Drainase Tak Memadai, Hujan Lebat Kembali Datangkan Banjir di Wailiti Sikka
Curah hujan dengan intensitas tinggi dan durasi lama menyebabkan banjir di Wailiti, Kelurahan Wailiti, Kecamatan Alok Barat, Kabupaten Sikka dengan ketinggian air mencapai ± 50 cm yang menggenangi rumah warga. Tidak terdapat korban jiwa, namun banjir berdampak pada pemukiman sehingga sebagian warga mengungsi sementara. Kondisi berangsur surut, namun potensi banjir susulan masih terbuka karena wilayah terdampak tidak memiliki saluran drainase yang memadai.
Tribratanewssikka.com - Maumere, 4 Februari 2026. Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Sikka kembali menimbulkan dampak serius bagi masyarakat. Pada Selasa sore, 3 Februari 2026, sekitar pukul 16.30 WITA, banjir dilaporkan melanda Wailiti, RT 004/RW 008, Kelurahan Wailiti, Kecamatan Alok Barat, setelah hujan deras turun dalam durasi yang cukup lama.

Banjir terjadi akibat tidak mampu tertampungnya debit air hujan, sehingga air meluap dan menggenangi kawasan pemukiman warga. Di lokasi kejadian, ketinggian air tercatat mencapai sekitar ± 50 sentimeter, menyebabkan akses lingkungan terendam dan air masuk hingga ke dalam rumah-rumah warga.
Peristiwa tersebut mengakibatkan sejumlah rumah penduduk terendam air, dengan kondisi genangan yang mengganggu aktivitas serta kenyamanan warga. Meski demikian, tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian ini. Warga sempat panik saat air mulai naik dengan cepat, terutama di kawasan yang berada pada kontur lebih rendah.
Hingga laporan ini disampaikan, genangan air di lokasi terdampak masih terlihat namun berangsur surut, seiring dengan meredanya hujan di wilayah sekitar. Untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk, sebagian warga terdampak memilih mengungsi sementara ke rumah keluarga terdekat demi keselamatan dan kenyamanan, khususnya bagi anak-anak dan lansia.
Berdasarkan hasil pemantauan Polsek Alok di lapangan, belum terjadi hujan susulan di sekitar lokasi kejadian hingga malam hari. Namun demikian, potensi terjadinya banjir kembali masih terbuka apabila hujan dengan intensitas tinggi kembali mengguyur wilayah tersebut.
Salah satu faktor yang memperparah kondisi banjir di kawasan Wailiti adalah tidak tersedianya saluran drainase yang memadai, sehingga air hujan tidak dapat mengalir dengan baik dan cenderung menggenang di area pemukiman. Kondisi ini menjadi perhatian serius mengingat wilayah tersebut rawan tergenang saat curah hujan tinggi.
Pihak Polsek Alok Polres Sikk Polda NTT menghimbau untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama pada musim hujan dengan cuaca yang tidak menentu. Aparat setempat terus melakukan pemantauan situasi serta siap berkoordinasi dengan instansi terkait guna mengantisipasi perkembangan situasi di lapangan.
Apabila terjadi perkembangan lanjutan, terutama jika hujan kembali turun dengan intensitas tinggi, informasi terbaru akan segera disampaikan kepada masyarakat. [CM24]


