Bhayangkari Papua Salurkan Bantuan Sembako bagi Korban Gempa di Palue, Wujud Kepedulian Nyata untuk Warga Sikka
Penyaluran bantuan sembako dari PD Bhayangkari Papua melalui Ny. Nova Patrige Renwarin beserta pengurus Bhayangkari kepada masyarakat terdampak gempa bumi di Desa Nitunglea, Kecamatan Palue, Kabupaten Sikka, merupakan wujud nyata kepedulian dan solidaritas kemanusiaan dalam rangka HKGB ke-75 Tahun 2026. Dengan pengawalan Bhabinkamtibmas dan dukungan aparat desa, kegiatan ini diharapkan membantu memenuhi kebutuhan dasar warga, meringankan beban pascabencana, serta mempererat hubungan antara Bhayangkari, Polri, pemerintah desa, dan masyarakat.
Maumere, 11 Oktober 2026. Tribratanewssikka.com — Kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana alam kembali diwujudkan melalui penyaluran bantuan logistik kebutuhan pokok kepada warga Desa Nitunglea, Kecamatan Palue, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (10/10/2026).

Bantuan kemanusiaan tersebut berasal dari PD Bhayangkari Papua melalui Ny. Nova Patrige Renwarin beserta jajaran pengurus Bhayangkari, dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-75 Tahun 2026. Bantuan ini ditujukan untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana gempa bumi dan membutuhkan dukungan dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
Kegiatan pendistribusian dilaksanakan melalui Polsubsektor Palue, Polsek Nelle, dengan melibatkan Bhabinkamtibmas Kecamatan Palue, Brigpol I Gusti Ngurah Putra Kencana, S.H., Penjabat Desa Nitunglea, Bay Langko, S.Sos., serta aparat dan staf desa setempat.
Penyaluran bantuan tersebut bukan sekadar bentuk pemberian kebutuhan pokok, melainkan juga wujud nyata solidaritas dan kepedulian kemanusiaan kepada masyarakat yang tengah menghadapi masa sulit akibat bencana. Kehadiran bantuan diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi warga sekaligus menjadi penyemangat dalam menjalani proses pemulihan pascabencana.
Dalam kegiatan tersebut, sejumlah bantuan kebutuhan pokok disiapkan dan didistribusikan untuk mendukung kebutuhan masyarakat terdampak gempa bumi di Desa Nitunglea.
Adapun bantuan yang disalurkan meliputi: Beras kemasan 5 kilogram sebanyak 225 sak. Minyak goreng kemasan 1 liter sebanyak 25 dos. Air mineral Aqua gelas sebanyak 600 dos. Energen sebanyak 15 dos. Susu Dancow sebanyak 9 dos. Gula pasir sebanyak 15 dos.
Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga, khususnya dalam situasi ketika masyarakat masih berupaya menata kembali kehidupan setelah mengalami dampak bencana.
Bagi warga terdampak, bantuan logistik memiliki arti penting, bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan pangan, tetapi juga sebagai bentuk perhatian yang memberikan kekuatan moral. Dukungan dari berbagai pihak menjadi pengingat bahwa masyarakat yang sedang menghadapi musibah tidak berjalan sendirian dalam melewati masa pemulihan.
Rangkaian kegiatan diawali pada pukul 07.00 Wita, ketika logistik bantuan yang berada di Kantor Polsubsektor Palue, Polsek Nelle, disiapkan dan diangkut menuju kantor Desa Nitunglea, tepatnya di Dusun Cua, Kecamatan Palue, Kabupaten Sikka.
Selanjutnya, pada pukul 09.00 Wita, Bhabinkamtibmas Kecamatan Palue, Brigpol I Gusti Ngurah Putra Kencana, S.H., mengawal langsung proses pengangkutan dan pendistribusian bantuan menggunakan transportasi darat.
