Polres Sikka Mantapkan Keimanan Personel, Pembinaan Rohani Digelar Serentak di Jajaran Polsek

Kegiatan Pembinaan Rohani yang dilaksanakan secara serentak di Polsek Kewapante, Polsek Bola, dan Polsek Waigete merupakan wujud komitmen Polres Sikka dalam membangun personel Polri yang tidak hanya profesional dalam menjalankan tugas, tetapi juga memiliki keimanan, integritas, dan karakter moral yang kuat. Melalui pembinaan spiritual yang rutin dan berkelanjutan, diharapkan setiap anggota semakin humanis, disiplin, serta mampu memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman terbaik kepada masyarakat dengan berlandaskan nilai-nilai keagamaan dan etika profesi.

Polres Sikka Mantapkan Keimanan Personel, Pembinaan Rohani Digelar Serentak di Jajaran Polsek
Bangun Integritas dari Hati, Polres Sikka Gelar Pembinaan Rohani Serentak untuk Perkuat Profesionalisme Personel

Maumere, 2 Juli 2026. Tribratanewssikk.com – Di balik tugas kepolisian yang sarat tantangan, mulai dari menjaga keamanan, menegakkan hukum hingga memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat selama 24 jam, terdapat satu fondasi yang tidak kalah penting, yakni kekuatan iman, moral, dan integritas. 

Kesadaran inilah yang terus dipupuk oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui kegiatan Pembinaan Rohani (Binroh) yang secara rutin dilaksanakan di seluruh jajaran, termasuk di wilayah hukum Polres Sikka.

Pada Kamis (2/7/2026) pukul 08.00 Wita, suasana khidmat menyelimuti sejumlah Markas Kepolisian Sektor di Kabupaten Sikka. Personel Polsek Kewapante, Polsek Bola, dan Polsek Waigete secara serentak mengikuti kegiatan Pembinaan Rohani sebagai bagian dari program rutin yang diselenggarakan setiap hari Kamis guna memperkuat kualitas spiritual, mental, serta karakter anggota Polri.

 

Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas seremonial, melainkan menjadi ruang refleksi bagi setiap personel untuk memperkokoh hubungan dengan Tuhan Yang Maha Esa sekaligus memperbarui komitmen pengabdian kepada masyarakat. Di tengah dinamika tugas yang semakin kompleks, pembinaan rohani menjadi bekal penting agar setiap anggota tetap menjunjung tinggi nilai kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, dan profesionalisme dalam setiap pelaksanaan tugas.

 

Di Mako Polsek Kewapante, Jalan Wairwerut Nomor 01, Dusun Namangjawa, Desa Namangkewa, Kecamatan Kewapante, kegiatan pembinaan rohani dilaksanakan melalui Zoom Meeting yang diselenggarakan oleh BAGBINRELIGI ROWATPERS SSDM Polri dalam program Binroh Mandiri.

 

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Kewapante, IPTU Chairil Syafar, dan diikuti para Kanit serta seluruh personel sesuai agama dan keyakinan masing-masing. Selama kegiatan berlangsung, seluruh peserta mengikuti pembinaan dengan penuh kekhusyukan. Materi pembinaan mengajak setiap anggota Polri untuk terus meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa sebagai landasan moral dalam menjalankan amanah negara.

 

Melalui pembinaan tersebut, personel diharapkan mampu menjadi insan Bhayangkara yang tidak hanya profesional dalam menjalankan tugas penegakan hukum, tetapi juga memiliki hati nurani, empati, serta mampu menjaga integritas di tengah berbagai tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

 

Selain meningkatkan kualitas spiritual, kegiatan ini juga menjadi sarana membangun karakter personel agar semakin disiplin, rendah hati, serta menjadikan nilai-nilai keagamaan sebagai pedoman dalam mengambil setiap keputusan maupun tindakan di lapangan.

