Malam Penentuan di Polres Sikka: 10 Casis Polri Lolos ke Rikkes II, Puluhan Lainnya Harus Bersabar

Pelaksanaan Sidang Terbuka Menuju Rikkes II Penerimaan Terpadu Anggota Polri Tahun Anggaran 2026 di Polres Sikka berlangsung aman, tertib, dan transparan dengan diikuti 56 Casis bersama orang tua. Dari jumlah tersebut, sebanyak 10 Casis terbaik dinyatakan lolos untuk melanjutkan ke tahapan Pemeriksaan Kesehatan II (Rikkes II) di Polda NTT, sementara peserta yang belum berhasil tetap diberikan motivasi agar mempersiapkan diri lebih baik pada kesempatan seleksi berikutnya. Kegiatan ini menegaskan komitmen Polri dalam mewujudkan proses rekrutmen yang bersih, objektif, dan akuntabel.

Malam Penentuan di Polres Sikka: 10 Casis Polri Lolos ke Rikkes II, Puluhan Lainnya Harus Bersabar
Tak Semua Bertahan, Sidang Terbuka Polri 2026 di Sikka Loloskan 10 Casis ke Rikkes II

Tribratanewssikka.com - Maumere, 5 Jini 2026 – Aula P.A. Tiwon Polres Sikka, Kamis malam (4/6/2026), berubah menjadi ruang penuh harap, ketegangan, sekaligus doa. Di hadapan panitia seleksi dan keluarga yang mendampingi, puluhan calon siswa (Casis) penerimaan terpadu anggota Polri Tahun Anggaran 2026 mengikuti Sidang Terbuka Menuju Pemeriksaan Kesehatan (Rikkes) II tingkat Polda Nusa Tenggara Timur secara virtual melalui zoom meeting. Momen itu menjadi penentu langkah berikut bagi para peserta yang tengah berjuang mengenakan seragam kebanggaan Korps Bhayangkara.

Pelaksanaan sidang terbuka yang dimulai pukul 20.40 WITA di Aula P.A. Tiwon Polres Sikka, Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka tersebut berlangsung dalam suasana tertib, penuh konsentrasi, dan sarat antusiasme. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam rangkaian Penerimaan Terpadu Anggota Polri Tahun Anggaran 2026 Polda NTT, khususnya bagi calon Bintara dan Tamtama Polri yang telah melewati sejumlah tahapan seleksi awal.

Di bawah pengawasan ketat panitia penerimaan, sidang terbuka digelar sebagai bentuk komitmen Polri dalam menjunjung tinggi prinsip seleksi yang bersih, transparan, akuntabel, dan humanis, sekaligus memberi ruang keterbukaan bagi peserta maupun orang tua untuk menyaksikan langsung proses penentuan peserta yang berhak melanjutkan ke tahapan berikutnya.

 

Tampak hadir dalam pelaksanaan kegiatan tersebut jajaran Panitia Pabanrim Sub Panda Polres Sikka yang mengawal seluruh proses seleksi sejak awal. Di antaranya Kabag SDM Polres Sikka AKP Susanto, S.E. selaku Sekretaris Pabanrim Sikka, didampingi Kasubbag Watpers IPDA Nur Akis Lewa, PS Kasubsi Opsnal Siwas AIPDA I Gusti Ngurah selaku pengawas, PS Kasi Dokes AIPDA Katarina Fatima Nona yang bertugas pada bidang konseling, Paur Subbag Watpers Bag SDM AIPDA Jermy Rihi, Paur Subbag Dalpers Bag SDM AIPDA Edwin Yuliansah, S.Pd, hingga Bripda Aprilo I.R. Kolit dari Sipropam Polres Sikka yang turut memastikan disiplin dan pengawasan internal selama kegiatan berlangsung.

 

Sebanyak 56 Casis bersama orang tua hadir mengikuti sidang terbuka tersebut. Jumlah itu terdiri atas 48 calon siswa laki-laki (Polki) dan 8 calon siswa perempuan (Polwan) yang datang membawa harapan besar, tidak hanya untuk diri mereka sendiri, tetapi juga keluarga yang selama ini menjadi pendukung utama perjuangan mereka menuju institusi Polri.

