Perahu Harapan dari Kapolda NTT untuk Pelajar Pesisir Rote Ndao

Perahu Harapan dari Kapolda NTT untuk Pelajar Pesisir Rote Ndao

 

 

Rote Ndao - Pagi ini, Selasa (10/2/2026), matahari bahkan belum sepenuhnya muncul di ufuk timur ketika aktivitas mulai tampak di Dusun Airani, Desa Tenalai, Kecamatan Landu Leko, Kabupaten Rote Ndao. Angin laut berhembus pelan, mengiringi langkah para siswa yang biasanya harus berjibaku dengan ombak demi bisa sampai ke sekolah.

 

Namun hari itu berbeda. Ada harapan baru yang berlabuh di bibir pantai dusun kecil tersebut.

 

Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur melalui program bantuan sosial Kapolda NTT menyerahkan 2 (dua) unit perahu sampan yang diperuntukkan khusus bagi transportasi laut para pelajar. Bantuan tersebut menjadi jawaban atas keterbatasan sarana penyeberangan yang selama ini menjadi tantangan utama anak-anak Dusun Airani untuk mengenyam pendidikan di Desa Daiama.

 

Penyerahan bantuan dilaksanakan pukul 05.00 WITA dan dilakukan secara simbolis oleh Kapolsek Rote Timur, IPDA A. Ikram Mahben, S.H, didampingi personel Polsek Rote Timur. Kehadiran aparat kepolisian di tengah masyarakat pesisir itu disambut antusias oleh warga, tokoh masyarakat, hingga para orang tua siswa.

 

Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra, S.I.K., M.H menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan wujud nyata kepedulian Kapolda NTT Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si terhadap akses pendidikan anak-anak di wilayah kepulauan.

 

“Bapak Kapolda NTT memberikan perhatian khusus terhadap kondisi geografis NTT, khususnya wilayah terpencil dan kepulauan. Bantuan perahu ini diharapkan dapat menunjang keselamatan serta kelancaran anak-anak dalam menempuh pendidikan,” ujarnya.

 

Ia menegaskan, Polri tidak hanya hadir dalam aspek keamanan, tetapi juga berkomitmen mendukung pembangunan sumber daya manusia sejak usia sekolah.

 

Selama ini, para siswa Dusun Airani harus menyeberangi laut menggunakan perahu seadanya untuk menuju sekolah di Desa Daiama, Kecamatan Landu Leko. Selain keterbatasan armada, faktor cuaca dan keselamatan menjadi kekhawatiran tersendiri bagi orang tua.

 

Dengan adanya dua unit perahu baru tersebut, diharapkan transportasi laut harian para siswa menjadi lebih aman, terjadwal, dan layak digunakan.

 

Warga Dusun Airani menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepedulian Polda NTT. Bantuan itu bukan sekadar sarana transportasi, tetapi juga simbol harapan agar anak-anak mereka dapat terus bersekolah tanpa harus mempertaruhkan keselamatan di laut.

 

Kegiatan berlangsung aman dan lancar, ditutup dengan peninjauan perahu serta dialog singkat antara personel kepolisian dan masyarakat setempat.

 

Bagi anak-anak Dusun Airani, dua perahu itu kini bukan hanya alat penyeberangan—melainkan jembatan menuju masa depan.