Polres Sikka Tempa Calon Gada Pratama Jadi Garda Terdepan Keselamatan Berlalu Lintas
Kegiatan sosialisasi Kamseltibcarlantas oleh Satlantas Polres Sikka berjalan aman dan lancar, serta berhasil menumbuhkan kesadaran dan komitmen para calon Gada Pratama untuk menjadi pelopor tertib berlalu lintas di lingkungan masyarakat.
Tribratanewssikka.com - Maumere, 4 Mei 2026 – Upaya membangun budaya tertib berlalu lintas terus digencarkan oleh Satuan Lalu Lintas Polres Sikka. Melalui Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel), sosialisasi Kamseltibcarlantas kembali dilaksanakan dengan menyasar generasi calon tenaga pengamanan (Gada Pratama) sebagai agen perubahan di tengah masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung pada Jumat pagi (01/05/2026) di Gedung SCC ini menjadi langkah strategis dalam menanamkan kesadaran kolektif tentang pentingnya keselamatan berlalu lintas sejak dini, khususnya bagi para calon Gada Pratama Gelombang VII Tahun 2026.
Dengan kekuatan dua personel, yakni Aipda Aris Marsudi dan Bripka Sendi, kegiatan ini dikemas secara komunikatif dan persuasif, menyentuh langsung aspek kesadaran, tanggung jawab, hingga peran sosial peserta dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam penyampaiannya, personel Unit Kamsel tidak hanya menekankan aturan formal berlalu lintas, tetapi juga menggugah kesadaran moral peserta agar menjadi pelopor keselamatan. Para peserta diajak memahami bahwa tertib berlalu lintas bukan sekadar kewajiban hukum, melainkan bentuk kepedulian terhadap keselamatan diri sendiri dan orang lain.
Beberapa poin penting yang ditekankan dalam sosialisasi tersebut antara lain kewajiban penggunaan helm bagi pengendara maupun penumpang, larangan penggunaan sepeda listrik di jalan raya umum, serta pentingnya peran individu dalam menyebarluaskan pesan keselamatan kepada keluarga dan lingkungan sekitar.
“Keselamatan berlalu lintas dimulai dari diri sendiri. Jika kita disiplin, maka kita telah menyelamatkan banyak nyawa,” menjadi pesan kuat yang disampaikan kepada para peserta.
Tidak berhenti pada tataran teori, para calon Gada Pratama juga didorong untuk menjadi contoh nyata di tengah masyarakat. Mereka diharapkan mampu menjadi figur yang tidak hanya patuh aturan, tetapi juga aktif mengedukasi lingkungan sekitarnya.
Respons peserta pun terlihat positif. Mereka mengikuti kegiatan dengan antusias dan menunjukkan komitmen untuk mengimplementasikan serta menyebarluaskan pesan-pesan keselamatan berlalu lintas.
Bahkan, para peserta menyatakan kesiapannya untuk mengingatkan keluarga dan masyarakat agar selalu menggunakan helm serta mematuhi aturan lalu lintas.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa pendekatan edukatif yang humanis masih menjadi kunci utama dalam membangun kesadaran hukum di tengah masyarakat.
Polres Sikka terus menegaskan komitmennya untuk menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas melalui langkah preventif yang berkelanjutan.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Hal ini menunjukkan bahwa sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat, khususnya generasi muda, dapat menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan budaya berlalu lintas yang berkeselamatan.
Dengan menyasar calon Gada Pratama sebagai ujung tombak di lapangan, Polres Sikka tidak hanya menjalankan fungsi penegakan hukum, tetapi juga membangun peradaban disiplin yang berorientasi pada keselamatan bersama. [Cm24]


