“Pengamanan Ketat Warnai Derap Langkah Pelajar Sikka Paga, Semarak HUT ke-81 RI Berlangsung Aman dan Meriah”
Perlombaan Gerak Jalan SD dan SMP tingkat Kecamatan Paga dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI berlangsung meriah, tertib, aman, dan lancar. Kegiatan yang melibatkan 30 kontingen sekolah serta sekitar 200 masyarakat tersebut menjadi momentum memperkuat semangat nasionalisme, kedisiplinan, kebersamaan, dan partisipasi masyarakat. Pengamanan terpadu dari Polsek Paga, Koramil 1603 Paga, serta dukungan Tim Medis Puskesmas Paga turut memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan kondusif.
Maumere, 13 Agustus 2026. Tribratanewssikka.com — Semangat menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menggema di Kecamatan Paga, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur.

Puluhan barisan pelajar dari tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) ambil bagian dalam perlombaan gerak jalan tingkat Kecamatan Paga yang berlangsung pada Kamis, 13 Agustus 2026.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 15.30 Wita hingga 17.20 Wita itu bukan sekadar perlombaan. Di balik langkah kaki yang serempak, barisan yang tertata dan derap semangat para pelajar, terselip pesan kuat tentang nasionalisme, kedisiplinan, kebersamaan, serta semangat generasi muda dalam menyambut momentum kemerdekaan.
Kegiatan tersebut dibuka oleh Camat Paga, Marianus M.B.Keraf, S.STP., M.A.P., bersama Kapolsek Paga Ipda Hasan Sabon dan Ketua Panitia, Deo Erasmus Dele Roy, S.E. Pembukaan berlangsung dalam suasana penuh semangat. Pasukan peserta gerak jalan terlebih dahulu disiapkan oleh komandan upacara. Setelah itu, Inspektur Upacara memasuki tempat upacara dan mendapat penghormatan dari komandan upacara bersama seluruh peserta.
Sambutan Camat Paga menjadi salah satu bagian penting sebelum perlombaan dimulai. Setelah seluruh rangkaian persiapan selesai, Camat Paga bersama Kapolsek Paga dan Ketua Panitia menempati tempat yang telah disediakan.
Momentum pembukaan kemudian ditandai dengan pengibaran Bendera Merah Putih. Sejurus kemudian, barisan peserta mulai bergerak meninggalkan titik awal untuk menempuh rute yang telah ditentukan.
Berbeda dari rencana awal, pelaksanaan lomba kali ini mengalami perubahan titik start dan rute. Semula, peserta direncanakan memulai perjalanan dari JDS Kaliwajo, kemudian melintasi Jalan Raya Trans Maumere-Ende dengan melewati Desa Aebubu dan Desa Lowokabo, sebelum finis di depan Polsek Paga.
Namun, dengan mempertimbangkan kondisi dan teknis pelaksanaan di lapangan, rute tersebut kemudian diubah. Peserta memulai gerak jalan dari wilayah Wolowiro, kemudian bergerak menyusuri Jalan Raya Trans Maumere-Ende melalui Desa Wolowiro, Desa Mbengu dan Desa Paga, dengan titik finis berada di depan Kantor Camat Paga.
Perubahan tersebut tidak mengurangi semangat peserta. Justru, sepanjang lintasan, derap langkah para pelajar menyuguhkan pemandangan yang menggambarkan kuatnya antusiasme masyarakat dalam menyambut peringatan kemerdekaan.
Barisan demi barisan bergerak dengan disiplin. Seragam sekolah, kekompakan langkah, variasi yel-yel dan semangat peserta menjadi warna tersendiri dalam kegiatan yang turut disaksikan para orang tua serta masyarakat Kecamatan Paga. Sebanyak 30 kelompok peserta ambil bagian dalam perlombaan tersebut, terdiri dari kontingen SMP putra-putri serta berbagai sekolah dasar di wilayah Kecamatan Paga.
Dari tingkat SMP, peserta antara lain SMP Negeri 3 Paga Putra, SMP Tananuwa Putra, SMPK Alvarez Paga Putra, SMP PGRI Paga Putra, SMP Negeri 1 Paga Putra, serta kontingen putri dari SMP Negeri 3 Paga, SMP Tanabuwa, SMPK Alvarez Paga, SMP PGRI Paga dan SMP Negeri 1 Paga.
Sementara dari tingkat sekolah dasar, peserta datang dari SDK Nuabhana, SDK Niobewa, SDK Masebewa, SDN Nuabari, SDI Bisitio, SDK Aebubu, SDK Wolowiro, SDI Nusakoka, SDI Batukuku, SDN Waturesa, SDK Kotandelu, SDI Paga, SDK Maulo'o, SDK Paga, SDI Mbiramboa, SDI Lisabheto, SDK Sesalapi, SDK Maulo'o, SDI Tanangalu dan SDI Lowolabo.
