Menanam Harapan, Menjaga Negeri: Peran Aktif Bhabinkamtibmas Polsek Alok Polres Sikka Dukung Program Pangan Presiden
Pendampingan Bhabinkamtibmas Polsek Alok Polres Sikka Polda NTT terhadap Kelompok Tani Bumbu RJ merupakan bentuk konkret dukungan Polri terhadap Program Ketahanan Pangan Presiden RI, sekaligus memperkuat sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat dalam mewujudkan kemandirian pangan di daerah.
Tribratanewssikka.com - Maumere, 20 Januari 2026 – Komitmen Polri dalam mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia terus diwujudkan hingga ke tingkat desa dan kelurahan.

Salah satunya melalui peran aktif Bhabinkamtibmas Polsek Alok, Polres Sikka, Polda NTT yang secara langsung melakukan pemantauan dan pendampingan lahan pertanian bergizi milik masyarakat di wilayah hukumnya.
Pada Selasa (20/1/2026) sekitar pukul 12.30 WITA, AIPDA Hironimus Taji Werang selaku Polisi Penggerak Ketahanan Pangan Polsek Alok melaksanakan kegiatan pemantauan Program 1 Lahan/Pekarangan Tanaman Pangan Bergizi yang berlokasi di Jalan Don Slipi, RT 023/RW 007, Kelurahan Wailiti, Kecamatan Alok Barat, Kabupaten Sikka.
Lahan pertanian seluas ±1,8 hektare tersebut merupakan milik Bapak Panti Daus yang saat ini dikelola oleh Kelompok Tani Bumbu RJ, dengan status lahan telah bersertifikat. Kelompok tani yang dipimpin oleh Ramsi ini menjadi salah satu contoh kelompok tani mandiri yang berupaya mengembangkan sektor pertanian sebagai penopang ketahanan pangan lokal.
Adapun komoditas tanaman pangan yang dibudidayakan pada lahan tersebut meliputi bawang merah, tomat, dan ketimun, yang merupakan tanaman hortikultura bernilai ekonomi tinggi serta berkontribusi langsung terhadap pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat.
Dalam pengelolaannya, kelompok tani menggunakan pupuk Urea dan NPK, serta obat pengendali hama seperti Lanate 40 SP, Lavitrin, dan Remazole-P guna menjaga kualitas dan produktivitas tanaman.
Dalam kesempatan tersebut, AIPDA Hironimus Taji Werang tidak hanya melakukan pemantauan fisik lahan, namun juga memberikan motivasi dan dorongan moril kepada anggota Kelompok Tani Bumbu RJ agar tetap konsisten dan semangat dalam mengelola lahan pertanian secara efisien, berkelanjutan, dan ramah lingkungan, sejalan dengan arah kebijakan nasional di bidang ketahanan pangan.
Bhabinkamtibmas juga memantau secara langsung aktivitas kelompok tani yang tengah melakukan pembajakan lahan serta perawatan tanaman tomat dan bawang merah, sekaligus berdialog dengan para petani guna menyerap aspirasi dan kendala yang dihadapi di lapangan.
Diketahui, Kelompok Tani Bumbu RJ saat ini masih bersifat mandiri dan belum menerima bantuan dari Dinas Pertanian Kabupaten Sikka karena tergolong sebagai kelompok tani baru. Meski demikian, kelompok ini tetap aktif melakukan kegiatan pertanian dengan pendampingan Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Kelurahan Wailiti, Helena Hensi, serta direncanakan akan memperoleh bantuan pemerintah pada Tahun Anggaran 2025.
Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah aktivitas pertanian tersebut mendapat sambutan positif dari para petani. Kelompok Tani Bumbu RJ menyatakan kesiapan untuk bersinergi dan bekerja sama dengan Polri dalam mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional sebagai bagian dari upaya mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
Selain itu, kelompok tani juga berharap adanya perhatian dan dukungan berkelanjutan dari pemerintah, khususnya dalam kemudahan akses terhadap pupuk dan obat pembasmi hama, agar kegiatan pertanian dapat berjalan optimal dan berkesinambungan.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif, serta berakhir pada pukul 14.00 WITA. Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa Polri, melalui peran Bhabinkamtibmas, tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga aktif mendorong pembangunan sektor pangan sebagai fondasi ketahanan nasional.[Cm24]