 

Pada waktu yang sama, Mako Polsek Bola juga dipenuhi suasana religius. Seluruh personel yang beragama Islam, Katolik, maupun Protestan melaksanakan pembinaan rohani secara mandiri sesuai keyakinan masing-masing.

 

Pelaksanaan pembinaan rohani ini merupakan agenda rutin mingguan yang bertujuan membentuk personel Polri yang memiliki kualitas perilaku, etika, serta mental spiritual yang semakin baik.

 

Dalam pembinaan tersebut ditekankan bahwa keberhasilan seorang anggota Polri tidak hanya diukur dari kemampuan menyelesaikan tugas, tetapi juga dari kejujuran, kesabaran, kebijaksanaan, dan sikap humanis dalam melayani masyarakat.

 

Melalui pembinaan rohani, setiap personel diajak untuk terus mengevaluasi diri, memperbaiki kualitas ibadah, memperkuat pengendalian diri, serta meningkatkan rasa tanggung jawab sebagai aparat negara yang dipercaya masyarakat. Dengan karakter yang dibangun dari nilai-nilai keagamaan, diharapkan setiap anggota mampu menjadi teladan, baik di lingkungan institusi maupun dalam kehidupan bermasyarakat.

 

Sementara itu, di Mako Polsek Waigete yang berlokasi di Jalan Raya Trans Maumere–Larantuka, Desa Egon, Kecamatan Waigete, seluruh personel mengikuti pembinaan rohani secara virtual melalui Zoom Meeting yang difasilitasi BAGBINRELIGI ROWATPERS SSDM Polri. Dengan penuh kesungguhan, setiap personel mengikuti rangkaian pembinaan sesuai agama dan keyakinan masing-masing.

 

Pembinaan tersebut mengingatkan kembali bahwa seorang anggota Polri bukan hanya dituntut memiliki kecerdasan intelektual dan kemampuan teknis, tetapi juga harus memiliki kecerdasan spiritual yang menjadi benteng dalam menghadapi godaan penyalahgunaan kewenangan, tekanan pekerjaan, maupun berbagai tantangan lainnya.

 

Keimanan yang kuat diyakini akan melahirkan integritas yang kokoh. Integritas yang kokoh akan melahirkan pelayanan yang tulus. Dan pelayanan yang tulus pada akhirnya akan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.

 

Pelaksanaan pembinaan rohani secara serentak di jajaran Polsek Polres Sikka menjadi bukti nyata bahwa transformasi Polri menuju institusi yang semakin Presisi tidak hanya dilakukan melalui peningkatan kemampuan operasional, modernisasi peralatan, maupun penguatan kompetensi teknis.

 

Lebih dari itu, pembangunan sumber daya manusia Polri juga dilakukan melalui penguatan mental, moral, dan spiritual yang berkesinambungan. Sebab hanya personel yang memiliki keimanan kuat, karakter yang baik, serta integritas yang terjaga yang mampu menjalankan tugas secara profesional, adil, dan humanis.

 

Pembinaan rohani menjadi pengingat bahwa setiap kewenangan yang dimiliki anggota Polri merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan, bukan hanya kepada institusi dan negara, tetapi juga kepada Tuhan Yang Maha Esa.

 

Dengan semangat tersebut, jajaran Polres Sikka terus berkomitmen membentuk personel Bhayangkara yang tidak hanya unggul dalam kemampuan, tetapi juga mulia dalam akhlak, kokoh dalam integritas, serta senantiasa hadir memberikan rasa aman, keadilan, dan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

 

Kegiatan pembinaan rohani yang rutin dilaksanakan setiap pekan ini diharapkan terus menjadi sumber energi moral bagi setiap anggota Polri, sehingga dalam setiap langkah pengabdian, nilai-nilai keimanan, kejujuran, dan kemanusiaan selalu menjadi kompas utama menuju Polri yang semakin dicintai dan dipercaya masyarakat. [Cm24]