Keberagaman sekolah yang ambil bagian menunjukkan bahwa semangat memperingati kemerdekaan tidak hanya tumbuh di lingkungan sekolah, tetapi telah menjadi bagian dari kehidupan sosial masyarakat Kecamatan Paga.
Di tengah konsentrasi massa dan padatnya aktivitas masyarakat di sepanjang lintasan, aspek keamanan menjadi perhatian utama. Polsek Paga menerjunkan personel berdasarkan Surat Perintah Kapolsek Paga Nomor: Sprin/62/VIII/2026/Sek Paga tanggal 12 Agustus 2026.
Personel yang terlibat dalam pengamanan yakni Aipda Jainudin Kasim, Aipda Kadek Maradona, Aipda Maximilianus Epu, Bripka Edison B. Seda dan Bripka Sudirman Abdullah. Pengamanan juga diperkuat personel Koramil 1603 Paga, yakni Serka Safrudin Boka. Sementara untuk mengantisipasi kebutuhan medis selama kegiatan, Tim Medis Puskesmas Paga turut disiagakan sebagai bagian dari dukungan pelayanan kesehatan dan pertolongan pertama.
Kehadiran aparat keamanan dan tim medis memberikan jaminan bahwa kegiatan dapat berlangsung dengan tertib, sekaligus menjadi langkah antisipatif terhadap berbagai kemungkinan yang dapat muncul selama perlombaan.
Semarak perlombaan tidak hanya terlihat dari barisan peserta. Antusiasme juga datang dari masyarakat. Sekitar 200 orang, yang terdiri dari orang tua peserta dan masyarakat Kecamatan Paga, diperkirakan hadir menyaksikan kegiatan tersebut.
Mereka berdiri di sepanjang jalur yang dilalui peserta, memberikan dukungan dan semangat kepada anak-anak mereka. Bagi para orang tua, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk melihat secara langsung keberanian, kedisiplinan dan kekompakan anak-anak mereka dalam mengambil bagian pada perayaan kemerdekaan.
Di sisi lain, kehadiran masyarakat juga memperlihatkan bahwa kegiatan memperingati HUT Kemerdekaan RI masih memiliki daya rekat sosial yang kuat. Perayaan kemerdekaan tidak berhenti pada seremoni pengibaran bendera. Ia hadir dalam bentuk kebersamaan masyarakat, partisipasi anak-anak sekolah, dukungan orang tua, keterlibatan pemerintah kecamatan, sekolah, aparat keamanan, tenaga kesehatan hingga panitia penyelenggara.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Camat Paga Yanuarius Antonius, S.T., para kepala desa se-Kecamatan Paga, para kepala sekolah dan guru dari sekolah yang terlibat, serta anggota Panitia Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 tingkat Kecamatan Paga.
Gerak jalan memang berbicara tentang kecepatan, ketepatan langkah dan kekompakan barisan. Namun dalam konteks peringatan kemerdekaan, setiap langkah memiliki makna yang jauh lebih besar.
Para pelajar sedang belajar bahwa sebuah tujuan tidak akan dicapai dengan langkah yang tercerai-berai. Mereka harus berjalan bersama, mengikuti irama, menjaga barisan dan saling memperhatikan. Nilai-nilai itulah yang menjadi roh dari kegiatan tersebut.
Kedisiplinan ditanamkan melalui keteraturan barisan. Kebersamaan dibangun melalui kekompakan langkah. Keberanian tumbuh ketika peserta tampil di hadapan masyarakat. Sementara semangat nasionalisme dipupuk melalui momentum peringatan kemerdekaan yang dirayakan secara bersama-sama.
Di sepanjang Jalan Raya Trans Maumere-Ende, semangat itu terlihat nyata. Anak-anak sekolah membawa energi tersendiri bagi suasana Kecamatan Paga sore itu. Setelah seluruh peserta menyelesaikan lintasan dan tiba di garis finis di depan Kantor Camat Paga, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam keadaan aman, tertib dan lancar.
Tidak terdapat gangguan menonjol yang menghambat jalannya kegiatan. Koordinasi antara panitia, pemerintah kecamatan, aparat keamanan, sekolah, masyarakat dan tim medis berjalan dengan baik.
Perubahan rute yang dilakukan dari rencana awal juga dapat dilaksanakan tanpa mengurangi substansi kegiatan. Perlombaan tetap berjalan sesuai tujuan utama, yakni menyemarakkan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat Kecamatan Paga.
Dari Paga, kemerdekaan kembali dirayakan bukan hanya melalui kata-kata, tetapi melalui langkah-langkah kecil para pelajar yang berjalan bersama. Sebab, di balik derap kaki yang mungkin sederhana, ada harapan besar yang sedang dibentuk: generasi muda yang disiplin, kompak, berani, dan tidak kehilangan rasa cinta terhadap tanah air. Dan sore itu, Jalan Raya Trans Maumere-Ende menjadi saksi bahwa semangat kemerdekaan masih menyala kuat di Kecamatan Paga. [Cm24]