 

Malam itu, setiap nama yang dipanggil menjadi penentu arah perjuangan. Di balik layar zoom meeting, tersimpan rasa cemas, optimisme, hingga harapan yang tak terucap. Ada yang menatap penuh keyakinan, ada pula yang menundukkan kepala sembari menunggu hasil akhir yang akan menentukan apakah langkah mereka berlanjut menuju tahapan seleksi kesehatan lanjutan di tingkat Polda.

 

Dari keseluruhan peserta yang mengikuti sidang terbuka menuju Rikkes II tersebut, 10 Casis Sub Panda Polres Sikka berhasil dinyatakan terpilih untuk melanjutkan perjuangan ke tahapan Pemeriksaan Kesehatan II (Rikkes II) di tingkat Polda NTT.

 

Rinciannya, untuk kategori Bintara Polri PTU sebanyak 8 peserta, terdiri dari 7 Polki dan 1 Polwan. Sementara itu, pada jalur Tamtama Brimob terdapat 1 peserta Polki yang dinyatakan lolos, serta 1 peserta Polki lainnya pada formasi Tamtama Polair.

 

Hasil tersebut sekaligus menjadi buah dari proses panjang yang telah dijalani para Casis sejak tahapan administrasi, pemeriksaan awal, hingga seleksi berjenjang yang menguji kesiapan fisik, mental, dan kemampuan individu.

 

Bagi peserta yang berhasil melaju, perjuangan belum selesai. Mereka masih harus menghadapi salah satu tahapan paling menentukan, yakni Pemeriksaan Kesehatan Tahap II (Rikkes II) di Polda NTT. Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan, calon Bintara akan menjalani pemeriksaan pada 7 hingga 10 Juni 2026, sedangkan calon Tamtama dijadwalkan mengikuti seleksi pada 11 hingga 12 Juni 2026.

 

Tahapan ini dikenal sebagai proses krusial dalam seleksi penerimaan anggota Polri karena menjadi pintu penyaringan akhir terhadap kondisi kesehatan peserta secara menyeluruh. Ketelitian pemeriksaan menjadi syarat mutlak guna memastikan calon anggota Polri memiliki kesiapan fisik prima untuk menjalankan tugas kepolisian di masa depan.

 

Usai pelaksanaan sidang terbuka melalui zoom meeting, kegiatan dilanjutkan dengan pengarahan langsung oleh Kabag SDM Polres Sikka AKP Susanto, S.E. kepada para Casis yang dinyatakan lolos. Dalam arahannya, para peserta diminta untuk menjaga kesehatan, meningkatkan kesiapan fisik maupun mental, serta tidak terlena dengan hasil sementara yang telah dicapai.

 

Ia menegaskan bahwa tahapan berikutnya akan menjadi tantangan yang lebih berat sehingga dibutuhkan kedisiplinan, fokus, serta kesiapan maksimal agar peluang menuju kelulusan akhir tetap terbuka lebar.

 

Namun perhatian tidak hanya tertuju pada peserta yang berhasil lolos. Dalam suasana yang penuh empati, motivasi juga diberikan kepada para Casis yang belum terpilih. Mereka diminta untuk tidak menjadikan hasil malam itu sebagai akhir perjuangan, melainkan pengalaman berharga untuk melakukan evaluasi diri dan mempersiapkan langkah lebih baik pada kesempatan penerimaan anggota Polri berikutnya.

 

Pesan itu seakan menjadi pengingat bahwa dalam setiap proses seleksi selalu ada ruang untuk bangkit, belajar, dan memperjuangkan mimpi dengan cara yang lebih matang.

 

Hingga seluruh rangkaian kegiatan berakhir pada pukul 23.50 WITA, pelaksanaan sidang terbuka menuju Rikkes II Penerimaan Terpadu Anggota Polri Tahun Anggaran 2026 di Polres Sikka berlangsung aman, tertib, dan lancar. Di balik panjangnya malam itu, tersimpan cerita perjuangan puluhan anak muda Sikka—tentang mimpi menjadi abdi negara, tentang ketekunan menghadapi seleksi, dan tentang keyakinan bahwa setiap langkah yang ditempuh hari ini adalah bagian dari jalan panjang menuju masa depan di tubuh Polri. [Cm24]