Polres Sikka Ikuti Zoom Meeting Asistensi dan Pendampingan Mall Pelayanan Publik Wilayah Polda NTT

Pelaksanaan Zoom Meeting Asistensi dan Pendampingan Mall Pelayanan Publik Wilayah Polda NTT menjadi momentum untuk memperkuat komitmen Polres Sikka dalam mengimplementasikan Reformasi Birokrasi Polri melalui peningkatan kualitas pelayanan publik, pembangunan Zona Integritas, penguatan pengawasan internal, serta pengembangan inovasi berbasis teknologi informasi. Kegiatan ini diharapkan menjadi pedoman dalam mewujudkan pelayanan Polri yang profesional, transparan, akuntabel, humanis, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat sesuai semangat Polri Presisi.

Polres Sikka Ikuti Zoom Meeting Asistensi dan Pendampingan Mall Pelayanan Publik Wilayah Polda NTT
Polres Sikka Perkuat Komitmen Reformasi Birokrasi melalui Asistensi dan Pendampingan Mall Pelayanan Publik Wilayah Polda NTT

Maumere, 5 Agustus 2026. Tribratanewssikka.com – Komitmen Polri dalam menghadirkan pelayanan publik yang semakin profesional, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat terus diperkuat melalui berbagai langkah pembenahan organisasi. Salah satunya diwujudkan melalui pelaksanaan Zoom Meeting Asistensi dan Pendampingan Mall Pelayanan Publik Wilayah Polda NTT yang diikuti oleh jajaran Polres Sikka pada Rabu (05/08/2026) pukul 09.50 Wita bertempat di Ruang Vicon Tantya Sudhirajati Polres Sikka, Jalan Jenderal Ahmad Yani Nomor 1, Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Biro Reformasi Birokrasi (Karo RBP) Astamarena Polri, Brigjen Pol. Ano Munarto, S.H., S.I.K., M.M., sebagai bagian dari upaya memperkuat implementasi Reformasi Birokrasi Polri sekaligus memberikan asistensi dan pendampingan terhadap pembangunan serta pengembangan Mall Pelayanan Publik di wilayah hukum Polda Nusa Tenggara Timur.

 

Dari Polres Sikka, kegiatan diikuti oleh Wakapolres Sikka Kompol Marselus Yugo Amboro, S.I.K., didampingi Kabag Ren AKP Anshari, Kasat Intelkam Iptu I Nyoman Suwasta, Kasat Lantas Iptu Luthfi Satria Nugraha, S.Tr.K., Kasi Humas Iptu Leonardus Tungga, S.M., Ka SPKT Ipda Fery Hendriyanto, KBO Satreskrim Iptu I Nyoman Ariasa, KBO Satintelkam Ipda Kurd Anyelus Zay, S.H., serta Kaurmintu Satlantas Aipda Rudi Damanik.

 

Dalam arahannya, Brigjen Pol. Ano Munarto menyampaikan apresiasi kepada Polda Nusa Tenggara Timur, khususnya Kapolres Belu beserta seluruh Kapolres jajaran, atas komitmen yang terus ditunjukkan dalam mendukung pelaksanaan Reformasi Birokrasi Polri. Menurutnya, keberhasilan reformasi birokrasi tidak hanya diukur dari terpenuhinya aspek administrasi, tetapi harus diwujudkan melalui perubahan pola pikir, budaya kerja, dan kualitas pelayanan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

 

Beliau menegaskan bahwa Reformasi Birokrasi merupakan fondasi utama dalam membangun institusi Polri yang modern, adaptif, profesional, serta mampu menjawab tuntutan perkembangan zaman. Oleh karena itu, seluruh jajaran diharapkan terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dengan mengedepankan prinsip cepat, mudah, transparan, akuntabel, efektif, efisien, dan humanis sehingga mampu memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.

 

Selain itu, seluruh satuan kerja diminta untuk mengoptimalkan pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) melalui pemenuhan seluruh indikator yang telah ditetapkan. Setiap capaian harus dibangun secara terukur melalui monitoring dan evaluasi berkala agar setiap kelemahan dapat segera diidentifikasi dan dilakukan langkah-langkah perbaikan secara berkelanjutan.

 

Dalam kesempatan tersebut juga ditekankan pentingnya pemanfaatan teknologi informasi sebagai instrumen utama dalam menghadirkan pelayanan publik yang semakin cepat, efektif, efisien, serta mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat. Inovasi pelayanan dinilai menjadi salah satu indikator penting keberhasilan Reformasi Birokrasi, seiring meningkatnya ekspektasi masyarakat terhadap kualitas pelayanan pemerintah.

 

Brigjen Pol. Ano Munarto juga mengingatkan bahwa keberhasilan Reformasi Birokrasi tidak akan tercapai tanpa pengawasan internal yang kuat, disiplin personel yang tinggi, serta komitmen bersama dalam mencegah setiap bentuk pelanggaran. Integritas setiap anggota menjadi modal utama dalam membangun organisasi yang bersih, profesional, dan dipercaya masyarakat.

 

Lebih lanjut, beliau menekankan pentingnya memperkuat sinergitas dengan pemerintah daerah, TNI, Kejaksaan, Pengadilan, serta seluruh pemangku kepentingan lainnya dalam mendukung penyelenggaraan pelayanan publik yang terintegrasi sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat agar tetap kondusif.

 

Seluruh personel Polri juga diingatkan agar senantiasa mengimplementasikan nilai-nilai Polri Presisi dalam setiap pelaksanaan tugas dengan mengedepankan profesionalisme, responsibilitas, transparansi, serta rasa keadilan. Pelayanan yang diberikan kepada masyarakat harus mampu menghadirkan kepastian, kenyamanan, dan kepuasan sehingga kehadiran Polri benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

 

Mengakhiri arahannya, Karo RBP Astamarena Polri meminta agar seluruh hasil asistensi dan pendampingan tidak hanya menjadi dokumen administratif, tetapi dijadikan sebagai bahan evaluasi, motivasi, sekaligus pedoman dalam meningkatkan kualitas organisasi dan pelayanan publik secara berkesinambungan menuju tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, serta berorientasi pada pelayanan prima.

 

Pelaksanaan Zoom Meeting berlangsung dalam suasana tertib, interaktif, dan penuh perhatian dari seluruh peserta. Berbagai materi yang disampaikan diharapkan menjadi pedoman strategis bagi Polres Sikka dalam mempercepat implementasi Reformasi Birokrasi, memperkuat pembangunan Zona Integritas, mengembangkan inovasi pelayanan publik, serta mewujudkan Mall Pelayanan Publik yang mampu memberikan kemudahan, kepastian, dan kualitas pelayanan terbaik bagi masyarakat. [Cm24]