Polres Sikka Kawal Youth Camp dan Muswil GPdI 2026, Semangat Kebangkitan Spiritual Pemuda Kristen Menggema di Maumere".

96 Peserta Ikuti Kegiatan Rohani Pemuda Kristen, Pengamanan Polres Sikka Pastikan Acara Berjalan Aman dan Kondusif

Polres Sikka Kawal Youth Camp dan Muswil GPdI 2026, Semangat Kebangkitan Spiritual Pemuda Kristen Menggema di Maumere
Polres Sikka Amankan Pembukaan Muswil dan Youth Camp GPdI Wilayah XX Flores Bagian Timur/Lembata 2026

Maumere, 24 Juni 2026. Tribratanewssikka.com – Komitmen Polri dalam menjamin keamanan setiap kegiatan masyarakat kembali ditunjukkan Polres Sikka melalui pengamanan pembukaan Musyawarah Wilayah (Muswil) dan Youth Camp Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Wilayah XX Flores Bagian Timur/Lembata Tahun 2026 yang berlangsung di Gereja GPdI Sola Gratia, Jalan Diponegoro, Kelurahan Kota Uneng, Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka, Selasa (23/6/2026).

Kegiatan yang mengangkat tema “Awakening: Kebangkitan dan Kesadaran Spiritual Pemuda Kristen” tersebut menjadi momentum penting bagi generasi muda GPdI untuk memperkuat iman, karakter, serta kepemimpinan rohani dalam menghadapi berbagai tantangan zaman. Sebanyak 96 peserta dari berbagai daerah di Flores Bagian Timur dan Kabupaten Lembata hadir mengikuti rangkaian kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai 23 hingga 25 Juni 2026.

 

Sejak awal kegiatan, personel Polres Sikka telah disiagakan untuk melakukan pengamanan terbuka maupun tertutup guna memastikan seluruh agenda berjalan aman, tertib, dan lancar. Kehadiran aparat kepolisian mendapat apresiasi dari panitia maupun peserta karena memberikan rasa aman selama pelaksanaan kegiatan keagamaan tersebut.

 

Rangkaian pembukaan diawali dengan proses registrasi peserta, dilanjutkan upacara pembukaan yang berlangsung khidmat. Acara diawali dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya sebagai wujud nasionalisme dan kecintaan terhadap bangsa. Selanjutnya panitia menyampaikan laporan pelaksanaan kegiatan yang memuat tujuan, sasaran, serta agenda Youth Camp dan Muswil GPdI Wilayah XX Flores Bagian Timur/Lembata.

 

Ketua Majelis Daerah GPdI Nusa Tenggara Timur, Pendeta Albinus Baok, dalam sambutannya menegaskan pentingnya kebangkitan spiritual generasi muda gereja sebagai fondasi dalam membangun kehidupan beriman yang kokoh dan berdampak positif bagi masyarakat. Ia mengajak seluruh peserta untuk memanfaatkan momentum perkemahan dan musyawarah wilayah sebagai sarana pembentukan karakter, penguatan pelayanan, serta mempererat persaudaraan antarjemaat.

 

Sementara itu, Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago, yang hadir dalam kegiatan tersebut memberikan apresiasi atas terselenggaranya Youth Camp dan Muswil GPdI di Kabupaten Sikka. Dalam sambutannya, Bupati menekankan pentingnya peran pemuda sebagai agen perubahan yang mampu menjadi teladan dalam kehidupan sosial, keagamaan, dan pembangunan daerah. Usai memberikan sambutan, Bupati secara resmi membuka kegiatan yang ditandai dengan doa bersama.

 

Tidak hanya menjadi forum musyawarah organisasi gereja, kegiatan ini juga diisi dengan berbagai agenda pembinaan yang bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya pemuda Kristen. Peserta mengikuti peninjauan lokasi perkemahan, ramah tamah, ibadah pembukaan, seminar kepemudaan, pembinaan karakter, diskusi pelayanan, hingga ibadah malam yang berlangsung penuh semangat dan kekhidmatan.

 

Para peserta berasal dari berbagai jemaat GPdI di wilayah Flores dan Lembata, antara lain GPdI Sola Gratia Maumere, GPdI Elsadday Larantuka, GPdI Gloria Adonara, GPdI Mawar Saron Ende, GPdI Imanuel Mbay, GPdI Maranatha Bajawa, dan GPdI Nazareth Borong. Keikutsertaan peserta dari berbagai daerah tersebut menunjukkan tingginya antusiasme pemuda gereja dalam membangun jejaring pelayanan dan memperkuat persatuan antarjemaat.

 

Pelaksanaan kegiatan ini didasarkan pada Surat Keputusan Majelis Wilayah GPdI XX Flores Bagian Timur/Lembata Nomor: 02/MW/GPdI/XX/II/2025 tentang Penyelenggaraan Kemah Pemuda/Remaja dan Musyawarah Kerja Wilayah GPdI XX Flores Bagian Timur/Lembata.

 

Kapolres Sikka AKBP Bambang Supeno, S.I.K.,melalui Kasi Humas Polres Sikka IPDA Leonardus Tunga, S.M.,menyampaikan bahwa pengamanan yang dilakukan merupakan bagian dari tugas Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat. Kehadiran polisi di setiap kegiatan kemasyarakatan diharapkan mampu menciptakan rasa aman sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan sesuai rencana.

 

“Polri berkomitmen mendukung setiap kegiatan masyarakat, termasuk kegiatan keagamaan, agar dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif. Kami berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan nyaman hingga selesai,” ujar Kasi Humas Polres Sikka.

 

Pengamanan kegiatan dilaksanakan berdasarkan Surat Perintah Kapolres Sikka Nomor: Sprin/393/VI/PAM.3.3/2026 tanggal 22 Juni 2026. Hingga berakhirnya rangkaian kegiatan pembukaan, situasi keamanan dan ketertiban tetap terjaga dengan baik tanpa adanya gangguan yang berarti.

 

Melalui pengamanan yang profesional dan humanis, Polres Sikka kembali menunjukkan perannya sebagai mitra masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan daerah sekaligus mendukung terselenggaranya kegiatan keagamaan yang menjadi sarana pembinaan moral, spiritual, dan karakter generasi muda menuju masa depan yang lebih baik. [Kd29]