Awali 2026 dengan Rasa Aman, Polres Sikka Polda NTT Kawal Ketat Ibadah Tahun Baru di Puluhan Gereja

Pengamanan rangkaian ibadah dan misa Tahun Baru 2026 di wilayah hukum Polres Sikka berlangsung aman, lancar, dan kondusif, mencerminkan kesiapsiagaan serta profesionalisme Polri dalam menjamin kebebasan beribadah masyarakat. Kehadiran personel di setiap gereja tidak hanya mencegah potensi gangguan kamtibmas, tetapi juga menegaskan komitmen Polres Sikka dalam menghadirkan rasa aman, damai, dan nyaman bagi umat dalam mengawali tahun yang baru.

Awali 2026 dengan Rasa Aman, Polres Sikka Polda NTT Kawal Ketat Ibadah Tahun Baru di Puluhan Gereja
Ribuan Umat Rayakan Tahun Baru 2026 dengan Khidmat, Polres Sikka Polda NTT Pastikan Seluruh Ibadah Berlangsung Aman dan Kondusif

Tribratanewssikka.com - Maumere, 1 Januari 2026– Mengawali Tahun Baru 2026, Polres Sikka menunjukkan komitmennya dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) dengan melaksanakan pengamanan intensif rangkaian ibadah dan misa Tahun Baru di sejumlah gereja dan kapela yang tersebar di wilayah hukum Polres Sikka, Kamis (1/1/2026) pagi.

Sejak pukul 06.00 WITA, personel Polres Sikka bersama jajaran Polsek, dibantu unsur TNI, Linmas, serta pengamanan internal gereja, telah disiagakan di berbagai titik untuk memastikan umat Kristiani dapat melaksanakan ibadah dengan aman, khidmat, dan penuh sukacita.

Pengamanan dilakukan di berbagai gereja besar maupun kapela, di antaranya Gereja Biara Karmel Beato Dionisius Wairklau, Gereja/Kapela Santa Maria Perumnas, Gereja Santo Stefanus Martir Waioti, serta seluruh gereja dan kapela di wilayah hukum Polsek Kewapante, meliputi Paroki Renha Rosari Kewapante, Bolowolon, Habi, Lokaria, Wairhubin, Ili, Watublapi, hingga gereja-gereja Kristen Protestan.

Diperkirakan sekitar 3.500 hingga 4.000 umat menghadiri rangkaian misa Tahun Baru 2026 yang berlangsung hingga pukul 09.40 WITA. Pengamanan dilaksanakan berdasarkan Surat Perintah Kapolres Sikka Nomor: Sprin/980/XII/OPS.1.1/2025 serta Sprin Kapolsek Kewapante Nomor: Sprin/84/XII/2025, dengan melibatkan puluhan personel Polri yang ditempatkan secara strategis di pintu masuk gereja, area parkir, dan sekitar lokasi ibadah.

 

Adapun langkah-langkah pengamanan yang dilakukan meliputi: Sterilisasi gereja dan halaman sebelum ibadah dimulai, Pemeriksaan barang bawaan umat secara humanis, Pengaturan arus lalu lintas dan parkir kendaraan, Monitoring situasi selama ibadah berlangsung dan Koordinasi aktif dengan panitia gereja dan unsur pengamanan internal.

 

Pendekatan yang dilakukan bersifat preventif dan persuasif, sehingga umat dapat beribadah dengan rasa aman tanpa mengganggu kekhusyukan misa. Hingga berakhirnya seluruh rangkaian misa, situasi kamtibmas terpantau aman, tertib, dan kondusif. Tidak ditemukan adanya gangguan keamanan maupun kejadian menonjol selama pelaksanaan ibadah Tahun Baru 2026 di wilayah hukum Polres Sikka.

 

Pengamanan misa pertama dan kedua di Gereja Santo Stefanus Martir, yang dihadiri ratusan umat, menjadi salah satu indikator keberhasilan pengamanan terpadu aparat bersama unsur masyarakat.

 

Keberhasilan pengamanan ini menjadi bukti nyata kehadiran negara melalui Polri dalam menjamin kebebasan beragama serta menciptakan rasa aman di tengah masyarakat, khususnya pada momentum keagamaan besar seperti perayaan Tahun Baru.

 

Polres Sikka menegaskan akan terus meningkatkan kesiapsiagaan dan sinergi lintas sektor guna menjaga stabilitas kamtibmas, serta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama memelihara situasi yang aman, damai, dan harmonis di Kabupaten Sikka. [Cm24]