“Saat Pengabdian Berakhir, Solidaritas Tak Pernah Berhenti: Polres Sikka Antar Jenazah AIPTU I Nengah Mertayasa”
Kegiatan melayat dan pengantaran jenazah AIPTU I Nengah Mertayasa oleh keluarga besar Polres Sikka menjadi wujud nyata solidaritas, penghormatan, dan kepedulian terhadap sesama anggota Polri, sekaligus mempertegas kuatnya ikatan persaudaraan dalam menjalankan tugas dan menghadapi suasana duka.
Maumere, 21 September 2026. Tribratanewssikka.com — Suasana duka menyelimuti keluarga besar Kepolisian Resor (Polres) Sikka. Tangis dan keheningan mengiringi kedatangan hingga prosesi penjemputan jenazah AIPTU I Nengah Mertayasa, anggota Polsek Lela Polres Sikka, yang meninggal dunia dan dijemput oleh rekan-rekan sejawatnya di Ruang Jenazah RSUD TC Hillers Maumere, Senin (21/9/2026) sekitar pukul 09.30 WITA.

Kehadiran jajaran Polres Sikka di tengah suasana duka tersebut tidak sekadar menjadi bagian dari sebuah prosesi kedinasan. Lebih dari itu, momentum tersebut menjadi gambaran nyata tentang kuatnya ikatan kebersamaan dan solidaritas dalam tubuh institusi Polri, ketika seorang anggota keluarga besar telah berpulang.

Sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polres Sikka, para perwira, personel Polres Sikka, hingga personel Polsek jajaran hadir untuk memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum. Istri dan keluarga almarhum juga turut hadir dalam suasana penuh haru tersebut.
Bagi keluarga besar Polres Sikka, kepergian seorang anggota bukan hanya meninggalkan ruang kosong dalam sebuah kesatuan, tetapi juga menyisakan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, serta rekan-rekan yang selama ini bersama-sama menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat.
Di tengah suasana kehilangan tersebut, kehadiran rekan-rekan sejawat menjadi bentuk nyata kepedulian dan penghormatan. Tidak banyak kata yang mampu menggambarkan beratnya kehilangan, namun kehadiran secara langsung menjadi bahasa yang paling sederhana sekaligus paling bermakna untuk menunjukkan bahwa almarhum tidak pernah berjalan sendiri dalam perjalanan pengabdiannya.
Usai prosesi melayat dan penjemputan di RSUD TC Hillers Maumere, jenazah AIPTU I Nengah Mertayasa kemudian diantar oleh personel Polres Sikka menuju Mapolsek Lela untuk disemayamkan.
Pengantaran jenazah tersebut berlangsung dengan penuh penghormatan. Personel yang terlibat menjalankan tugas dengan tertib dan penuh rasa tanggung jawab, mengiringi perjalanan terakhir salah satu anggota Polri yang selama ini menjadi bagian dari keluarga besar Polsek Lela dan Polres Sikka.
Momentum tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa semangat kebersamaan dalam institusi kepolisian tidak berhenti ketika tugas kedinasan selesai. Dalam situasi suka maupun duka, ikatan persaudaraan tetap menjadi kekuatan yang menyatukan setiap personel sebagai satu keluarga besar.
Sementara itu, kegiatan peliputan dan dokumentasi dilaksanakan oleh Seksi Humas Polres Sikka sebagai bagian dari pelaksanaan tugas dan fungsi kehumasan dalam mendokumentasikan berbagai kegiatan institusi, termasuk momentum penghormatan terhadap anggota yang telah meninggal dunia.
Kasi Humas Polres Sikka IPDA Leonardus Tunga, S.M., bersama seorang mahasiswa magang Universitas Nusa Nipa (Unipa), turut melaksanakan peliputan dan dokumentasi seluruh rangkaian kegiatan tersebut.
Dokumentasi ini bukan sekadar rekaman visual sebuah kegiatan. Di balik setiap gambar terdapat cerita tentang pengabdian, persaudaraan, kehilangan, dan penghormatan. Sebuah catatan yang merekam bagaimana keluarga besar Polri berdiri bersama ketika salah satu anggotanya menghadapi perjalanan terakhir.
Kepergian AIPTU I Nengah Mertayasa meninggalkan duka bagi keluarga dan rekan-rekan sejawat. Namun, penghormatan yang diberikan oleh keluarga besar Polres Sikka menjadi penanda bahwa setiap pengabdian yang telah diberikan seorang anggota kepada institusi dan masyarakat tetap memiliki tempat dalam ingatan keluarga besar Polri.
Dalam suasana penuh duka tersebut, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, lancar, dan tertib. Personel Polres Sikka bersama keluarga almarhum mengikuti setiap tahapan kegiatan dengan penuh penghormatan hingga jenazah tiba di Mapolsek Lela.
Kehadiran jajaran Polres Sikka dalam prosesi tersebut menjadi gambaran sederhana namun kuat tentang makna solidaritas, kebersamaan, dan rasa sepenanggungan di lingkungan Kepolisian. Ketika seorang anggota berpulang, keluarga besar institusi hadir untuk mengantarkan, memberikan penghormatan, dan berdiri bersama keluarga yang ditinggalkan.
Sebab pada akhirnya, di balik seragam dan tugas yang diemban, setiap personel Polri adalah bagian dari keluarga besar yang saling menguatkan. Dan ketika pengabdian seorang anggota telah sampai pada penghujung perjalanan, penghormatan terakhir menjadi bentuk nyata bahwa jejak pengabdiannya tidak dilupakan.
Selamat jalan AIPTU I Nengah Mertayasa. Pengabdianmu menjadi bagian dari perjalanan panjang keluarga besar Polri. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi suasana duka ini. [Cm24]


