“Generasi Tertib: Sat Lantas Polres Sikka Polda NTT Sosialisasi Keselamatan Lalu Lintas di SMK Pelayaran Yapenrais”
Kegiatan sosialisasi Kamseltibcarlantas di SMK Pelayaran Yapenrais yang dilaksanakan Sat Lantas Polres Sikka berhasil menanamkan kesadaran tertib berlalu lintas bagi siswa dan guru, mendorong perilaku aman di jalan, serta membangun budaya keselamatan yang bisa ditularkan ke keluarga dan masyarakat luas.
Tribratanewssikka.com - Maumere, 19 Februari 2026. Upaya membangun kesadaran dan budaya tertib berlalu lintas terus digencarkan jajaran Polres Sikka melalui Satuan Lalu Lintas.

Pada Kamis (19/2/2026) pagi, Unit Kamsel Sat Lantas Polres Sikka melaksanakan kegiatan sosialisasi Kamseltibcarlantas (Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas) di lingkungan SMK Pelayaran Yapenrais.

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WITA tersebut menghadirkan dua personel Unit Kamsel, yakni Aipda Aris Marsudi dan Bripka Sendi, yang secara langsung memberikan edukasi kepada para siswa-siswi serta dewan guru.
Sosialisasi ini menjadi bagian dari komitmen Polres Sikka dalam menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, khususnya di kalangan pelajar yang merupakan generasi produktif dan calon pengguna jalan di masa depan.
Dalam penyampaiannya, personel Sat Lantas menekankan pentingnya disiplin berlalu lintas sebagai wujud tanggung jawab moral dan hukum. Para siswa diingatkan bahwa keselamatan di jalan raya bukan hanya urusan pribadi, melainkan juga menyangkut keselamatan orang lain. Edukasi diberikan secara komunikatif dan interaktif, sehingga para pelajar dapat memahami risiko serta konsekuensi dari pelanggaran lalu lintas.
Salah satu penekanan utama dalam sosialisasi tersebut adalah kewajiban penggunaan helm saat berkendara maupun saat dibonceng. Personel Kamsel menegaskan bahwa helm bukan sekadar pelengkap, tetapi pelindung utama yang dapat menyelamatkan nyawa ketika terjadi kecelakaan. Selain itu, siswa-siswi juga dihimbau agar menyampaikan pesan keselamatan kepada orang tua di rumah untuk senantiasa menaati peraturan lalu lintas.
Tidak hanya itu, dalam kesempatan tersebut juga disampaikan imbauan terkait penggunaan sepeda listrik agar tidak digunakan di jalan raya umum. Langkah ini dimaksudkan untuk mencegah potensi kecelakaan akibat perbedaan kecepatan dan karakteristik kendaraan di jalan raya.
Para guru pun turut diberikan penekanan khusus untuk menjadi teladan dalam tertib berlalu lintas. Pihak kepolisian menilai bahwa peran pendidik sangat strategis dalam membentuk karakter disiplin siswa, termasuk dalam hal kepatuhan terhadap aturan di jalan raya.
Kegiatan berlangsung dalam suasana tertib, aman, dan penuh antusiasme. Para siswa terlihat aktif mengikuti materi, sementara pihak sekolah menyampaikan apresiasi atas kehadiran Sat Lantas Polres Sikka. Mereka menyatakan kesiapan untuk mendukung program-program kepolisian dalam menciptakan budaya tertib berlalu lintas di lingkungan sekolah.
Melalui kegiatan ini, Polres Sikka berharap pesan keselamatan tidak berhenti di ruang kelas, tetapi menyebar hingga ke lingkungan keluarga dan masyarakat luas. Edukasi yang berkelanjutan diyakini menjadi kunci dalam membangun generasi yang sadar hukum, beretika di jalan, serta berkontribusi dalam menciptakan situasi Kamseltibcarlantas yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Sikka.
Dengan pendekatan preventif dan humanis seperti ini, Sat Lantas Polres Sikka menegaskan bahwa keselamatan berlalu lintas adalah tanggung jawab bersama—dan perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil yang konsisten.[CM24]