Pada pukul 10.00 Wita, dilakukan serah terima logistik bersama aparat Desa Nitunglea untuk selanjutnya disalurkan kepada masyarakat yang terdampak gempa bumi.
Pengawalan kemudian dilanjutkan hingga proses penyaluran kepada warga pada pukul 11.00 Wita. Keterlibatan Bhabinkamtibmas dalam kegiatan tersebut bertujuan mendukung kelancaran distribusi sekaligus memastikan bantuan dapat diterima oleh masyarakat yang menjadi sasaran penerima.
Sinergi antara personel kepolisian dan aparat desa menjadi bagian penting dalam pelaksanaan kegiatan kemanusiaan tersebut. Koordinasi di lapangan diperlukan agar proses penyaluran berlangsung tertib, lancar, dan sesuai dengan peruntukannya.
Kegiatan ini memperlihatkan pentingnya semangat gotong royong dan solidaritas dalam menghadapi bencana alam. Dukungan PD Bhayangkari Papua melalui Ny. Nova Patrige Renwarin beserta pengurus Bhayangkari menjadi salah satu bentuk kepedulian lintas wilayah yang diarahkan untuk membantu masyarakat di Kabupaten Sikka.
Di tengah situasi pascabencana, perhatian dan bantuan dari berbagai pihak memiliki nilai yang sangat berarti. Pemenuhan kebutuhan dasar perlu berjalan beriringan dengan dukungan moral, agar masyarakat tetap memiliki semangat dan harapan untuk bangkit serta melanjutkan kehidupan.
Kehadiran Bhabinkamtibmas dalam pendistribusian bantuan juga mencerminkan peran Polri yang tidak terbatas pada pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi turut hadir dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan sesuai dengan kebutuhan warga.
Melalui kegiatan ini, hubungan antara Polri, Bhayangkari, pemerintah desa, dan masyarakat diharapkan semakin erat. Kebersamaan tersebut menjadi modal sosial yang penting dalam memperkuat ketahanan masyarakat ketika menghadapi situasi darurat maupun proses pemulihan setelah bencana.
Pada pukul 11.30 Wita, aparat Desa Nitunglea bersama masyarakat penerima bantuan menyampaikan ucapan terima kasih kepada PD Bhayangkari Papua, Ny. Nova Patrige Renwarin, beserta seluruh pengurus Bhayangkari atas perhatian dan bantuan yang diberikan kepada warga terdampak gempa bumi.
Apresiasi tersebut menjadi bentuk penghargaan atas kepedulian yang telah diwujudkan melalui bantuan logistik kebutuhan pokok. Bantuan ini diharapkan tidak hanya memberikan manfaat secara langsung, tetapi juga memperkuat semangat kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat. Seluruh rangkaian kegiatan dilaporkan berakhir pada pukul 17.00 Wita. Selama pelaksanaan kegiatan, situasi terpantau aman dan kondusif.
Penyaluran bantuan sembako kepada masyarakat Desa Nitunglea menjadi pengingat bahwa penanganan dampak bencana membutuhkan keterlibatan dan kepedulian berbagai pihak. Dukungan yang diberikan, sekecil apa pun bentuknya, dapat membantu meringankan beban masyarakat sekaligus menumbuhkan kembali harapan di tengah kesulitan.
Melalui semangat HKGB ke-75 Tahun 2026, kepedulian Bhayangkari Papua bersama jajaran kepolisian dan pemerintah desa diharapkan terus memperkuat nilai kemanusiaan, solidaritas, dan gotong royong.
Sebab, di tengah ujian bencana, kehadiran dan kepedulian sesama bukan hanya tentang bantuan yang diserahkan, melainkan juga tentang harapan yang ditumbuhkan dan keyakinan bahwa masyarakat dapat bangkit bersama. Polres Sikka — Melayani dengan hati, hadir untuk masyarakat, dan terus memperkuat semangat kemanusiaan. [Cm24]
"POLISI BERSAMA MASYARAKAT"


