Bagian Timur, Indonesia, tepatnya di RSU St. Gabriel Kewapante.
Perutusan lintas benua tersebut menjadi bukti bahwa semangat misioner para religius asal Flores terus memberi kontribusi bagi pelayanan Gereja Katolik di tingkat internasional. Dari tanah Sikka, para suster diutus untuk menjadi pembawa kasih, harapan, dan pelayanan kemanusiaan bagi masyarakat dunia tanpa memandang suku, bangsa, maupun budaya.
Selama pelaksanaan kegiatan, personel Polsek Kewapante yang dipimpin langsung Kapolsek Kewapante IPTU Chairil Syafar melaksanakan pengamanan terbuka dan tertutup, pengaturan arus lalu lintas, pengawasan di sekitar lokasi gereja, serta pengamanan terhadap aktivitas para jemaat dan tamu undangan. Kehadiran personel kepolisian memberikan rasa aman sehingga seluruh rangkaian ibadah berlangsung dengan tertib, lancar, dan kondusif.
Pengamanan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat, sekaligus menjamin setiap warga dapat menjalankan kegiatan keagamaan dengan aman dan nyaman. Kehadiran Polri di tengah masyarakat juga menjadi wujud nyata dukungan terhadap terciptanya kerukunan umat beragama serta terpeliharanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Sikka.
Misa Pengikraran Kaul Kekal, Pesta Intan, Pesta Pancawindu, dan Pesta Perak berakhir sekitar pukul 12.10 Wita dalam suasana penuh syukur, persaudaraan, dan sukacita. Selanjutnya seluruh peserta mengikuti resepsi dan hiburan di Biara SSpS Kewapante sebagai ungkapan syukur atas panggilan hidup para suster yang telah mengabdikan diri bagi Gereja dan kemanusiaan.
Keberhasilan pengamanan yang dilakukan Polres Sikka memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Momentum ini tidak hanya menjadi perayaan iman bagi Kongregasi SSpS, tetapi juga menghadirkan pesan kuat tentang kesetiaan, pengabdian tanpa batas, serta semangat pelayanan yang terus membawa nama Flores hingga ke panggung misi dunia. [Kd29]


