Jaga Diserang Hama, Polres Sikka Polda NTT Tak Diam: Bhabinkamtibmas Polsek Nita Turun Kawal Ketahanan Pangan

Kegiatan Bhabinkamtibmas Polsek Nita Polres Sikka Polda NTT dalam memantau dan mendampingi pemupukan jagung di lahan Kelompok Tani Lela Pigang merupakan wujud nyata dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan. Kehadiran Bhabinkamtibmas tidak hanya memastikan kondisi pertanian terpantau dengan baik, tetapi juga memperkuat sinergi dan kepercayaan antara Polri dan masyarakat, sehingga tercipta situasi yang aman, kondusif, dan produktif di wilayah Kecamatan Nita

Jaga Diserang Hama, Polres Sikka Polda NTT Tak Diam: Bhabinkamtibmas Polsek Nita Turun Kawal Ketahanan Pangan
Bhabinkamtibmas Polsek Nita Polres Sikka Polda NTT Dampingi Petani, Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Pemantauan Jagung di Desa Lusitada

Tribratanewssikka.com - Maumere, 21 Januari 2026 – Komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan hingga ke tingkat desa. Hal ini ditunjukkan oleh Bhabinkamtibmas Polsek Nita, Polres Sikka, yang secara aktif melakukan pendampingan dan pemantauan langsung terhadap aktivitas pertanian masyarakat di wilayah binaannya.

Pada Rabu (21/1/2026) sekitar pukul 09.30 WITA, Bhabinkamtibmas Polsek Nita Brigpol Aprianus I. Reko melaksanakan kegiatan pemantauan tanaman jagung sekaligus pendampingan pemupukan di lahan Kelompok Tani Lela Pigang, yang berlokasi di Dusun Wolonbetan, Desa Lusitada, Kecamatan Nita, Kabupaten Sikka.

 

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari dukungan Polri terhadap Program Ketahanan Pangan, sekaligus bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat, khususnya para petani yang menjadi ujung tombak pemenuhan kebutuhan pangan.

 

Dalam kegiatan tersebut, Brigpol Aprianus I. Reko memantau langsung kondisi tanaman jagung yang saat ini berusia kurang lebih 50 hari. Lahan pertanian yang dikelola Kelompok Tani Lela Pigang memiliki luas sekitar ±4 hektare, dengan jenis pupuk yang digunakan berupa Urea dan NPK untuk menunjang pertumbuhan tanaman.

 

Ketua Kelompok Tani Lela Pigang, Margareta Maria Kortona, menyampaikan bahwa secara umum kondisi tanaman jagung cukup baik. Namun demikian, terdapat kendala berupa serangan hama ulat daun yang menyebabkan sebagian daun tanaman mengalami perubahan warna menjadi kekuningan.

 

Menanggapi hal tersebut, Bhabinkamtibmas memberikan imbauan dan masukan kepada kelompok tani agar segera melakukan langkah-langkah pengendalian hama secara tepat dan berkelanjutan, sehingga tidak berdampak pada penurunan hasil panen. Selain itu, petani juga diingatkan untuk tetap menjaga pola perawatan tanaman secara rutin serta memanfaatkan pendampingan dari instansi terkait.

 

“Kegiatan ini tidak hanya sebatas pemantauan, tetapi juga sebagai sarana komunikasi dan pendampingan agar para petani tetap semangat dan merasa didukung dalam mengelola lahan pertanian,” ujar Brigpol Aprianus di sela kegiatan.

 

Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah aktivitas pertanian masyarakat mendapat respons positif dari kelompok tani. Mereka merasa terbantu, baik secara moril maupun melalui saran-saran yang diberikan, sehingga terjalin hubungan yang harmonis antara Polri dan masyarakat.

 

Melalui kegiatan ini, Polsek Nita Polres Sikka Polda NTT berharap sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat petani dapat terus terjaga, sekaligus menjadi kontribusi nyata Polri dalam mendukung ketahanan pangan daerah maupun nasional.Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar hingga selesai. [Cm24]