Temui Langsung Kelompok Tani BUMBU RJ, Kabag SDM Polres Sikka Petakan Kendala dan Dorong Ketahanan Pangan
Kunjungan Kabag SDM Polres Sikka dalam Program QW 1.13 Polri Peduli Pangan menjadi wujud nyata komitmen Polri dalam mendukung ketahanan pangan masyarakat. Meski pengelolaan lahan Kelompok Tani BUMBU RJ masih terkendala cuaca panas dan menurunnya debit air sumur, pendampingan serta koordinasi berkelanjutan diharapkan mampu mendorong pemanfaatan lahan secara produktif demi meningkatkan kemandirian pangan masyarakat
Maumere, 27 Oktober 2026. Tribratanewssikka.com – Komitmen Polri dalam mendukung ketahanan pangan terus diwujudkan melalui langkah nyata di tengah masyarakat. Kali ini, Kabag SDM Polres Sikka, AKP Susanto, S.E., bersama personel terkait turun langsung mengunjungi lahan pendampingan Kelompok Tani BUMBU RJ yang diketuai Ramzi, di wilayah Wailiti, Kecamatan Alok Barat, Kabupaten Sikka, Selasa (27/10/2026) sore.

Kunjungan yang berlangsung pukul 15.00 hingga 16.05 WITA tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Program Quick Wins (QW) 1.13 Polri Peduli Pangan. Program ini diarahkan untuk mendorong masyarakat memanfaatkan lahan tidur maupun pekarangan yang belum produktif menjadi lahan pertanian yang bernilai guna, khususnya melalui penanaman komoditas hortikultura berupa bawang dan berbagai jenis sayuran.
Tidak sekadar melakukan kunjungan seremonial, Kabag SDM Polres Sikka juga berdialog langsung dengan Ketua Kelompok Tani BUMBU RJ guna menggali perkembangan, kesiapan, serta kendala yang dihadapi dalam pengelolaan lahan. Langkah tersebut menjadi bagian penting dari pendampingan agar program yang dijalankan tidak berhenti pada tataran perencanaan, tetapi dapat diwujudkan secara nyata sesuai kondisi di lapangan.
Dari hasil komunikasi tersebut, terungkap bahwa pengelolaan lahan saat ini masih terkendala cuaca panas dan menurunnya debit air sumur yang menjadi salah satu sumber pengairan. Kondisi tersebut menyebabkan lahan belum dapat diolah secara optimal.
Kelompok tani pun berencana memulai pengolahan lahan setelah kondisi cuaca membaik dan hujan mulai turun, dengan harapan debit air sumur kembali meningkat sehingga kebutuhan pengairan untuk penanaman dapat terpenuhi.
Temuan di lapangan tersebut menjadi catatan penting bahwa keberhasilan program ketahanan pangan tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan lahan dan kemauan petani, tetapi juga sangat bergantung pada dukungan sumber daya air serta kondisi cuaca.
Karena itu, komunikasi langsung antara Polri dan kelompok tani menjadi langkah strategis untuk mengidentifikasi persoalan sejak dini sekaligus membuka ruang koordinasi dalam mencari solusi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Melalui Program Polri Peduli Pangan, Polres Sikka mendorong tumbuhnya kesadaran kolektif bahwa lahan yang belum produktif memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi sumber pangan, sepanjang dikelola dengan perencanaan yang matang dan memperhatikan ketersediaan sarana pendukung.
Kegiatan ini turut dihadiri Kasubbag Watpers IPDA Nur Akis Lewa, Kanit Bhabinkamtibmas AIPTU Polikarpus Arifin, serta Bhabinkamtibmas Kelurahan Wailiti AIPDA Hironimus Tajiwerang. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, lancar, dan kondusif.
Kunjungan ke Kelompok Tani BUMBU RJ menjadi bagian dari upaya Polres Sikka memperkuat sinergi dengan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan. Tantangan cuaca dan keterbatasan air menjadi pekerjaan yang perlu diperhatikan, sementara kesiapan kelompok tani untuk mengolah lahan menjadi modal awal yang patut didorong.
Pada akhirnya, keberhasilan pendampingan tidak cukup diukur dari terlaksananya kunjungan, tetapi dari sejauh mana lahan dapat dikelola, tanaman dapat dibudidayakan, dan hasilnya benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat. [Cm24]
"POLRES SIKKA – POLDA NTT"
Polisi Bersama Masyarakat.


