Polri Salurkan Bantuan untuk 155 KK Korban Gempa di Palue, Bhabinkamtibmas Sigap Evakuasi Lansia 75 Tahun
Polri melalui jajaran Polsubsektor Palue menunjukkan respons cepat dan kepedulian nyata terhadap warga terdampak gempa di Kecamatan Palue, dengan menyalurkan bantuan kepada 155 KK serta sigap mengevakuasi seorang lansia berusia 75 tahun untuk mendapatkan perawatan medis. Kegiatan tersebut berjalan aman, lancar, dan kondusif sebagai bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat dalam situasi bencana.
Maumere, 30 Agustus 2026. Tribratanewssikka.com— Kepolisian Resor Sikka melalui Polsek Nelle, Polsubsektor Palue, terus bergerak membantu masyarakat yang terdampak gempa bumi tektonik di wilayah Kecamatan Palue, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur.

Pada Minggu (30/8/2026), jajaran Bhabinkamtibmas Kecamatan Palue bersama perangkat Desa Nitung Lea menyalurkan bantuan sembako dari Polri kepada masyarakat yang terdampak bencana. Penyaluran bantuan dipusatkan di Lapangan SDK Nitung, Desa Nitung Lea, dan berlangsung sejak pukul 11.00 Wita hingga selesai pada pukul 17.00 Wita.

Sebanyak 155 kepala keluarga (KK) menerima bantuan tersebut. Penerima bantuan diprioritaskan bagi warga yang rumahnya mengalami kerusakan berat akibat gempa.
Bantuan yang disalurkan tidak hanya berupa bahan pangan pokok, tetapi juga berbagai kebutuhan dasar masyarakat di tengah situasi pascabencana. Bantuan tersebut antara lain 100 karung beras masing-masing 10 kilogram, 60 ikat telur, 56 dos minyak goreng, 120 dos mi, 40 dos air mineral Nusra, 36 dos air Como ukuran 1,5 liter, 56 dos air Aqua ukuran 1,5 liter, 20 dos Pop Mie, serta berbagai jenis biskuit dan susu.
Selain kebutuhan pangan, Polri juga menyalurkan selimut sebanyak 64 lembar, piyama, terpal, pampers, sabun cuci, dan sejumlah kebutuhan lainnya untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat yang terdampak bencana.
Proses pembagian bantuan dilakukan secara bersama-sama oleh Bhabinkamtibmas Kecamatan Palue dan perangkat Desa Nitung Lea. Kegiatan tersebut turut melibatkan para kepala dusun, ketua RT/RW, serta masyarakat Desa Nitung Lea.
Di tengah penyaluran bantuan, respons kemanusiaan Bhabinkamtibmas juga terlihat ketika petugas menerima laporan mengenai seorang warga lanjut usia yang membutuhkan evakuasi segera.
Sekitar pukul 15.00 Wita, Bhabinkamtibmas Kecamatan Palue I Gusti Ngurah Putra Kencana, S.H., mendapat informasi dari pihak kesehatan bahwa terdapat korban terdampak gempa yang harus segera dievakuasi.
Tanpa menunggu waktu lama, Bhabinkamtibmas langsung meninggalkan sementara kegiatan pembagian bantuan untuk membantu proses evakuasi korban.
Korban diketahui bernama Veronika Nowi, perempuan berusia 75 tahun, seorang petani/pekebun yang berdomisili di Dusun Obo, RT/RW 018/004, Desa Nitung Lea.
Dengan sigap, korban dievakuasi menuju Posko Kesehatan Puskesmas Tuanggeo untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis lebih lanjut.
Hingga berita ini dibuat, korban masih menjalani perawatan di Posko Kesehatan Puskesmas Tuanggeo. Tim medis masih menunggu petunjuk dokter untuk menentukan apakah korban perlu mendapatkan penanganan lanjutan melalui rujukan ke Rumah Sakit dr. T.C. Hillers Maumere.
Dua kegiatan tersebut menunjukkan respons Polri yang tidak hanya berfokus pada penyaluran bantuan logistik, tetapi juga hadir langsung di tengah masyarakat ketika situasi darurat membutuhkan tindakan cepat.
Bagi warga terdampak gempa di Palue, bantuan sembako tersebut menjadi bagian penting untuk meringankan beban mereka setelah bencana. Masyarakat Desa Nitung Lea menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepedulian serta bantuan yang diberikan Polri. Seluruh rangkaian kegiatan penyaluran bantuan dan evakuasi korban berlangsung lancar, aman, dan kondusif. [Cm24]


