"Dukung Program Presiden, Polsek Paga dan Alok Kembangkan Lahan Pangan Bergizi"

Tribratanewssikka.com - Maumere, 22 Maret 2025 – Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia, jajaran kepolisian di Kabupaten Sikka turut berperan aktif dalam pendampingan dan penguatan sektor pertanian. Melalui program "1 Lahan, 1 Pekarangan Tanaman Bergizi," Polsek Paga dan Polsek Alok menggandeng kelompok tani setempat untuk mengoptimalkan lahan produktif demi ketahanan pangan masyarakat.
Di wilayah Polsek Paga, program ini diimplementasikan di Desa Bhera, Kecamatan Mego, dengan menggandeng kelompok tani Sinar Tani. Polisi penggerak dalam kegiatan ini, Bripka Egidius T. Funan, melakukan pendataan dan pemantauan terhadap kebun demplot milik kelompok tani yang memiliki luas sekitar 0,25 are. Berbagai tanaman hortikultura seperti buncis (496 pohon), terong (230 pohon), tomat (800 pohon), dan timun (31 pohon) telah ditanam di lahan tersebut dengan sistem pertanian yang berkelanjutan.
Selain melakukan pendataan, Bhabinkamtibmas juga berkoordinasi dengan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Desa Bhera, Maria Agustina Dua Nona, untuk memastikan monitoring dan pendampingan berjalan optimal. Hingga saat ini, hasil panen menunjukkan progres positif dengan buncis telah dipanen enam kali dan timun tiga kali.
Sementara itu, di Kelurahan Wailiti, Kecamatan Alok, Polsek Alok turut menggerakkan program serupa dengan menggandeng Kelompok Tani Bumbu RJ yang diketuai oleh Ramsi. Dalam kegiatan yang didampingi oleh Aipda Hironimus Taji Werang, pendataan dilakukan di lahan seluas 1,8 hektare, yang ditanami bawang merah dan tomat.
Lahan yang dikelola oleh kelompok tani ini masih dalam tahap pengembangan, dengan 45 petak tanah yang sedang dibajak untuk penanaman bawang merah pada awal April 2025. Sejauh ini, kelompok tani telah menerapkan teknik pertanian modern dengan penggunaan pupuk Urea dan NPK, serta pestisida seperti Lanate 40 SP, Lavitrin, dan Remazole-P guna meningkatkan hasil panen dan mencegah hama tanaman.
Bhabinkamtibmas dalam kesempatan ini memberikan motivasi kepada petani serta memantau langsung kegiatan pembajakan dan perawatan tanaman. Kelompok Tani Bumbu RJ saat ini masih mandiri dan belum mendapatkan bantuan dari Dinas Pertanian Kabupaten Sikka, namun dipastikan akan memperoleh dukungan dalam anggaran tahun 2025.
Ketua Kelompok Tani Bumbu RJ, Ramsi, menyambut baik dukungan dari Polsek Alok dan berharap pemerintah dapat memberikan kemudahan dalam akses pupuk dan pestisida untuk meningkatkan produktivitas pertanian mereka.
Kapolres Sikka menyatakan bahwa keterlibatan Bhabinkamtibmas dalam program ketahanan pangan ini merupakan bentuk nyata sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam mewujudkan kemandirian pangan. “Kami ingin memastikan bahwa kepolisian tidak hanya hadir dalam bidang keamanan, tetapi juga dalam mendukung kesejahteraan masyarakat, salah satunya melalui sektor pertanian,” ujarnya.
Dengan program ini, diharapkan masyarakat petani di Sikka semakin berdaya dan mampu menciptakan ketahanan pangan yang kuat di tingkat lokal. Kegiatan berjalan lancar dan kondusif, serta mendapat respons positif dari masyarakat setempat. ( Cm²4 )
#Swasembadapangan #Ketahananpangan #Polrimendukungketahananpangan #Polisicintapetani #Sikka #Ntt