Polri Peduli Pendidikan: Bantuan Sosial Kapolda NTT Jangkau Sekolah dan Siswa Kurang Mampu di Sikka
Sikka, 20 April 2026 — Wujud nyata kepedulian terhadap dunia pendidikan kembali ditunjukkan oleh jajaran Polri. Melalui program bantuan sosial dari Kapolda NTT, kegiatan penyaluran bantuan dilaksanakan di sejumlah sekolah di wilayah Kabupaten Sikka pada Senin (20/4/2026) sore.
Penyerahan bantuan dilakukan secara langsung oleh Wakapolres Sikka, Kompol Marselus Yugo Amboro, S.I.K., yang berlangsung mulai pukul 16.00 Wita di beberapa titik lokasi. Kegiatan ini menyasar lembaga pendidikan serta siswa-siswi kurang mampu, termasuk mereka yang telah putus sekolah.
Dalam keterangannya, Wakapolres Sikka menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di daerah. “Bantuan ini diharapkan dapat menunjang proses belajar mengajar, memotivasi siswa dan tenaga pendidik, serta menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih layak bagi generasi penerus bangsa,” ujarnya.
Adapun lokasi penyaluran bantuan meliputi PAUD Aisyiyah Waturia di Kecamatan Magepanda, SMP Katolik Binawirawan Maumere dan SMK Santo Gabriel Maumere di wilayah Kecamatan Alok dan Alok Timur, serta SDK Waiara di Kecamatan Kewapante.
Jenis bantuan yang diberikan cukup beragam, mulai dari perlengkapan belajar seperti meja, kursi, lemari, tas sekolah, hingga alat permainan edukatif bagi anak usia dini. Selain itu, bantuan seragam dan alat tulis juga disalurkan kepada siswa SDK Waiara. Tak hanya itu, bantuan keuangan turut diberikan kepada siswa kurang mampu dan yang telah putus sekolah di tingkat SMP dan SMK sebagai bentuk dukungan agar mereka dapat melanjutkan pendidikan.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh para kepala sekolah, perangkat desa, orang tua siswa, serta para pelajar penerima manfaat. Kehadiran berbagai pihak tersebut mencerminkan sinergi yang kuat antara Polri, sekolah, dan masyarakat dalam mendukung dunia pendidikan.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif hingga berakhir pada pukul 19.00 Wita.
Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat belajar para siswa semakin meningkat serta akses pendidikan bagi anak-anak di Kabupaten Sikka dapat terus terjaga dan berkembang.


