168 Dos Bantuan Dilepas dari Polres Sikka, Polri Bergerak Pulihkan Harapan Anak-Anak Korban Gempa Flores

Polres Sikka menunjukkan kepedulian nyata dengan menyalurkan 168 dos bantuan perlengkapan sekolah ke enam Polres terdampak gempa Flores. Bantuan ini bukan sekadar logistik, tetapi menjadi bentuk solidaritas Polri untuk membantu anak-anak korban bencana kembali bersekolah dan menatap masa depan dengan harapan.

168 Dos Bantuan Dilepas dari Polres Sikka, Polri Bergerak Pulihkan Harapan Anak-Anak Korban Gempa Flores
168 Dos Bantuan Dilepas dari Sikka, Polri Nyalakan Harapan Anak Korban Gempa Flores

Maumere, 30 Agustus 2026. Tribratanewssikka.com— Bukan sekadar kardus bantuan yang bergerak dari Kabupaten Sikka menuju daratan Flores. Sebanyak 168 dos perlengkapan sekolah diberangkatkan Polres Sikka, Minggu (30/8/2026) pukul 16.00 Wita, membawa pesan kemanusiaan bagi anak-anak korban gempa.

Bantuan dari Ibu Ketua Umum Bhayangkari tersebut dikirim menggunakan truk bernomor polisi EB 8366 BS menuju enam Polres terdampak, yakni Polres Ende, Nagekeo, Ngada, Manggarai Timur, Manggarai, dan Manggarai Barat. Masing-masing menerima 28 dos. Isinya terdiri dari seragam SD, SMP dan SMA, 108 koli sepatu sekolah, serta 36 koli tas sekolah.

Di tengah pemulihan pascagempa, bantuan ini memiliki arti lebih dari sekadar logistik. Seragam, sepatu, dan tas menjadi bagian dari upaya mengembalikan anak-anak ke bangku sekolah setelah rutinitas mereka terguncang oleh bencana.

Proses persiapan hingga pemberangkatan bantuan dikendalikan Padal AKP Susanto, S.E., didampingi Paposko IPDA Rusyudi Mangge, S.Psi. Personel Siaga Gudang Bantuan memastikan seluruh logistik tertata dan siap dikirim menuju enam wilayah sasaran.

Dari Sikka, bantuan kemudian menembus daratan Flores—melewati jarak dan tantangan perjalanan untuk memastikan solidaritas tidak berhenti di gudang, tetapi sampai kepada mereka yang membutuhkan.

Sebab gempa boleh mengguncang tanah dan merusak bangunan. Namun masa depan anak-anak tidak boleh ikut runtuh. 168 dos bantuan kini bergerak. Enam Polres menjadi pintu distribusi.

Dan di balik setiap seragam, sepatu, serta tas yang dikirim, ada satu harapan yang sedang diperjuangkan: agar anak-anak korban gempa dapat kembali bersekolah, kembali bermimpi, dan kembali menatap masa depan. Dari Sikka untuk Flores: bantuan bergerak, harapan kembali dinyalakan. [Cm24]