Sinergitas Sebagai Kekuatan, Kapolres Sikka dan Dandim Pertegas Komitmen Mengawal Stabilitas Kabupaten Sikka
Pertemuan antara Kapolres Sikka AKBP Bambang Supeno, S.I.K., dan Dandim 1603/Sikka Letkol Arm Denny Riesta Permana, S.Sos., M.Han., menjadi bukti nyata komitmen TNI dan Polri dalam memperkuat sinergitas, membangun komunikasi yang solid, serta meningkatkan koordinasi untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat. Kebersamaan yang terus terjalin diharapkan mampu mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif sekaligus mengawal suksesnya program-program strategis pemerintah di Kabupaten Sikka.
Maumere, 14 Juli 2026. Tribratanewssikka.com – Di tengah dinamika tantangan keamanan yang semakin kompleks, sinergitas antarlembaga negara menjadi fondasi utama dalam menjaga stabilitas daerah.
Berangkat dari semangat itulah, Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Sikka, AKBP Bambang Supeno, S.I.K., menginisiasi sebuah pertemuan silaturahmi dan diskusi santai bersama Komandan Kodim (Dandim) 1603/Sikka, Letkol Arm Denny Riesta Permana, S.Sos., M.Han., pada Selasa (14/7/2026).
Meski dikemas dalam suasana penuh keakraban dan jauh dari kesan formal, pertemuan tersebut sesungguhnya memiliki makna strategis. Di balik obrolan yang berlangsung hangat, tersimpan komitmen kuat untuk mempererat soliditas TNI dan Polri sebagai dua institusi negara yang berada di garda terdepan dalam menjaga keamanan, ketertiban masyarakat, serta mengawal setiap kebijakan pemerintah agar berjalan aman, tertib, dan memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Sikka.
Silaturahmi itu sekaligus menjadi bukti bahwa koordinasi lintas institusi tidak hanya dibangun melalui rapat-rapat resmi, tetapi juga melalui komunikasi yang cair, terbuka, dan penuh rasa saling percaya. Dengan demikian, setiap tantangan yang muncul di lapangan dapat direspons secara cepat, tepat, dan terukur.
Kapolres Sikka AKBP Bambang Supeno, S.I.K., menegaskan bahwa hubungan harmonis antara TNI dan Polri merupakan modal besar dalam menjaga kondusivitas wilayah. Menurutnya, sinergitas yang kokoh bukan sekadar slogan ataupun simbol seremonial, melainkan harus diwujudkan dalam tindakan nyata melalui komunikasi yang berkesinambungan dan koordinasi yang intensif.
"Dengan kebersamaan yang kuat, koordinasi dalam pelaksanaan tugas akan semakin efektif. Hal ini penting agar kami mampu memberikan pelayanan, perlindungan, pengayoman, serta penegakan hukum yang profesional demi kepentingan masyarakat," tegas AKBP Bambang Supeno.
Ia menjelaskan, komunikasi yang dibangun secara konsisten di luar forum-forum formal memiliki nilai strategis karena mampu mempererat hubungan emosional antarpimpinan institusi. Kondisi tersebut akan berdampak positif terhadap efektivitas koordinasi di lapangan, sehingga berbagai persoalan dapat diselesaikan secara cepat tanpa terhambat oleh sekat-sekat birokrasi.
Menurut Kapolres, tantangan keamanan saat ini semakin dinamis. Oleh karena itu, aparat negara dituntut memiliki kecepatan dalam membaca situasi, menyamakan persepsi, serta mengambil langkah-langkah antisipatif sebelum potensi gangguan berkembang menjadi persoalan yang lebih besar.
"Dengan komunikasi yang intens, kita dapat mendeteksi secara dini setiap potensi gangguan keamanan sekaligus menyamakan persepsi dalam mengawal program-program strategis pemerintah demi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sikka," imbuhnya.
Lebih jauh, Kapolres menegaskan bahwa keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab Polri ataupun TNI semata. Keamanan merupakan prasyarat utama keberhasilan pembangunan. Karena itu, kolaborasi yang solid menjadi kebutuhan mutlak agar masyarakat dapat menjalankan aktivitas sosial, ekonomi, pendidikan, maupun pelayanan publik dalam suasana yang aman dan kondusif.
Senada dengan Kapolres, Dandim 1603/Sikka Letkol Arm Denny Riesta Permana menyampaikan apresiasi atas inisiatif yang dibangun Polres Sikka dalam memperkuat komunikasi lintas institusi. Menurutnya, silaturahmi seperti ini memiliki nilai strategis karena mampu memperkokoh koordinasi sekaligus mempererat hubungan emosional antara personel TNI dan Polri.
Ia menegaskan bahwa Kodim 1603/Sikka berkomitmen untuk terus memperkuat kerja sama dengan Polres Sikka dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah, mendukung setiap kebijakan pemerintah, serta memberikan rasa aman kepada masyarakat.
Menurut Dandim, sinergitas yang telah terbangun selama ini harus terus dipelihara dan ditingkatkan melalui komunikasi yang terbuka, saling menghormati tugas dan kewenangan masing-masing, serta mengedepankan kepentingan masyarakat di atas kepentingan sektoral.
Pertemuan tersebut juga menjadi momentum untuk menyamakan langkah dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan, mulai dari potensi gangguan kamtibmas, penanganan konflik sosial, pengamanan agenda pemerintahan, hingga dukungan terhadap program-program pembangunan nasional maupun daerah.
Suasana penuh keakraban yang mewarnai pertemuan itu memperlihatkan bahwa soliditas TNI dan Polri di Kabupaten Sikka bukan sekadar jargon, melainkan telah menjadi budaya kerja yang terus dipupuk melalui komunikasi, koordinasi, dan saling percaya.
Komitmen yang dibangun kedua pimpinan institusi tersebut diharapkan semakin memperkuat stabilitas keamanan di Kabupaten Sikka sekaligus menjadi teladan bahwa keberhasilan menjaga daerah tidak hanya ditentukan oleh kekuatan institusi, tetapi juga oleh kuatnya kolaborasi, kekompakan, dan semangat kebersamaan.
Dengan sinergitas yang semakin kokoh, TNI dan Polri optimistis mampu menjawab setiap tantangan zaman, menjaga kepercayaan masyarakat, serta memastikan Kabupaten Sikka tetap aman, damai, kondusif, dan menjadi daerah yang mendukung tumbuhnya pembangunan serta kesejahteraan bagi seluruh masyarakat. [Cm24]


